Wonderful Indonesia
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Kesal, Ini Kata Mendagri saat Kebijakan Pemerintah Dianggap Keliru
Kamis, 03 Agustus 2017 - 16:41 WIB > Dibaca 590 kali Print | Komentar
Kesal, Ini Kata Mendagri saat Kebijakan Pemerintah Dianggap Keliru
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Saat ini, banyak pimpinan organisasi masyarakat (ormas), dan partai politik yang mengeluarkan pernyataan pemerintah bertindak sewenang-wenang dalam pembuatan Undang-Undang.

Adapun hal itu terjadi usai keluarnya Perppu Nomor 2/2017 tentang Ormas dan UU Pemilu. Banyak pihak menganggap pemerintah telah menciderai dan tidak berpihak kepada masyarakat dalam UU tersebut.

Karena itu, UU tersebut digugat di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu pun dikeluhkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ā€ˇTjahjo Kumolo.

"Pemerintah (disebut) membuat UU menyimpang dari konstitusi. Lho yang bodoh yang mana? Yang lelucon yang mana," katanya saat ditemui di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Dia memandang, yang berhak menilai UU tersebut melanggar konstitusi adalah MK, bukan pimpinan partai politik, ormas dan tokoh-tokoh lainnya. Karena itu, dia mengaku aneh apabila belum ada keputusan dari MK, tetapi sudah banyak yang menilai UU tersebut melanggar konstitusi.

"Yang berhak menentukan sebuah UU melanggar konstitusi itu adalah MK, itu aturannya," tegas politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Dia sendiri mengaku tidak mempermasalahkan apabila ada UU yang telah diterbitkan digugat oleh sejumlah pihak. Kata Tjahjo, memang sudah menjadi mekanisme apabila orang yang tidak setuju lewat UU, silakan melakukan gugatan ke MK.

"Ya enggak apa-apa digugat ke MK, itu memang sudah mekanisme hukum," tandasnya. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLEMIK DENGAN PKS
Dipecat Lewat Selembar Surat, Begini Komentar Fahri Hamzah
Selasa, 12 Desember 2017 - 17:05 wib
TERKAIT PEMBERANTASAN KORUPSI
Aturan Tumpang Tindih, Kemenkumham Minta KPK Ikuti UNCAC
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 wib
WACANA PDI P
Pimpinan DPR Tidak Akan Dikocok Ulang, Ini Alasannya
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:45 wib

Duta Besar Kanada Berkunjung ke PCR untuk Program PEDP
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:43 wib
TAJAM DI LIVERPOOL
Pemain Terbaik Afrika 2017? Mohamed Salah!
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:35 wib
TEMBILAHAN
Bupati Minta Pendamping Desa Serius
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:31 wib
TEMBILAHAN
Maksimalkan Sinergi dalam Pembangunan
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:29 wib
TEMBILAHAN
Satu Pelaku Penikaman Masih Boron
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:27 wib

Peduli Korban Bencana di Jawa, PAMOR Serahkan Bantuan
Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 wib
Rencanakan Beraksi Akhir Tahun
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan
Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

Eks Kontributor Metro TV Diperiksa KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:00 WIB

TNI-Polri Akan Selalu Berjalan Beriringan Hadi Tawarkan Kapolri Ngopi
Tokoh Tionghoa Riau Promosikan Tanjak dalam Munas VI PSMTI
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI

Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us