Wonderful Indonesia
KERSJA SAMA DENGAN BIN
Diduga Anti-Pancasila, Empat Ormas Mulai Dipantau Pemerintah
Jumat, 11 Agustus 2017 - 16:23 WIB > Dibaca 823 kali Print | Komentar
Diduga Anti-Pancasila, Empat Ormas Mulai Dipantau Pemerintah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Adanya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang anti terhadap Pancasila ditanggapi serius oleh pemerintah. Menindaklanjuti itu, Kementerian dalam negeri tidak akan segan-segan membubarkan organisasi tersebut.

Dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, masih ada sejumlah ormas yang diduga memiliki paham anti terhadap Pancasila tersebar di empat atau lima provinsi di Indonesia. Karena itu, pemerintah harus bergerak dengan cepat.

“Jumlahnya tidak banyak, cuma di bawah lima  saja, skalanya kecil," katanya di Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Tjahjo menyatakan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Badan Inteli‎jen Negara (BIN), Polri dan Kejaksaan Agung mengenai keberadaan ormas tersebut. Sebab, jika membubarkan suatu ormas pemerintah harus memiliki bukti kuat seperti kegiatan ormas tersebut apakah bertentangan dengan Pancasila.

"Nanti hasilnya akan dilaporkan ke Menkopolhukam (Wiranto)," ucap mantan Sekjen PDIP itu.

Adapun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sendiri sebelumnya juga pernah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  yang dinilai anti terhadap Pancasila‎.  Pembubaran HTI itu menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Peppu) Nomor 2 Tahun 2017 atau yang disebut Perpu Ormas.

Menurut Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Freddy Harris, tindakan tegas yang diberikan kepada ormas HTI sebagai upaya mencegah munculnya penyimpangan atas ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SEJAK NOVEMBER 2017
Menunggak, PLN Putus Penerangan Jalan Umum Rohil
Selasa, 12 Desember 2017 - 21:53 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 wib
DUGAAN UJARAN KEBENCIAN
Terkait Kasus Victor Laiskodat, Polri Minta MKD Segera Bersikap
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:30 wib
PERKETAT RUANG GERAK TERORIS
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:20 wib
DIAJUKAN PKS
Usai Reses, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Diproses DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PKS
Ketika Program “Ekonomi Meroket” Jokowi Masih "Jauh Panggang dari Api"
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:00 wib
MASIH PUNCAKI HASIL SURVEI
Pesaing Utama Jokowi di Pilpres 2019 Bukan Prabowo, melainkan...
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

Eks Kontributor Metro TV Diperiksa KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:00 WIB

TNI-Polri Akan Selalu Berjalan Beriringan Hadi Tawarkan Kapolri Ngopi
Tokoh Tionghoa Riau Promosikan Tanjak dalam Munas VI PSMTI
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us