Wonderful Indonesia
TERKAIT TUDUHAN KEPADA PEMERINTAH
Perppu Ormas Dikeluhkan, Wiranto: Pemerintah Tidak Hadir Ribut, Sekarang...
Senin, 17 Juli 2017 - 17:46 WIB > Dibaca 460 kali Print | Komentar
Perppu Ormas Dikeluhkan, Wiranto: Pemerintah Tidak Hadir Ribut, Sekarang...
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah Perppu Nomor 2/2017 tentang Ormas dikeluarkan, pemerintah mengaku tidak mengerti dengan jalan pikiran sejumlah orang yang masih mengeluhkan hal itu.

Menurut Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ,penerbitan Perppu itu dilakukan justru untuk mencegah timbulnya dan semakin banyaknya ormas anti-Pancasila.

"Pemerintah tidak hadir ribut, sekarang pemerintah hadir (mengeluarkan Perppu) juga ribut,"  katanya dalam ‎konfrensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Karena itu, dia meminta pola pikir masyarakat yang seperti itu harus dihilangkan. Tidak perlu tiba-tiba menuduh pemerintah melanggar demokrasi dalam mengeluarkan Perppu Ormas. Bagi masyarakat yang tidak puas dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,  bisa mengedepankan dialog dengan dirinya.

Bila tidak setuju, sambung Wiranto, ungkapkan juga dengan solusinya.

"Kalau tidak setuju berikan jalan keluar, jangan teriak-teriak pemerintah seperti orde baru," tuturnya.

Perppu Pembubaran Ormas itu diketahui muncul sebagai salah satu cara pemerintah untuk membubarkan organisasi masyarakat anti-Pancasila. Salah satunya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemerintah sempat mempertimbangkan jalan pengadilan untuk membubarkan ormas anti-Pancasila. Namun, jalur itu dinilai terlalu panjang dan berliku.‎(cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERINGATAN HARI TANI NASIONAL
Ribuan Petani Besok Geruduk Jakarta, Ini Pesan Kapolda Metro
Rabu, 26 September 2017 - 21:00 wib
MASIH JALANI PEMERIKSAAN
6 WNI Diduga Terkait ISIS Dideportasi Otoritas Turki
Rabu, 26 September 2017 - 20:45 wib
AKSI ANTI-PKI
Kawal "Aksi 299" di DPR, 20.000 Personel Gabungan Diterjunkan
Rabu, 26 September 2017 - 20:30 wib
PERNYATAAN PANGLIMA TNI
Soal Senjata Ilegal, DPR Segera Panggil Kapolri
Rabu, 26 September 2017 - 20:15 wib
SEBAGAI SALAH SATU SYARAT
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Rabu, 26 September 2017 - 20:00 wib
PARIPURNA PANSUS ANGKET KPK
Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk, Kader Golkar Usulkan Bentuk Pansus Angket
Rabu, 26 September 2017 - 19:30 wib
TERJADI JELANG PRAPERADILAN SETNOV
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Rabu, 26 September 2017 - 19:25 wib
HASIL TEMUAN PANSUS ANGKET
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Rabu, 26 September 2017 - 19:20 wib
PEMILIK SUDAH DIAMANKAN
Klien Nikahsirri.com Tembus 5.300 Orang dalam Empat Hari
Rabu, 26 September 2017 - 19:15 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
Rabu, 26 September 2017 - 19:10 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Soal Senjata Ilegal, DPR Segera Panggil Kapolri

Selasa, 26 September 2017 - 20:15 WIB

Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk, Kader Golkar Usulkan Bentuk Pansus Angket
Ini Kata Agus Rahardjo soal Perpanjangan Masa Kerja Pansus Angket KPK
Pansus Angket KPK Diperpanjang, Ini Alasan DPR

Selasa, 26 September 2017 - 17:30 WIB

Walkout saat Paripurna, Ini Alasan 4 Fraksi DPR

Selasa, 26 September 2017 - 17:10 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini