Wonderful Indonesia
KERSJA SAMA DENGAN BIN
Diduga Anti-Pancasila, Empat Ormas Mulai Dipantau Pemerintah
Jumat, 11 Agustus 2017 - 16:23 WIB > Dibaca 610 kali Print | Komentar
Diduga Anti-Pancasila, Empat Ormas Mulai Dipantau Pemerintah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Adanya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang anti terhadap Pancasila ditanggapi serius oleh pemerintah. Menindaklanjuti itu, Kementerian dalam negeri tidak akan segan-segan membubarkan organisasi tersebut.

Dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, masih ada sejumlah ormas yang diduga memiliki paham anti terhadap Pancasila tersebar di empat atau lima provinsi di Indonesia. Karena itu, pemerintah harus bergerak dengan cepat.

“Jumlahnya tidak banyak, cuma di bawah lima  saja, skalanya kecil," katanya di Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Tjahjo menyatakan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Badan Inteli‎jen Negara (BIN), Polri dan Kejaksaan Agung mengenai keberadaan ormas tersebut. Sebab, jika membubarkan suatu ormas pemerintah harus memiliki bukti kuat seperti kegiatan ormas tersebut apakah bertentangan dengan Pancasila.

"Nanti hasilnya akan dilaporkan ke Menkopolhukam (Wiranto)," ucap mantan Sekjen PDIP itu.

Adapun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sendiri sebelumnya juga pernah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  yang dinilai anti terhadap Pancasila‎.  Pembubaran HTI itu menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Peppu) Nomor 2 Tahun 2017 atau yang disebut Perpu Ormas.

Menurut Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Freddy Harris, tindakan tegas yang diberikan kepada ormas HTI sebagai upaya mencegah munculnya penyimpangan atas ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Politikus PPP Sebut Rumah Jabatan Anggota DPR Masih Layak Huni
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Pengamat: Kemenhub Hilang Wibawa karena Permen Dibatalkan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us