Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BARESKRIM BOLEH LANJUTKAN PENYIDIKAN
Permohonan Praperadilan Hary Tanoesoedibjo Ditolak Pengadilan
Senin, 17 Juli 2017 - 19:16 WIB > Dibaca 393 kali Print | Komentar
Permohonan Praperadilan Hary Tanoesoedibjo Ditolak Pengadilan
Hary Tanoesoedibjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Permohonan praperadilan yang diajukan Hary Tanoesoedibjo terkait kasus SMS bernada ancaman terhadap jaksa Yulianto akhirnya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut Hakim Tunggal Cepi Iskandar, berdasarkan keputusannya, proses penyidikan terhadap Hary Tanoe boleh dilanjutkan oleh Bareskrim Polri.

"Mengadili, dalam pokok perkara menolak permohonan praperadilan dari pemohon," ujarnya saat membacakan keputusannya di PN Jakarta Selatan, Senin (17/6/2017).

Tak hanya itu, dia pun menganulir eksepsi pemohon yang menganggap bahwa barang bukti penyidik tidak sah. Menurutnya, bukti penyidik adalah sah dan penetapan status tersangka masuk pada pokok perkara.

Dia menyatakan, semua bukti-bukti yang dihimpun penyidik sudah berdasarkan prosedur yang diatur dalam ketentuan KUHAP dan Peraturan Kapolri.

"Termohon berdasarkan bukti-bukti tersebut dalam tugas penyelidikan dan penyidikan telah memenuhi tata prosedur," ucapnya.

Di sisi lain, penasihat hukum Hary, Munasir Mustaman, mengaku pihaknya kecewa dengan putusan hakim. Dasar kekecewaan adalah tidak adanya pemberitahuan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap kliennya.

Ditambahkannya, hakim tidak mempertimbangkan pendapat ahli bahasa yang menyebut bahwa SMS yang dikirimkan kliennya tidak bermuatan ancaman.

"Ahli yang menyatakan bahwa SMS tersebut bukan ancaman juga dikesampingkan oleh hakim," ujarnya.

Terkait keputusan hakim tersebut, dia mengaku akan berkoodinasi dengan Ketum Partai Perindo itu. Sementara ini, pihaknya akan menunggu salinan keputusan. (mg4)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERINGATAN HARI TANI NASIONAL
Ribuan Petani Besok Geruduk Jakarta, Ini Pesan Kapolda Metro
Rabu, 26 September 2017 - 21:00 wib
MASIH JALANI PEMERIKSAAN
6 WNI Diduga Terkait ISIS Dideportasi Otoritas Turki
Rabu, 26 September 2017 - 20:45 wib
AKSI ANTI-PKI
Kawal "Aksi 299" di DPR, 20.000 Personel Gabungan Diterjunkan
Rabu, 26 September 2017 - 20:30 wib
PERNYATAAN PANGLIMA TNI
Soal Senjata Ilegal, DPR Segera Panggil Kapolri
Rabu, 26 September 2017 - 20:15 wib
SEBAGAI SALAH SATU SYARAT
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Rabu, 26 September 2017 - 20:00 wib
PARIPURNA PANSUS ANGKET KPK
Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk, Kader Golkar Usulkan Bentuk Pansus Angket
Rabu, 26 September 2017 - 19:30 wib
TERJADI JELANG PRAPERADILAN SETNOV
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Rabu, 26 September 2017 - 19:25 wib
HASIL TEMUAN PANSUS ANGKET
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Rabu, 26 September 2017 - 19:20 wib
PEMILIK SUDAH DIAMANKAN
Klien Nikahsirri.com Tembus 5.300 Orang dalam Empat Hari
Rabu, 26 September 2017 - 19:15 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
Rabu, 26 September 2017 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Jadi Saksi Ahli, Prof Romli Kritik Dasar Penetapan Tersangka Setnov
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini