Wonderful Indonesia
Siswi Bunuh Diri
Teman Sekelas Bantah Adanya Perbuatan Bully
Jumat, 04 Agustus 2017 - 10:07 WIB > Dibaca 1244 kali Print | Komentar
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Elva Lestari (16) yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, disebut-sebut penyebabnya karena di-bully (dirundung) oleh teman sekelasnya di SMAN 1 Bangkinang Kota. Pihak keluarga mengaku, korban yang tidak tahan dengan itu, nekat menceburkan diri ke Sungai Kampar hingga tewas, Ahad (30/7).

Namun, pernyataan keluarga tidak dapat diterima oleh teman-teman sekelasnya di kelas X Bahasa. Mereka menilai keluarga sudah keliru. Sebab, teman sekelasnya itu mengaku tidak pernah melakukan perundungan kepada korban. Bahkan, teman-temannya ini menyebut Elva nekat bunuh diri karena persoalan asmara.

Hal tersebut terungkap saat Riau Pos mencoba menggali informasi kepada teman-teman sekelas korban, Rabu (2/8). Ada tiga orang teman sekelas korban yang dimintai keterangan. Antara lain, Roq (14), Rof (14), dan Afr (15).

Afr (15), selain adalah teman sekelas, Afr juga teman dekat rumah korban. Namun, dia mengaku tidak begitu akrab dengan korban. Tapi, dia mengenalinya. Bahkan, dia kenal dengan orangtua Elva. ‘’Rumah kami dekat,’’ kata Afr, di lingkungan sekolah favorit di Kampar itu.

Dia mengaku, sehari sebelum Elva bunuh diri, ibu Elva bersama bibinya datang ke rumahnya. Saat itu, ibu Elva tidak banyak bicara. Hanya bibinya yang aktif berbicara pada Afr. Kedatangan keluarga Elva itu, menanyakan apa permasalahan yang dialami Elva di sekolah. ‘’Ya, saat itu saya jawab tidak tahu. Karena saya memang tidak tahu apa masalahnya,’’ kata Afr.

Saat kedatangan ibu dan bibi korban, Afr juga didampingi ibunya yang bernama Rin. Bibi korban menceritakan tentang keanehan yang terjadi pada Elva beberapa hari belakangan. Bahkan kata Afr, dari pengakuan bibi korban, Elva sering menyebut-nyebut nama dua orang lelaki.

‘’Roq sama Rof itu siapa?’’ kata Afr menirukan pertanyaan bibi korban kepadanya. ‘’Ya, itu teman sekelas saya. Teman sekelas Elva juga,’’ jawab Afr, menceritakan pembicaraan mereka. ‘’Nama Roq dan Rof itu sering disebut-sebut Elva belakangan ini,’’ lanjut Afr, menirukan pernyataan bibi korban.

Ternyata kata Afr, Elva menyukai Roq dan Rof. Namun rasa suka Elva ini lebih besar kepada Roq. Itu dibuktikan bahwa teman sebangku Elva menceritakan itu setelah Elva meninggal dunia. Kepada teman sebangku Elva ini, diceritakan bahwa Elva menyukai Roq dan Rof.

‘’Kata Elva kepada teman sebangkunya itu sebelum meninggal kalau tidak dapat abangnya (Roq), adiknya (Rof) juga tidak apa-apa. Roq dan Rof ini kan kembar,’’ ujar Afr.

Sementara Roq, mengaku tahu bahwa Elva suka pada dirinya. Hal itu diketahuinya, dari sikap Elva kepadanya. Dari bahasa tubuh Elva, lelaki berwajah tampan ini menyadari, bahwa Elva mencintainya.  

‘’Kalau saya ke depan jawab soal, selalu Elva melirik saya. Di dalam kelas, juga sering curi-curi pandang kepada saya,’’ kata Roq. Tapi, suatu ketika, saat Roq mengetahui Elva melihat melihat kepadanya, lirikan itu dibalas oleh Roq. Tatapan mata mereka beradu. Namun, dengan malu Elva mengalihkan pandangannya secepatnya.

Tapi, kata Roq, Elva tidak pernah mengungkapkan secara lisan rasanya kepada Roq yang juga ketua Kelas X Bahasa itu. Roq pun juga tak berniat untuk menanyakan rasa yang dimiliki Elva. ‘’Lagian saya juga mau fokus belajar. Gak mau lah pacaran-pacaran gitu,’’ kata remaja berkulit kuning langsat ini.

Roq tidak menggubris rasa yang dimiliki Elva. Rasa cinta Elva, seolah bertepuk sebelah tangan. Roq mengaku menyesal karena tidak peka dengan rasa yang dimiliki Elva kepadanya, setelah tahu bahwa Elva tewas bunuh diri. ‘’Saya juga merasa bersalah kalau tidak respon dengan rasa Elva,’’ sebutnya.

Roq bercerita, pernah suatu ketika, Roq sekelompok dengan Elva dalam mata pelajaran muatan lokal. Saat itu kata Roq, semua anggota kelompok menyampaikan pendapat-pendapat. Tidak terkecuali Elva. Namun, dari sekian banyak pendapat itu, pendapat Elva tidak diterima oleh teman sekelompok itu.

‘’Waktu itu kan kita menjawab pertanyaan, mengapa negara lain bisa lebih maju dari Indonesia. Nah, kita semua sampaikan alasan-alasannya. Namun, Elva berpendapat sendiri. Dia bersikeras, bahwa Indonesia lebih maju dari negara lain,’’ kata Roq.

Padahal kata Roq, pernyataan Elva itu tidak sesuai dengan substansi pertanyaan. Makanya pendapat Elva tidak dipakai. Bahkan, lelaki yang disukai Elva ini ikut tidak membenarkan pernyataan Elva. Karena hal tersebut, Elva menjadi kesal. ‘’Mungkin dia merasa dikucilkan. Padahal tidak ada maksud kami begitu,’’ kata Roq.

Sempat juga kata Roq, karena pendapatnya tidak diterima tersebut, Elva berkata merendahkan dirinya sendiri. Mengomel-ngomel dengan berkata ‘’iya, saya ini jelek, saya ini miskin’’.

Di jam pelajaran lainnya, tanpa disadari, Roq juga telah membuat hati Elva tersayat-sayat. Saat itu, Roq bersama seorang wanita yang tak lain adalah bendahara kelas, keluar dari ruangan kelas bersamaan. Mereka bukanlah pasangan layaknya pacaran. Mereka berdua keluar hanya menjalankan tugas sebagai perangkat kelas, untuk memanggil guru.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Pemberantasan Korupsi Tidak Jalan di Tempat
Rabu, 17 Oktober 2017 - 15:22 wib

DKV SMKN 4 Pekanbaru Unjuk Gigi dengan Karya
Rabu, 17 Oktober 2017 - 15:00 wib

PKS Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Danau Lancang
Rabu, 17 Oktober 2017 - 14:53 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Verifikasi Kebenaran Informasi Media Sosial
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:51 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Komisi II Banyak Terima Aduan Konflik Agraria
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:34 wib
EKONOMI BISNIS
Dukung Pemerintah Registrasi Pelanggan Prabayar
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:28 wib

Buruh Melawan Suarakan Aspirasi, Cabut Permen LHK 17
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:01 wib

Akom Beri Sinyal Setnov Terlibat Kasus Proyek KTP-el
Rabu, 17 Oktober 2017 - 11:39 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Berjuang Jadi Janda

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:55 WIB

Lama Dipasung, Zulkaisar Dikirim ke RSJ Tampan

Senin, 16 Oktober 2017 - 10:47 WIB

Teror Istri Tua

Senin, 16 Oktober 2017 - 10:40 WIB

Pacar Tak Tahu Diri

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 10:46 WIB

Izinkan Suami Nikah dengan Orang Kaya

Jumat, 13 Oktober 2017 - 10:33 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini