Wonderful Indonesia
CERPEN DANTJE S MOEIS
“Video Call” Pangkal Hari
Minggu, 23 Juli 2017 - 00:38 WIB > Dibaca 1796 kali Print | Komentar
“Video Call” Pangkal Hari
Akhir-akhir ini tepat hampir sebulan lebih, aku sangat sulit untuk dapat beristirahat malam dengan sempurna. Walau tak setiap malam dalam sebulan lebih itu, rasa menghantu, ketakutan yang beralasan, selalu saja tiba saat aku ingin istirahat, memulai tidurku.

Tak ingin jadi gila. Kuputuskan untuk berkonsultasi dengan Psikiater. Sebuah tindakan yang tak pernah terbayangkan sebelumya. Psikiater adalah orang yang ahli dalam persoalan kejiwaan, ganguan jiwa, sakit jiwa, mendekati gila. “Apakah aku gila?”

Jawaban si Psikiater, “Anda hanya sedang mengidap depresi ringan, akibat beban pikiran yang terlalu berat. Perbanyaklah istirahat, minta cuti, dan lakukan perjalanan ke tempat-tempat yang menyenangkn. Ini saya berikan resep obat anti-depresi, agar anda dapat rileks dan tidur dengan sempurna, Itu saja.”

Dari beberapa artikel pada rubrik konsultasi kesehatan, di berbagai media yang sambil-lalu kubaca, namun kerap. Selalu saja dikatakan bahwa wanita mempunyai kelebihan, bahwa kami kaum hawa, lebih kuat, lebih tegar dalam menghadapi berbagai persoalan, baik itu tekanan dalam kehidupan lazim dalam keluarga, pertemanan maupun di tempat pekerjaan. Juga dalam persoalan sosial, dampak interaksi dengan segala ragam bentuk dan perilaku manusia yang mau tak mau harus kuhadapi sebagai konsekuesi wajar, bagi seorang humas dari sebuah perusahaan transportasi udara. Selama ini aku kuat, namun setelah peristiwa aneh dan berulang-kali itu, aku kalah.

Kupandang-pandang kemasan obat anti depresi itu berkali-kali, “akankah obat ini satu-satunya jalan untuk mendapatkan ketenangan?” Limabelas butir benda itu telah kutelan dalam sepuluh hari ini, dan tampaknya hanya obat itulah yang dapat menghantar aku untuk dapat rileks, tidur lumayan sempurna.

Telepon lokal, antar ruang di mejaku berdering dan kuangkat.

“Hallo…”

“Nat, segera ke ruanganku, ada hal penting yang akan aku bicarakan” dan tanpa basa-basi, tak sempat mengucap kata sepatahpun, telepon darinya ditutup

Begitulah pak Dasmo, bosku yang kaku, terkesan tak berbasa-basi dan hal dulu paling tak kusuka adalah, saat ia menyapa atau memanggilku dengan panggilan “Nat” saja. Padahal dalam keluarga dan teman-teman semasa sekolah dan kuliah dulu, mereka selalu memanggilku dengan pangkal nama yang lengkap, “Natasya” lengkapnya “Natasya Ariesta Vesty”.

“Ah..sudahlah…” walau berkali-kali aku coba memperbaiki, namun ia tetap memanglku dengan “Nat”

“Lebih praktis dan familiar,” katanya.

“Dengkulmu,” kataku hanya dalam hati.

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Pesan dalam Liuk Tubuh

Minggu, 20 Agustus 2017 - 13:17 WIB

Perkenalkan Budaya  untuk Jaga Persatuan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:55 WIB

Afrizal, Modernitas dan Kecemasan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:46 WIB

Rasa Merdeka

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:30 WIB

Tradisi Masyarakat  Warnai Pelepasan JCH

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us