Wonderful Indonesia
IMBAUAN GP ANSOR
Jokowi Diminta Tak Terpengaruh Isu Miring Terkait Isu Reshuffle
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 00:09 WIB > Dibaca 629 kali Print | Komentar
Jokowi Diminta Tak Terpengaruh Isu Miring Terkait Isu Reshuffle
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Beberapa waktu belakangan, wacana reshuffle kabinet berembus kencang. Isu itu makin panas karena banyak pihak yang terus memberikan tanggapan.

Menurut Wakil Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Abdul Haris Ma’mum, banyak pihak memiliki kepentingan dalam isu perombakan kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla kali ini. Akan tetapi, dia menilai pihak-pihak yang berkomentar miring terhadap rencana reshuffle itu sama sekali kontraproduktif.

Namun, alih-alih memberi pencerahan atau masukan terhadap perbaikan kinerja kabinet, pihak-pihak itu malah saling membenturkan sesama menteri sehingga menimbulkan kecurigaan satu sama lainnya.

"Reshuffle itu sepenuhnya hak prerogratif presiden. Presiden sangat paham dan tahu apa yang akan dilakukannya. Jangan asal komentar soal reshuffle," katanya, Jumat (11/8/2017).

Dia memandang, Jokowi tak perlu mendengarkan komentar minor atas rencana reshuffle. Jokowi juga tidak perlu ragu melakukan reshuffle kabinet sepanjang hal itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Ini mungkin saja momentum baik untuk perbaikan kinerja. Kami malah akan dorong segera (reshuffle) supaya target pembangunan pemerintah sesuai Nawacita tercapai," ucap pria yang akrab disapa Sofiwi itu.

Adapun isu pergantian menteri, imbuhnya, sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah lain. Misalnya, soal penolakan full day school (FDS) atau isu yang terkait pribadi beberapa menteri. Misalnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarmo, atau Mendikbud Muhadjir Effendy.  

"Nggak ada urusannya dengan penolakan FDS. Ini komentar bodoh dan tidak paham. Reshuffle itu urusannya presiden," jelasnya.

Jokowi, kata dia lagi, juga memiliki wewenang menilai kinerja menteri yang menjadi sorotan. Dia mencontohkan Jonan yang dianggap memiliki kinerja baik dan terukur.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NOTA RAPBN 2018
Cukai Plastik Kembali Dipungut Pemerintah Tahun Depan
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:59 wib
DAKWAAN JPU KPK
Dua Pejabat Kemendes Terancam 5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:57 wib
DITARGETKAN SELESAI TAHUN DEPAN
Kirim Jutaan Blanko, Mendagri Minta Masyarakat Segera Rekam e-KTP
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:52 wib
SIDANG TAHUNAN
Kritik Pidato Jokowi soal Lembaga Negara, Fadli Singgung Pembubaran Ormas
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:48 wib
DIJADWALKAN MEMBACA PIDATO
Absen di Pembukaan Masa Sidang DPR, Setnov Dikabarkan Sakit
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:44 wib
SIDANG TAHUNAN
Jokowi Bangga, 72 Tahun Indonesia Tanpa Perang Saudara
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:33 wib
SIDANG TAHUNAN
Tidak Sesuai Realita, Pidato Jokowi soal Ekonomi Dikritik Fadli Zon
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:27 wib
PIDATO JOKOWI DI SIDANG TAHUNAN
Kepercayaan Tinggi dari Rakyat Harus Didapatkan Semua Lembaga Negara
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:24 wib
PIDATO KENEGARAAN DI SIDANG TAHUHAN
Ketika Komitmen Jokowi Perkuat KPK Terganjal Pansus dan Revisi UU
Rabu, 16 Agustus 2017 - 19:00 wib
SEA GAMES 2017
Jelang Kontra Filipina, Timnas Tiba-tiba Ubah Jadwal Latihan, Alasannya...
Rabu, 16 Agustus 2017 - 18:35 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kritik Pidato Jokowi soal Lembaga Negara, Fadli Singgung Pembubaran Ormas
Absen di Pembukaan Masa Sidang DPR, Setnov Dikabarkan Sakit
Jokowi Bangga, 72 Tahun Indonesia Tanpa Perang Saudara
Kepercayaan Tinggi dari Rakyat Harus Didapatkan Semua Lembaga Negara
Ketika Komitmen Jokowi Perkuat KPK Terganjal Pansus dan Revisi UU
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us