Wonderful Indonesia
SEBUT EMPAT PARTAI DUKUNG KELOMPOK INTOLERAN
Tuding Victor Bukan Pancasilais, Geridra: Perppu Ormas Bukan Hanya soal HTI
Selasa, 08 Agustus 2017 - 19:00 WIB > Dibaca 447 kali Print | Komentar
Tuding Victor Bukan Pancasilais, Geridra: Perppu Ormas Bukan Hanya soal HTI
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), bagi Partai Gerindra, bukan berarti bersikap anti-Pancasila.

Hal itu ditegaskan politikus Partai Gerindra Sodik Mudjahid. Dia menyatakan, Gerindra menempatkan Pancasila dan NKRI sebagai hal final. Sodik menyatakan hal itu untuk merespons pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR yang menuduh Gerindra sebagai pendukung sistem khilafah lantaran menolak Perppu Ormas.

"Soal Pancasila dan NKRI sudah selesai bagi ormas Islam apalagi untuk Gerindra," katanya, Selasa (7/8/2017).

Menurutnya, Perppu Ormas bukan hanya soal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan khilafah. Dia menyebut, demokrasi di negara Pancasila harus diluruskan dan dijaga supaya penguasa tidak berubah menjadi otoriter. Karena itu Sodik mengingatkan agar jangan memanipulasi opini sehingga penentang Victor berarti anti-Pancasila.

“Ini terbalik. Cara dan apa yang dikatakan Victor itulah yang tidak Pancasilais," ucapnya.

Wakil ketua Komisi VIII DPR itu menambahkan, umat Islam tidak berniat untuk membunuh siapapun termasuk hadirin acara Nasdem di Kupang. Dalam sejarah NKRI, kata Sodik, umat Islam tidak pernah melakukan itu.

Bahkan, kata dia, umat Islam justru sering menjadi sasaran pembunuhan seperti yang akan dilakukan Victor.

"Pernyataan untuk membunuh duluan mencerminkan hati yang bermusuhan dengan kaum muslim Indonesia," tandasnya. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kader Demokrat Soroti Ini Terkait Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini