Wonderful Indonesia
HARMONISASI HUBUNGAN INDUSTRIAL
Selesaikan Sengketa Pekerja dan Perusahaan, Ini Langkah Menteri Hanif
Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:41 WIB > Dibaca 421 kali Print | Komentar
Selesaikan Sengketa Pekerja dan Perusahaan, Ini Langkah Menteri Hanif
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dialog sosial secara bipartit harus dikedepankan guna menyelesaikan segala persoalan yang terjadi antara pengusaha dan pekerja. Hal itu dikatakan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

Menurutnya. kunci utama hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan adalah dialog sosial yang efektif dan produktif antara pihak manajemen dengan Serikat Pekerja (SP).

"Jika ada persoalan dibahas dan dicarikan solusi di forum bipartit," katanya di Jakarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/8/2017).

Lewat dialog, kata dia, akar permasalahan dapat ditemukan. Dia menyatakan, lewat dialog sosial, solusi untuk permasalahan yang ada juga dapat tersampaikan dengan jelas kepada masing-masing pihak.

"Cara pandang yang harus kita kembangkan adalah posisi masing-masing pihak ini jangan dilihat saling berhadap-hadapan. (Tetapi) bagaimana usaha ini bisa menghidupi seluruh stakeholder. Baik pengusaha maupun yang bekerja," tuturnya.

Adapun harmonisasi hubungan antarpihak sangat penting untuk meningkatkan produktivitas usaha maupun kesejahteraan. Untuk itu, upaya mewujudkan hubungan industrial yang harmonis menjadi tugas bersama.

"Hubungan industrial yang harmonis, hubungan industrial yang kondusif, dan hubungan industrial yang berkeadilan itu menjadi kepentingan kita semua," sebutnya.

Lebih jauh, dia berharap dinamika hubungan industrial di Indonesia harus lebih solid. Pasalnya, tantangan sektor Ketenagakerjaan akan semakin berat. Salah satunya adalah perubahan karakter pekerjaan yang banyak disebabkan oleh perkembangan teknologi dan informasi.

"Jadi, perkembangan teknologi ini begitu luar biasa cepat. Kita harus menyesuaikan, dalam konteks investasi SDM," jelasnya.

Dia sendiri mennilai, perkembangan teknologi dan informasi dapat mempengaruhi jenis-jenis pekerjaan yang ada.

"Jadi ini, Pemerintah, pengusaha, dan temen-temen serikat pekerja harus sama-sama memberikan perhatian. Kalau kita menolaknya, kita akan kembali ke zaman batu," tandasnya. (ika)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Bayar Parkir Praktis Pakai E-Money di Bandara SSK II
Prudential Bayar Klaim Rp471 Juta

Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:48 WIB

Zee School to School Edukasi Siswa akan Pentingnya Sarapan dan Minum Susu
HUT Ke-61 Asuransi Astra Undang Media Ikuti Workshop

Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:15 WIB

Industri 4.0 Menjadikan Besok Jadi Kemarin

Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:05 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini