Wonderful Indonesia
PILPRES 2019
Peluang Yusril Terbuka, tapi Parpol Islam Sulit Bersatu
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 00:12 WIB > Dibaca 848 kali Print | Komentar
Peluang Yusril Terbuka, tapi Parpol Islam Sulit Bersatu
Yusril Ihza Mahendra. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memiliki kans untuk menjadi calon presiden di Pemilu 2019. Hal itu dikatakan pengamat politik dari Universitas Al Ahzar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin.

Dia menyatakan, syaratnya, Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan aturan tentang ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dalam Undang-undang Pemilihan Umum (UU Pemilu). Sejumlah pihak saat ini sudah mengajukan permohonan ke MK untuk menguji ketentuan presidential threshold 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah.

Adapun pihak yang sudah mendaftarkan uji materi antara lain Partai Islam Damai Aman (Idaman) pimpinan Rhoma Irama.

"Jadi, peluang Yusril sangat terbuka. Apalagi kemudian partai-partai Islam bersatu untuk mengusung tokoh sendiri, saya kira elektabilitasnya cukup baik dibanding tokoh-tokoh dari partai Islam lain," katanya kepada JPNN, Jumat (11/8/2017).

Namun, dia menyebut peluang partai-partai Islam untuk bersatu sangat kecil. Hal itu sudah terbukti dalam beberapa kali pemilu pasca-reformasi.

"Pengalaman selama ini memperlihatkan parpol Islam sulit untuk bersatu. Karena memiliki ego masing-masing," tutur direktur eksekutif Indonesia Politikan Review itu.

Bahkan, dia mengatakan kalau persatuan di antara partai-partai Islam sangat mahal. Misalnya, di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Lihat saja di Pilkada DKI Jakarta yang lalu. Isu mengangkat tokoh Islam oleh partai-partai Islam hilang bak ditelan bumi," tandasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...

Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 WIB

Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR

Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 WIB

DPR Disarankan Ngontrak ketimbang Bangun RJA

Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:15 WIB

Tim Firdaus Ambil Formulir ke Hanura

Selasa, 22 Agustus 2017 - 12:07 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us