Wonderful Indonesia
DINILAI ANTI-PANCASILA
Setelah HTI, Pemerintah Segera Bubarkan Ormas Lain yang Serupa
Rabu, 09 Agustus 2017 - 20:35 WIB > Dibaca 498 kali Print | Komentar
Setelah HTI, Pemerintah Segera Bubarkan Ormas Lain yang Serupa
Mendagri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah sebelumnya membubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), pemerintah mengonfirmasi akan melakukan hal serupa terhadap ormas lainnya.

Adapun pembubaran dilakukan untuk menjaga keutuhan NKRI dari gerakan-gerakan yang ingin menggerogoti Pancasila yang telah ditetapkan sebagai dasar negara.

"Nanti setelah HTI akan ada ormas lain yang dibubarkan," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Namun, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu belum bersedia menyebut nama ormas apa yang dimaksud. Demikian juga terkait waktu pengumuman pembubaran.

Dia sendiri hanya menyebut omas tersebut dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Karena itu, kata dia, akan dibubarkan dalam waktu dekat.

"Pasti akan diumumkan, bertahap. Kami juga terus melakukan pembinaan. Kalau yang di koridor agama ada majelis ulama, tokoh-tokoh agama yang melakukan pembinaan)," tuturnya.

Di sisi lain, dia menyatakan optimismenya bahwa fraksi-fraksi di DPR bakal mendukung Perppu Ormas sehingga kemudian bisa ditetapkan menjadi undang-undang. Alasannya, karena semua fraksi di DPR mendukung Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tungal Ika.

"Komitmen DPR dan seluruh parpol semua asas pancasila. Apalagi semua menjalankan program empat pilar, jadi enggak ada masalah. Ini (Perppu Ormas, red) hanya untuk jaga-jaga saja kalau di kemudian hari ada kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Jadi tidak melulu di ormas agama, ormas apa pun," tuntasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI

Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 WIB

DPR Lakukan Ini agar Densus Tipikor Setara KPK

Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

Sembilan Usulan Pahlawan Nasional, Nama Gus Dur Termasuk
Sembilan Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini