Wonderful Indonesia
Selamatkan Lingkungan untuk Masa Depan Riau
Jumat, 11 Agustus 2017 - 11:35 WIB > Dibaca 1771 kali Print | Komentar
PEKANBARU(RIAUSPOS.CO) - Enam puluh tahun perjalanan Provinsi Riau ini merupakan usia yang tidak pendek dalam perjalanan suatu daerah. Berbagai macam capaian pembangunan sudah dinikmati oleh penduduk daerah ini dengan berkembangnya infrastruktur seperti jalan, jembatan, sarana pendidikan dan bermunculannya pusat perekonomian serta kota-kota baru yang tentunya memberikan daerah ini semakin hari semakin ramai.

Berbagai kegiatan pembangunan seperti pertambangan, migas, perindustrian dan perkebunan berlangsung dan berkembang di daerah ini. Provinsi Riau tercatat sebagai salah satu provinsi dengan perkembangan pembangunan yang cukup tinggi di wilayah Sumatera. Tidak berlebihan kiranya Provinsi Riau sudah menjadi provinsi yang cemerlang dan terbilang sebagaimana harapan para pemimpin dan penduduknya.

Provinsi Riau memiliki kelebihan sumberdaya alam dibanding provinsi lainnya di Sumatera. Ditambah lagi posisi strategis karena berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional yaitu Selat Melaka dan negara tetangga, menjadikan provinsi ini ibarat gula yang dikerumuti semut. Berbagai ras, suku dan agama hidup aman dan nyaman di rantau ini dan menjadikan Riau sebagai “Rumah Bersama”. Hal ini tentu didukung oleh kultur budaya Melayu sebagai tuan rumah di rantau ini yang terbuka dan menghormati perbedaan yang ada.

Apresiasi dan penghargaan yang tinggi sudah sepantasnya disampaikan kepada semua pemimpin daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang sudah berjasa dan berupaya untuk menjadikan rantau ini sebagaimana adanya sekarang. Berbeda dengan provinsi tetangga, untuk membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan sebagai penggerak roda perekonomian diperlukan upaya dan anggaran yang lebih besar karena kondisi dan karakteristik tanah di daerah ini yang sebagian besar merupakan lahan gambut. Hal yang ini perlu dimaklumi  kalau sekiranya belum semua daerah terbangun infrastrukturnya dengan sempurna.


Di samping capaian peningkatan pembangunan sebagaimana tersebut di atas, tentunya juga menyisakan masalah lingkungan seperti terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Masalah lingkungan ini kalau tidak dapat ditangani segera dapat menjadi penyebab terjadinya konflik sosial antara masyarakat dengan pelakunya. Di samping pencemaran yang disebabkan oleh kegiatan industri, masyarakat terutama di daerah perkotaan juga berkontribusi terhadap pencemaran khususnya masalah sampah domestik. Untuk itu diperlukan kesadaran bersama semua orang agar lingkungan tetap terjaga dan dalam kondisi baik.

Masalah lingkungan yang sangat mengemuka dan hampir terjadi setiap tahun di provinsi ini adalah kebakaran hutan dan lahan serta telah menimbulkan bencana kabut asap. Sudah hampir dua dasawarsa kejadian kebakaran hutan dan lahan ini berulang dan menyebabkan kerugian baik secara ekonomi, ekologi maupun kesehatan.

Satu hal yang pasti kebakaran hutan dan lahan terjadi karena faktor manusia, baik yang disengaja maupun tidak. Upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan juga sudah dilakukan baik oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beserta UPT yang ada di Provinsi Riau seperti Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera, BKSDA, Manggala Agni dan UPT KLHK lainnya. Termasuk TNI/Polri, pemerintah provinsi/kabupaten, sektor swasta serta kelompok peduli lainnya.

Namun demikian kebakaran hutan baik dalam skala kecil atau besar tetap juga terjadi. Hal ini juga dipicu oleh musim kemarau dan kondisi lahan di Provinsi Riau ini yang sebagian besar terdiri dari gambut. Satu hal yang perlu disyukuri bahwa sejak dua tahun terakhir jumlah dan eskalasi kebakaran hutan dan lahan sudah semakin menurun dan tidak menimbulkan bencana asap. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara semua stakeholder dalam Sekretariat Bersama Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau.  

Bersempana peringatan 60 tahun Provinsi Riau dan memperingati 72 tahun Indonesia Merdeka, sudah sewajarnya kita bersama membulatkan tekad untuk bersama menjadikan Riau Sebagai Provinsi yang Terbilang dan Cemerlang. Terbilang dan Cemerlang bukan karena setiap tahun terjadi kebakaran hutan dan lahan serta bencana asap, tetapi Terbilang dan Cemerlang karena meningkatnya pembangunan di semua sektor termasuk dalam menjaga alam dan lingkungan.

Kultur budaya melayu  yang sudah diajarkan oleh para leluhur provinsi ini dimana harus dekat dengan alam dan lingkungan sebagaimana  ternukil dalam Tunjuk Ajar Melayu : Tanda orang memegang adat, alam dijaga, petuah diingat//Tanda orang memegang amanah, pantang merusak hutan dan tanah// menjadi salah satu spirit dalam membangun Provinsi Riau ke depan.

Merujuk kepada penggalan tunjuk ajar di atas, jelas bahwa menjaga lingkungan merupakan tugas dan kewajiban semua orang, bukan hanya tugas dan kewajiban pemerintah. Nilai-nilai luhur budaya Melayu ini memberikan petunjuk bagi semua orang untuk selalu menjaga lingkungan atau berpantang merusak hutan dan tanah. Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas  yang menjadi tema peringatan 60 tahun Provinsi Riau tahun 2017 ini sangat relevan dan tepat termasuk dalam menjaga lingkungan sebagaimana diuraikan di atas. DIRGAHAYU PROVINSI RIAU YANG KE-60.(adv)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Tingkatkan Program PHBS

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:22 WIB

DLHK Bersihkan Sampah Rajawali Sakti

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:17 WIB

Taman Kota Bau dan Jorok

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Wujudkan Program Kota Sehat

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:18 WIB

Sampah Dibiarkan Tanpa Pengawasan

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:15 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini