Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SANG PEMILIK DITANGKAP
Ada Persaingan Bisnis di Balik Penutupan First Travel?
Jumat, 11 Agustus 2017 - 19:48 WIB > Dibaca 447 kali Print | Komentar
Ada Persaingan Bisnis di Balik Penutupan First Travel?
Calon jamaah umrah di kantor pusat First Travel. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Motif persaingan bisnis ditengarai telah terjadi dalam kasus penutupan First Travel. Hal itu dikatakan kuasa hukum biro haji dan umrah tersebut, Eggi Sudjana.

Eggi menyebut, pencabutan izin pemberangkatan First Travel dilakukan sepihak. Di samping itu, upaya untuk mengembalikan uang calon jemaah umrah dipotong dengan pertanda pembekuan rekening dan penahanan kliennya.

"Saya menduga ini ada bisnis terselubung. Dugaannya ada empat associate yang mengucilkan saya punya klien. Ada persaingan bisnis. Dan mereka berkonspirasi dengan Kemenag (Kementerian Agama)," ujarnya saat menyambangi kantor sementara Bareskrim Polri di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).

Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan keputusan Bareskrim menahan dua kliennya, yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman beserta istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan. Sebba, kasus itu sedang berjalan di koridor hukum perdata bersama Kemenag.

"Ini masih dalam koridor perdata. Apalagi, ada kesepakatan pada 18 Juli 2017, pertemuan antara klien kami dengan Tim Waspada Investasi yang diketuai oleh salah satu penyidik di OJK, ada keanggotaannya dari Kementerian Agama, ada juga dari polisi, dan beberapa instansi lain yang terkait," terangnya.

First Travel dalam pertemuan itu menyepakati tiga poin bersama dengan Tim Waspada Investasi. Pertama, menghentikan paket promo. Kedua, hanya boleh memberangkatkan umrah lima ribu sampai tujuh ribu jemaah. Terkahir, mengembalikan uang jemaah umrah bagi yang tidak terima terhitung 90 hari kerja sejak kesepakatan itu diteken.

"Jadi, kurang lebih, seharusnya November atau akhir Desember 2017 ini dong. Kalau diitung wanprestasi, baru bisa disebut penipuan atau penggelapan uang. Kalau sekarang, kan masih dalam koridor itu (perdata)," ucapnya.

Adapun dalam Surat Keputusan (SK) Kemenag terkait pencabutan izin First Travel, imbuhnya, tertulis perusahaan diberi kesempatan menyanggah selama dua pekan. Akan tetapi, hal itu tidak dilaksanakan dengan ditangkapnya kedua kliennya.

"Pakai logika, deh. Pertama keputusan penutupan sudah terjadi. Berarti seluruh aktivitas mati. Bahkan pegawainya 90 persen sudah keluar. Kedua, dengan sudah berlakunya penutupan itu, kami masih diberi kesempatan dua minggu untuk menyanggah. Artinya, belum ada kepastian (hukum soal pencabutan izin) dong kalau masih boleh menyanggah," tutupnya. (Mg4)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Situs Malaysia Diretas Hacker Indonesia, Begini Imbauan dari Polri
Jokowi Disarankan Buat Perppu KPK, Ini Penyebabnya

Rabu, 23 Agustus 2017 - 18:32 WIB

Enam Saksi Diperiksa KPK untuk Dalami Peran Setya Novanto
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us