Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MAYORITAS WNA
Jenderal Tito Minta Polisi Tak Segan Tembak Bandar Narkoba
Senin, 17 Juli 2017 - 18:14 WIB > Dibaca 407 kali Print | Komentar
Jenderal Tito Minta Polisi Tak Segan Tembak Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seluruh jajaran kepolisian mendapat perintah untuk menindak tegas para bandar narkoba yang mayoritas warga negara asing. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kata Tito, itu termasuk untuk tak segan menembak mati sang pelaku.

"Karena itu saya sudah perintahkan kepada jajaran, ketemu warga negara asing, bandar, masukin barang ke Indonesia, tembak mati saja," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Polri sendiri sejauh ini sudah menembak mati beberapa bandar yang kedapatan tengah menyelundupkan atau mengedarkan narkoba. Diakui Tit, pihaknya sering mengekspos mayatnya di depan rumah sakit.

Menurutnya, itu untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak ada ampun bagi mereka yang ingin merusak generasi bangsa. Indonesia yang wilayahnya besar dan ekonomi kelas menengahnya berkembang, selama ini tentu dilihat para bandar narkoba sebagai pasar yang luar biasa.

Akan tetapi, tegasnya, polisi dianggap tidak cukup tegas menindak peredaran narkoba. Sebab di Singapura dan Malaysia, aturan perundang-undangannya cukup keras.  Apalagi Filipina yang tidak ada ampun dalam penindakannya.

"Mereka bisa lari ke Indonesia kalau kami tidak keras," paparnya.

Karena itu, Tito meminta seluruh jajarannya untuk mempelajari bagaimana sistem kerja para bandar narkoba dan jaringannya. Sebab, jantung pengendalinya ada pada pemodal yang menyiapkan uang dan bandar yang memiliki jaringan besar yang harus dilumpuhkan.

"Kalau jantungnya kena, tertembak mati, itu satu network akan lumpuh. Apalagi kalau jantungnya warga negara asing, di pikiran kami berarti mereka ingin menghancurkan negara kami," tuntasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERINGATAN HARI TANI NASIONAL
Ribuan Petani Besok Geruduk Jakarta, Ini Pesan Kapolda Metro
Rabu, 26 September 2017 - 21:00 wib
MASIH JALANI PEMERIKSAAN
6 WNI Diduga Terkait ISIS Dideportasi Otoritas Turki
Rabu, 26 September 2017 - 20:45 wib
AKSI ANTI-PKI
Kawal "Aksi 299" di DPR, 20.000 Personel Gabungan Diterjunkan
Rabu, 26 September 2017 - 20:30 wib
PERNYATAAN PANGLIMA TNI
Soal Senjata Ilegal, DPR Segera Panggil Kapolri
Rabu, 26 September 2017 - 20:15 wib
SEBAGAI SALAH SATU SYARAT
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Rabu, 26 September 2017 - 20:00 wib
PARIPURNA PANSUS ANGKET KPK
Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk, Kader Golkar Usulkan Bentuk Pansus Angket
Rabu, 26 September 2017 - 19:30 wib
TERJADI JELANG PRAPERADILAN SETNOV
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Rabu, 26 September 2017 - 19:25 wib
HASIL TEMUAN PANSUS ANGKET
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Rabu, 26 September 2017 - 19:20 wib
PEMILIK SUDAH DIAMANKAN
Klien Nikahsirri.com Tembus 5.300 Orang dalam Empat Hari
Rabu, 26 September 2017 - 19:15 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
Rabu, 26 September 2017 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Jadi Saksi Ahli, Prof Romli Kritik Dasar Penetapan Tersangka Setnov
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini