Wonderful Indonesia
TERKAIT TERJADINYA KELANGKAAN
Kata Menteri Susi, Harga Garam Sempat Dimainkan Kartel
Jumat, 11 Agustus 2017 - 16:34 WIB > Dibaca 562 kali Print | Komentar
Kata Menteri Susi, Harga Garam Sempat Dimainkan Kartel
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara di depan akademisi dan mahasiswa soal carut marutnya kelangkaan garam beberapa waktu lalu.

Adapun pemerintah telah menunjuk PT Garam untuk mengimpor bahan baku garam konsumsi. PT Garam diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Susi mengungkapkan isi hatinya di depan mahasiswa dalam Orasi Ilmiah dan Talkshow membangun ekonomi maritim di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Jumat pagi (11/8/2017).

"(Saya) diserang isu garam, saya bilang ekspor impor itu bukan urusan saya. Yang saya urusi itu petani garam," katanya.

Lantas, Susi memaparkan penyebab mahalnya harga garam beberapa saat lalu. Dia membandingkan harga kiriman garam dari Sampang dan Darwin, Australia.

"Ongkos kirim dari Sampang itu lebih mahal. Sedangkan kalau kirim dari Darwin cuma 600 Dolar, sudah dapat tiga kontainer," ucap perempuan asal Pangandaran itu.

Menteri yang mendapat gelar Honoris Causa dari Universitas Diponegoro itu menyatakan, murahnya biaya impor itu kemudian dimainkan oleh para pemain garam. Dikatakannya, ada kartel yang mempermainkan harga garam sehingga harga jual dari petani anjlok.

Kata dia lagi, saat garam langka, kartel memanfaatkannya. Akan tetapi, dia tidak menjelaskan secara gamblang, soal kartel tersebut.

"Jadi, garam yang seharusnya dibuat industri ini dijual lagi untuk konsumen (rumah tangga)," jelasnya.

Susi menyatakan, dia menyambut positif naiknya harga garam saat ini. Itu karena petani garam bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Kehadiran Susi di Surabaya dalam rangka rangkaian Dies Natalis Universitas Airlangga yang ke-56.

Di samping menyinggung soal garam, Susi juga menjelaskan capaian kinerjanya selama menjadi menteri. Dia menegaskan bahwa kedaulatan laut Indonesia harus tetap ditegakkan. (did)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TETAP JADI KETUA UMUM
Golkar Pertahankan Setya Novanto, Begini Komentar Nasdem
Kamis, 22 November 2017 - 21:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Kamis, 22 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT ELEKTABILITAS PADA TAHUN POLITIK
Golkar Pertahankan Setnov, Zainal Bintang: Ini Bunuh Diri
Kamis, 22 November 2017 - 20:30 wib
USAI DIPERIKSA KPK
Setnov Ditahan, Akom Beri Nasihat Ini untuk Kader Golkar
Kamis, 22 November 2017 - 20:15 wib
SARING SEJUMLAH NAMA
Kata PSSI, Pengganti Indra Sjafri Harus Cocok dengan Filanesia
Kamis, 22 November 2017 - 20:00 wib
JIKA DIBUTUHKAN KETERANGAN
Tenang Saja, MKD Bakal Kunjungi Rutan Setya Novanto
Kamis, 22 November 2017 - 19:30 wib
TERKAIT PERTEMUAN DENGAN SETNOV
Pedas! Fahri Minta Jubir Jokowi Tak Banyak Bicara kalau...
Kamis, 22 November 2017 - 19:15 wib
SOROTI DUA SURAT TULISAN TANGAN
Pengamat: Meski Cuma Sebentar, Setnov Tak Bisa Hidup Tanpa Kekuasaan
Kamis, 22 November 2017 - 19:00 wib
SUDAH PENUHI PRASYARAT
Segera Surati Jokowi, Khofifah Siap Bertarung di Jatim
Kamis, 22 November 2017 - 18:45 wib
BANDINGKAN DENGAN RJ LINO
Setnov Ditahan, Fahri: Politik kan Maunya Begitu
Kamis, 22 November 2017 - 18:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Telkom Group Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi

Rabu, 22 November 2017 - 17:35 WIB

Cek Mata, Squline, Karapan dan Marlin Booking

Rabu, 22 November 2017 - 09:56 WIB

MICE Masih Menjanjikan

Rabu, 22 November 2017 - 09:52 WIB

Taksi Online Harus Jamin Kenyamanan Konsumen

Rabu, 22 November 2017 - 09:23 WIB

Tingkat Hunian Hotel Meningkat

Rabu, 22 November 2017 - 09:14 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini