Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PASCA-PENYEGELAN KANTOR PUSAT
Calon Jamaah First Travel Tunggu Kepastian Refund
Jumat, 11 Agustus 2017 - 00:42 WIB > Dibaca 988 kali Print | Komentar
Calon Jamaah First Travel Tunggu Kepastian Refund
Jamaah umrah yang ditelantarkan oleh First Travel. (YESIKA DINTA/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polisi telah menyegel kantor First Travel di GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Penyegelan dilakukan usai penangkapan pasangan suami istri (pasutri) pemilik perusahaan perjalanan ibadah umrah itu.

Keduanya adalah Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Penangkapan mereka karena diduga melakukan tindak pidana penipuan. Salah seorang petugas keamanan gedung mengatakan, kantor yang berada di lantai 16 disegel sejak Rabu malam (9/8/2017).

"Dari semalam, sekarang tidak boleh naik," katanya.

Dia menyatakan, akibat penyegelan itu, calon jamaah umrah telantar menunggu di lobi gedung tersebut. Mereka bersikeras menunggu hingga ada pihak First Travel yang menemuinya. Haironah, salah satu calon jamaah umrah yang telantar akibat ulah First Travel mengaku dirinya bersama rombongan sebanyak 20 orang ingin meminta kejelasan pengembalian uang kepada pihak First Travel.

Ke-20 anggota rombongan Haironah itu merupakan saudara serta muridnya dari dari Gading Raya, Jakarta Timur. Haironah beserta rombongan telah mengajukan refund kepada First Travel.

"Saya sudah mengajukan refund bulan Juli (2017), rombongan saya sudah gak sabar jadi mau refund aja. Terus ke sini mau cari informasi mengenai uang saya," katanya kepada JawaPos.com di GKM Green Tower, Kamis (10/8/2017).

Diakuinya, dia mendaftar sejak 2015 lalu dan melunasi pembayaran kepada First Travel pada Februari 2016. Pihaknya dijanjikan jadwal keberangkatan oleh First Travel pada Mei 2016. Akam tetapi, hal tersebut tidak terjadi. Justru dia dan rombongan diberikan jadwal berangkat lagi setelah Lebaran Haji 2017.

Dikatakannya, dirinya sudah pernah menggunakan jasa First Travel dua kali dan baru kali ini merasa dirugikan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Polri Minta Pendapat Ahli soal Istilah "Pribumi" di Pidato Anies
Divonis 4 Tahun, Keluarga Terdakwa Maki Hakim

Kamis, 19 Oktober 2017 - 11:49 WIB

Berkas Lengkap, Agus Saputra Diserahkan ke Jaksa Dugaan Korupsi ADD
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini