Wonderful Indonesia
Awas Penipuan Berkedok Undian Gratis Berhadiah
Jumat, 28 Juli 2017 - 11:37 WIB > Dibaca 2346 kali Print | Komentar
Awas Penipuan Berkedok Undian Gratis Berhadiah
DESRIANDI CANDRA/RIAU POS SOSIALISASI: Ketua Panitia Pelaksana Ir Hardisman MH mendampingi Kepala Dinas Sosial Riau Drs H Syarifuddin AR MSi membuka sosialisasi pengelolaan sumber dana bantuan sosial, dana dekonsentrasi APBN 2017 di Hotel Alpha Pekanbaru, Rabu (27/7/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masyarakat benar-benar diminta cermat dan tidak mudah tergiur dengan banyaknya muncul undian gratis berhadiah. Melainkan harus memfilter dan melakukan kroscek kebenarannya.

Pasalnya, banyak penipuan yang berkedok undian gratis berhadiah (UGB). “Banyak masyarakat yang tertipu dan dirugikan. Jadi harus waspada,” kata Kepala Dinas Sosial Riau Drs H Syarifuddin AR MSi didampingi Kepala Seksi K3RS yang juga Ketua Panitia Pelaksana Hardisman MH dalam Sosialisasi Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial, Dana Dekonsentrasi APBN 2017 yang mengangkat tema “Cegah Penyimpangan dan Pelanggaran Undian Gratis Berhadiah dan Pengumpulan Uang atau Barang” di Hotel Alpha, Pekanbaru, Kamis (27/7). Sementara pembicara sosialisasi Yuliana dari Dinas Sosial Riau, Suparman AKs SPdi MSi dan dosen UR.

  Ditambahkannya, banyak modus yang dilakukan untuk menjerat korban yang mereka temukan di lapangan. Modus penipuan undian gratis berhadiah, dengan menelepon atau SMS korban kalau ia adalah pemenang undian gratis berhadiah. Hadiah baru akan dikirim jika korban sudah mengirimkan sejumlah uang yang diminta untuk membayar pajak.

  Cerdiknya pelaku, biasanya menggunakan nama atau identitas pejabat kepolisian, Kementerian Sosial. Padahal, itu tidak benar. ‘‘Ada juga yang melalui media sosial,” ujarnya.

  Padahal, undian gratis berhadiah itu baru bisa digulirkan kalau sudah memenuhi persyaratan sesuai undang-undang dan sejumlah persyaratan lainnya yang harus dipenuhi. Mereka yang melakukan penyimpangan sesuai dengan UU Nomor 22/1954 tentang Undian Pasal 12 maksimal 1 tahun penjara serta UU Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen pasal 62 ayat 2, denda Rp500 juta dan penjara maksimal 2 tahun.

  Kasubid Pemantauan dan Penyelidikan Kementerian Sosial DI Dra Ani Iriani MSi yang hadir sebagai pembicara, tak menafiknya. Ironisnya, masih begitu banyak yang terjebak. “Diminta transfer uang ke nomor rekening yang diminta pelaku, langsung dikirim,” katanya.

  Modusnya yang dilakukan sekarang, berkembang dinamis. Karena itu, Kemensos menilai penting sosialisasi ini dilakukan untuk menambah pengetahuan masyarakat. Selain aturan undian gratis berhadiah yang dibuat ketat oleh Kemensos.

  Ani meminta pada Dinas Sosial di Kabupaten/kota, melakukan pelaporan setiap adanya undian gratis berhadiah pada Dinas Sosial provinsi. Karena Dinas Sosial provinsi bersama pihak kepolisian bisa melakukan penyegelan langsung kalau ditemukan tidak berizin.

  Saat ini, Kemensos bersama DPR RI tengah merevisi UU Nomor 22/1954 yang memang harus dilakukan. Salah satu sanksi yang diberikan.(dac/c)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SEBUT GAMAWAN PANTAS DIBERI PENGHARGAAN
Fahri: Jokowi Harus Jelaskan Proyek e-KTP Sukses atau Gagal
Selasa, 21 November 2017 - 17:20 wib
DIBERI SERTIFIKAT
Resmi Sandang Marga Siregar, Ini Nama Terbaru Putri Jokowi
Selasa, 21 November 2017 - 17:10 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Novanto Dijebloskan ke Penjara KPK, Ini Pembelaan dari Fahri Hamzah
Selasa, 21 November 2017 - 17:00 wib
TERKAIT PENGAJUAN PRAPERADILAN
KPK Harus Lakukan Ini jika Ingin Menang Lawan Setya Novanto
Selasa, 21 November 2017 - 16:50 wib
LIGA CHAMPIONS
Sedang Seret Gol, Madrid Perlu Waspada di Kandang Apoel
Selasa, 21 November 2017 - 15:12 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Awasi Anak dari Bahaya Lem Kambing
Selasa, 21 November 2017 - 13:36 wib
POLITIK
Suyatno Resmi Dampingi Andi Rachman
Selasa, 21 November 2017 - 12:40 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Dirikan Posko Siaga Banjir di Batang Tuaka
Selasa, 21 November 2017 - 12:34 wib
TEMBILAHAN
Bupati Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017
Selasa, 21 November 2017 - 11:42 wib

Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur
Selasa, 21 November 2017 - 10:55 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Banyak TPS Resmi Sudah Tak Layak

Selasa, 21 November 2017 - 10:42 WIB

SDN 48 Pekanbaru Terapkan Satu Kantong Sampah Satu Siswa

Selasa, 21 November 2017 - 10:34 WIB

THL Tidak Pernah Dicek Kesehatan

Selasa, 21 November 2017 - 09:41 WIB

Puluhan Rumah Warga Desa Talang Jerinjing Terendam

Selasa, 21 November 2017 - 08:58 WIB

Warga Langgam Antusias Ikuti Gerakan Peduli Lingkungan

Selasa, 21 November 2017 - 08:35 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us