Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Sebelum Lebaran, Penetapan Tersangka Setya Novanto Telah Disetujui
Senin, 17 Juli 2017 - 20:19 WIB > Dibaca 676 kali Print | Komentar
Sebelum Lebaran, Penetapan Tersangka Setya Novanto Telah Disetujui
Ketua DPR Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terjawab sudah akhirnya lika-liku mengenai nasib Ketua DPR Setyo Novanto dalam sengkarut kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Pasalnya, setelah sekian kali lolos dari jeratan hukum, dia akhirnya resmi ditetapkan tersangka oleh KPK.

’’Setelah mencermati fakta persidangan kedua terdakwa Irman dan Sugiharto dalam kasus e-KTP, KPK menemukan bukti permulaaan yang cukup seorang lagi sebagai tersangka. KPK Menetapkan saudara SN (Setya Novanto),’’ ujar Ketua KPK Agus Raharjo, dalam konferensi pers di kantornya Senin (17/7/2017) petang.

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, kesepakatan untuk menaikkan status hukum petinggi Partai Golkar itu dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri kemarin.

’’Untuk ekspose (gelar perkara) terakhir Rabu (21/6/2017) pagi. Penyidik paparkan materi ke pimpinan dan pimpinan akhirnya setuju menaikkan status hukum yang bersangkutan menjadi tersangka,‘’ kata sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Kamis (6/7/2017).

Selain dihadiri penyidik dan pimpinan, tampak hadir sejumlah pejabat teras KPK di Deputi Penindakan. Mereka saling beradu argumentasi perihal pendapatnya, terkait penetapan Setnov sebagai tersangka, sebelum akhirnya keputusan bulat diambil.

Setelah kesepakatan tercapai, akhirnya dibuatlah surat Laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LKTPK), sebelum Sprindik dikeluarkan. Surat perintah penyidikan (Sprindik) sendiri baru ditanda tangani usai lebaran, karena menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan politikus partai berlambang beringin tersebut sebagai tersangka.

Sebelumnya, terkait sengkarut perkara itu, dalam surat dakwaan JPU KPK, Setya Novanto bersama-sama mantan Ketua Fraksi Demokrat Anas Urbaningrum, disebut-sebut merupakan pihak yang mengatur proses persetujuan anggaran proyek e-KTP di DPR. Atas lobi-lobi yang dilakukan keduanya, jaksa menengarai Setnov dan Andi Narogong mendapat jatah 11 persen (Rp574,2 miliar).

Hal yang sama juga didapat Anas Urbaningrum dan Muhammad Nazaruddin, yakni sebesar 11 persen (Rp574,2 miliar). Atas tudingan yang dialamatkan terhadapnya, Setnov beberapa kali telah membantah terlibat dalam perkara tersebut.(wnd)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIRILIS PASCA-KECELAKAAN
Serunya Game Tiang Listrik, Sesulit KPK Tangkap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
MENUJU USIA 40 TAHUN
BPJS TK Gelar Pasar Murah dan Donor Darah
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
PEMENANG HADIAH CENDERUNG MENOLAK
Uang Sayembara Tangkap Setnov Akhirnya Disumbangkan
Sabtu, 18 November 2017 - 20:45 wib
KKB DIPUKUL MUNDUR
TNI-Polri Banjir Pujian usai Berhasil Bebaskan Sandera di Papua
Sabtu, 18 November 2017 - 20:30 wib
SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KPK
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 20:00 wib
MASIH DALAM PERAWATAN RSCM
Tahun Politik, Setya Novanto Diramalkan Kena Penyakit Berat Ini
Sabtu, 18 November 2017 - 19:00 wib
DUKUNGAN KE JOKOWI TERANCAM BATAL
Kata Pengamat, JK Berpotensi Capres jika Jadi Ketum Golkar
Sabtu, 18 November 2017 - 18:30 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 18:00 wib
BERSIKAP KOOPERATIF DALAM PEMERIKSAAN
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 wib
MINTA KPK TAK BERIKAN IZIN
Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Sabtu, 18 November 2017 - 17:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...

Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 WIB

Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Kader Muda Golkar Sebut Setnov Dapat Sanksi Sosial dari Masyarakat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us