Wonderful Indonesia
HINGGA 31 DESEMBER MENDATANG
Kenaikan Tarif Dasar Listrik Ditunda, Ini Alasannya
Selasa, 11 Juli 2017 - 00:48 WIB > Dibaca 839 kali Print | Komentar
Kenaikan Tarif Dasar Listrik Ditunda, Ini Alasannya
Ilustrasi (JPG)
Berita Terkait

2018, Pemerintah Tak Berencana Naikkan BBM, LPG, dan Listrik



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hingga 31 Desember mendatang, pemerintah berkomitmen untuk tidak menaikan tarif dasar listrik. Bukan itu saja, penyesuaian harga jual elpiji 3 kilogram yang sedianya naik Rp1000, juga dilakukan

Karena kebijakan itu, pemerintah harus menambah anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2017. Awalnya Rp77,3 triliun menjadi Rp103,1 triliun. Artinya, ada tambahan anggaran Rp25,8 triliun.

Menurut Menko Perekonomian Darmin Nasution, kenaikan harga komoditas dunia membuat selisih harga jual dan harga keekonomian melebar. Akan tetapi, karena pemerintah sudah memutuskan tidak menaikkan harga, anggaran subsidi energi harus ditambah.

"Kalau harganya disesuaikan, anggaran subsidi bisa tidak naik. Namun, (kenaikan harga) akan memengaruhi daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Titik tengahnya adalah menunda kenaikan," katanya.

Tambahan alokasi anggaran subsidi tersebut, sambungnya, diberikan untuk listrik, bahan bakar minyak, dan elpiji. Total kenaikan anggaran subsidi Rp103,1 triliun. Perinciannya, anggaran subsidi untuk listrik naik Rp7 triliun dari Rp45 triliun menjadi Rp52 triliun.

Adapun kenaikan anggaran subsidi listrik disebabkan adanya perubahan asumsi anggaran Rp1,4 triliun. Di samping itu, rencana pengurangan subsidi listrik untuk pelanggan rumah tangga 450 VA senilai Rp3,9 triliun ternyata tidak berjalan.

"Juga untuk alokasi pembayaran kembali kepada pelanggan 900 VA yang layak menerima subsidi sebesar Rp1,7 triliun," tandasnya.(bon/mam)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Minggu, 16 Desember 2017 - 21:00 wib
TAHU ALIRAN DANA
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:30 wib
BANYAK PIHAK TERLIBAT
Bongkar Korupsi e-KTP, Setnov Didoakan Dapat Hidayah
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:00 wib
TERJADI DI TIGA PROVINSI DI JAWA
Pantau Gempa Tanpa Tidur, Jokowi Bersyukur Tak Ada Tsunami
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:30 wib
DIGELAR BESOK
Aksi Bela Palestina, Polisi Terjunkan Pasukan Asmaul Husna
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:00 wib
DILAKUKAN LEWAT FACEBOOK
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
Minggu, 16 Desember 2017 - 18:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Novanto Diminta "Bernyanyi" agar Tak Sendirian di Penjara
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Setnov Jadi Tersangka, Golkar Sengaja Dijatuhkan di Pilpres 2019?
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:40 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Wow, Setya Novanto Dianggap Seorang Negarawan, Ini Alasannya
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:30 wib
TERMASUK FASILITAS UMUM
Dahsyatnya Gempa Tasikmalaya hingga Robohkan 23 Rumah
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Bongkar Korupsi e-KTP, Setnov Didoakan Dapat Hidayah

Sabtu, 16 Desember 2017 - 20:00 WIB

Pantau Gempa Tanpa Tidur, Jokowi Bersyukur Tak Ada Tsunami
Aksi Bela Palestina, Polisi Terjunkan Pasukan Asmaul Husna
Dahsyatnya Gempa Tasikmalaya hingga Robohkan 23 Rumah

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:20 WIB

Aksi Bela Palestina, MUI Berharap Jokowi Hadir

Sabtu, 16 Desember 2017 - 16:55 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini