Wonderful Indonesia
HARMONISASI HUBUNGAN INDUSTRIAL
Selesaikan Sengketa Pekerja dan Perusahaan, Ini Langkah Menteri Hanif
Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:41 WIB > Dibaca 574 kali Print | Komentar
Selesaikan Sengketa Pekerja dan Perusahaan, Ini Langkah Menteri Hanif
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dialog sosial secara bipartit harus dikedepankan guna menyelesaikan segala persoalan yang terjadi antara pengusaha dan pekerja. Hal itu dikatakan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

Menurutnya. kunci utama hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan adalah dialog sosial yang efektif dan produktif antara pihak manajemen dengan Serikat Pekerja (SP).

"Jika ada persoalan dibahas dan dicarikan solusi di forum bipartit," katanya di Jakarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/8/2017).

Lewat dialog, kata dia, akar permasalahan dapat ditemukan. Dia menyatakan, lewat dialog sosial, solusi untuk permasalahan yang ada juga dapat tersampaikan dengan jelas kepada masing-masing pihak.

"Cara pandang yang harus kita kembangkan adalah posisi masing-masing pihak ini jangan dilihat saling berhadap-hadapan. (Tetapi) bagaimana usaha ini bisa menghidupi seluruh stakeholder. Baik pengusaha maupun yang bekerja," tuturnya.

Adapun harmonisasi hubungan antarpihak sangat penting untuk meningkatkan produktivitas usaha maupun kesejahteraan. Untuk itu, upaya mewujudkan hubungan industrial yang harmonis menjadi tugas bersama.

"Hubungan industrial yang harmonis, hubungan industrial yang kondusif, dan hubungan industrial yang berkeadilan itu menjadi kepentingan kita semua," sebutnya.

Lebih jauh, dia berharap dinamika hubungan industrial di Indonesia harus lebih solid. Pasalnya, tantangan sektor Ketenagakerjaan akan semakin berat. Salah satunya adalah perubahan karakter pekerjaan yang banyak disebabkan oleh perkembangan teknologi dan informasi.

"Jadi, perkembangan teknologi ini begitu luar biasa cepat. Kita harus menyesuaikan, dalam konteks investasi SDM," jelasnya.

Dia sendiri mennilai, perkembangan teknologi dan informasi dapat mempengaruhi jenis-jenis pekerjaan yang ada.

"Jadi ini, Pemerintah, pengusaha, dan temen-temen serikat pekerja harus sama-sama memberikan perhatian. Kalau kita menolaknya, kita akan kembali ke zaman batu," tandasnya. (ika)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JADI TUAN RUMAH DJARUM SIRNAS LI-NING RIAU OPEN 2018
PBSI Riau Bahas Teknis Persiapan sebagai Panitia Lokal
Kamis, 22 Februari 2018 - 17:06 wib
BEKERJA SAMA DENGAN DISPORA RIAU, PLN DAN PT ARARA ABADI
Sabtu, PWI Riau Tanam Pohon di Stadion Utama
Kamis, 22 Februari 2018 - 16:56 wib

Syamsuar Akan Angkat Ekonomi Riau yang sedang Terpuruk
Kamis, 22 Februari 2018 - 16:14 wib
DAMPAK LETUSAN GUNUNG SINABUNG
Pasokan Sayur ke Medan Terancam
Kamis, 22 Februari 2018 - 15:43 wib
NIKITA MIRZANI
Ingin Cepat-cepat Nikah
Kamis, 22 Februari 2018 - 15:17 wib

PSMS Medan Dapat Hadiah Rp550 Juta dari Piala Presiden
Kamis, 22 Februari 2018 - 13:57 wib

Proyek Zona I Lelang Ulang
Kamis, 22 Februari 2018 - 13:26 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Telkomsel Berdayakan Masyarakat Melalui “Baktiku Negeriku”
Smartfren Hadirkan Voucher Data 4G LTE

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:53 WIB

Hadiah Total Miliaran Rupiah untuk Pelanggan

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:41 WIB

BMPD Riau Berbagi Bersama Anak Panti Asuhan

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:27 WIB

BMPD Riau Berbagi Bersama

Kamis, 22 Februari 2018 - 10:34 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us