Wonderful Indonesia
TERKAIT PEMBUBARAN HTI
Perppu Ormas Dinilai Jadi Alat Pemerintah, Mendagri: Otoriter Itu Apa?
Rabu, 09 Agustus 2017 - 20:06 WIB > Dibaca 452 kali Print | Komentar
Perppu Ormas Dinilai Jadi Alat Pemerintah, Mendagri: Otoriter Itu Apa?
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tudingan yang menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo berwatak otoriter langsung dimentalkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Mantan Sekjen PDI P itu menilai, pemerintah memang melakukan langkah tegas dengan menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Akan tetapi, imbuhnya, membubarkan ormas anti-Pancasila tak lantas menjadikan pemerintah otoriter.

ÔÇťOtoriter itu apa? Kan Perppu Ormas itu khusus untuk ormas yang bertentangan dengan Pancasila," katanya di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Ditegaskan eks politikus Senayan itu, Perppu Ormas hadir untuk melindungi NKRI dari pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa dan mengganti Pancasila sebagai dasar negara. Oleh sebab itu, sangat tidak tepat jika upaya melindungi NKRI justru dianggap otoriter.

"Kalau ada pihak yang punya pikiran,  program yang bertentangan dengan NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, ya harus dilarang," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk melindungi NKRI, pemda juga akan membuat peraturan daerah (perda) masing-masing terkait keberadaan ormas. Acuannya adalah Perppu Ormas.

"Daerah juga akan membuat Perda Ormas. Ini penting untuk menjaga agar ormas yang terdaftar di pemerintah atau tidak, tetap mengacu pada Pancasila," bebernya.

Lebih jauh, dia menyebut bahwa Perppu Ormas hadir bukan hanya untuk sekadar membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), melainkan juga untuk melindungi segenap bangsa.

"Kebetulan HTI (yang ssudah dibubarkan, red). Tapi itu juga sudah diamati pemerintah selama sepuluh tahun terakhir. Jadi tidak terfokus hanya satu ormas saja," tandasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kader Demokrat Soroti Ini Terkait Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini