Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Penggelapan BBM Polda Riau, Penyidik Lengkapi Petunjuk Jaksa
Jumat, 14 Juli 2017 - 09:31 WIB > Dibaca 533 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau melengkapi petunjuk jaksa dalam berkas P-19 dugaan penggelapan bahan bakar minyak (BBM) Polda Riau. Tersangka dalam kasus ini, NU tetap diminta untuk mengembalikan kerugian negara yang disebabkannya.

Dalam kasus ini, NU Direktur PT Kubang Jaya Sakti (KJS) ditetapkan sebagai tersangka  setelah ditemukan beberapa kejanggalan dari penerimaan BBM jatah Polda Riau yang tidak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang tertuang ke dalam sebuah surat dengan Nomor SPK/02/I/2016 yang dibuat pada 28 Januari 2016 lalu.

Dalam perjanjian itu disepakati BBM jenis pertamax telah dititipkan sebanyak 112.375 liter dan sudah digunakan sebanyak 61.000 liter. Maka seharusnya ada sisa sebanyak 51.375 liter.  
Ada juga BBM jenis solar yang dititipkan ke SPBU milik PT KJS tersebut. Dengan jumlah sebanyak 93.248 liter. Dari catatan yang dimiliki pihak kepolisian baru digunakan sebanyak 80.000 liter. Seharusnya untuk BBM jenis solar juga masih ada kelebihan sebanyak 13.248 liter. Dari hasil tersebut diperkirakan Polda Riau mengalami kerugian sebesar Rp 457.777.200.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Agus Santoso, Kamis (13/7) kemarin memaparkan, pihaknya sudah melakukan penyerahan berkas tahap I pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Berkas ini kemudian dikembalikan dengan petunjuk (P-19). ‘’Sekarang petunjuk jaksa itu sudah kami lengkapi. Akan kami serahkan kembali ke jaksa untuk diperiksa kembali,’’ kata Agus.

Dalam pada itu, perihal kerugian negara yang timbul akibat penggelapan ini, NU diimbau untuk tetap mengembalikan. Pengembalian akan berdampak pada langkah selanjutnya yang akan ditempuh Polda Riau. ‘’Karena jika tidak dikembalikan kami juga akan persiapkan gugatan perdatanya,’’ singkatnya.(ali)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Ajak Apernas Jadi Peserta dan Mitra
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:35 wib

Bros Hijab Mewah Percantik Muslimah
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:34 wib
Pelanggan Dapat Mengatur Pemakaian

Pelanggan Dapat Mengatur Pemakaian
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:33 wib
Gangguan Sama seperti Teror 98

Gangguan Sama seperti Teror 98
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:32 wib
MESSIAH NOMOR SATU

MESSIAH NOMOR SATU
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:32 wib

Kejati Selidiki Dugaan Korupsi di Dispora Riau
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:24 wib
Riau Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning

Riau Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:22 wib
Posting Ujaran Kebencian, Marketing Properti Ditangkap

Posting Ujaran Kebencian, Marketing Properti Ditangkap
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:22 wib

Pertahankan Momentum
Jumat, 23 Februari 2018 - 11:19 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
KPK: Operasi Mata Kembali Dijalani Novel Bulan Depan

Kamis, 22 Februari 2018 - 19:20 WIB

Novel Baswedan saat Tiba di KPK: Terima Kasih Bapak Presiden
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us