Wonderful Indonesia
KTP-EL
4 Jutaan Blangko KTP-el Menumpuk di Daerah
Senin, 17 Juli 2017 - 00:45 WIB > Dibaca 1475 kali Print | Komentar
4 Jutaan Blangko KTP-el Menumpuk di Daerah
SUKSESNYA lelang dan produksi blangko KTP-el awal tahun ini tidak lantas membuat masyarakat bisa segera memiliki KTP fisik. Pasalnya, masalah baru justru muncul di tingkat akar rumput. Di mana proses pencetakan fisik KTP di daerah sangat lambat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, dari 7 juta keping blangko yang dicetak awal tahun ini, 5,9 juta keping di antaranya sudah didistribusikan ke seluruh penjuru Tanah Air. Sementara 1,1 juta keping lainya di stok di pusat.

Namun hingga pertengahan Juni lalu, dari 5,9 juta keping tersebut, yang sudah digunakan baru 1,6 juta keping atau 27 persen saja.

“Data kami menunjukkan bahwa masih ada 4,3 juta keping blanko di daerah yang belum terpakai,” ujarnya kepada wartawan, kemarin (16/7).

Lambatnya proses pencetakkan KTP-el yang terjadi di daerah sendiri cukup disayangkan. Sebab, jika merujuk data Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, ada sekitar 4,5 juta masyarakat yang sudah melakukan perekaman, tapi belum mendapatkan KTP fisiknya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah menambahkan, sebetulnya telah terjadi lonjakan pencetakan dalam beberapa pekan terakhir.

 “Data bapak menteri (Mendagri, red) itu per Juni. Pada pertengahan Juli ini sudah meningkat 40 persen,” ujarnya.

Meski demikian, dia mengakui, angka tersebut tetap tidak ideal jika melihat banyaknya jumlah masyarakat yang berstatus menunggu fisik KTP. Zudan menjelaskan, keterlambatan tersebut disebabkan oleh sejumlah kendala teknis. Seperti printer yang rusak, kehabisan tinta, pegawai dimutasi, hingga arus listrik yang byar pet.

“Seperti Ciamis dan garut itu lambat pencetakan karena printer hanya dua, padahal penduduknya banyak. Pokoknya kompleks, maklum ada 514 kabupaten/kota,” imbuhnya.

Saat ini, upaya percepatan pun sedang dilakukan. Mulai dari penguatan sumber daya manusia (SDM) pegawai, hingga koordinasi dengan pemerintah provinsi. Harapannya, pemprov bisa melakukan supervisi dan pengawasan.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Selasa, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
MURNI PIDANA
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:30 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:20 WIB

Tanggulangi Balita di Asmat, TNI-Polri Bentuk Satgas Khusus
Tak Takut, Sandiaga Uno Tetap Selfie saat Gempa Guncang Jakarta
Ribuan Karyawan KPK Berhamburan, Pemeriksaan Novanto Sempat Tertunda
Jakarta Diguncang Gempa Kuat

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us