Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILIHAT DARI BERBAGAI MOMEN PEMBENTUKAN
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Kamis, 06 Juli 2017 - 20:09 WIB > Dibaca 324 kali Print | Komentar
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Langkah DPR menggulirkan Pansus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menurut para Guru Besar Antikorupsi, merupakan upaya pelemahan. Juru bicara Guru Besar Antikorupsi Asep Saefudin mengatakan, poin utama pelemahan itu bisa dilihat dari momentum pembentukan Pansus Angket oleh para wakil rakyat.

"Sekarang ini kan KPK sedang melakukan suatu pemberantasan (korupsi). Salah satunya e-KTP. Juga kasus-kasus besar yang lain. Kelemahannya, mereka melakukan hak angket berarti ada pembelokan isu," katanya di kompleks Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Guru Besar IPB itu mengatakan, dengan menggulirkan Hak Angket, DPR ingin membuncah konsentrasi Agus Raharjo dan jajarannya.

"Supaya KPK menjadi lelah dengan tambahan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu. Jadi, itu melemahkan, baik dari segi substansi maupun prosedur," bebernya.

Karena itu, para Guur Besar yang jumlahnya mendekati 400 orang, akan terus melanjutkan penggalangan dukungan terhadap KPK dalam menghadapi Pansus Angket di DPR. Tak hanya itu saja, dia pun memandang seharusnya DPR berkawan dengan KPK yang gencar memberantas perilaku korup.

Apalagi, imbuhnya, negara membutuhkan legislatif yang bersih.

"DPR itu wakil rakyat, bukan wakil koruptor. Semestinya dia kawan bagi lembaga-lembaga yang jelas-jelas akan menyetop perilaku korup," tuntasnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Bill Bailey
Selebritas Kondang Inggris Paling Terkesan Liburan ke Sumatera
Senin, 23 Juli 2017 - 11:50 wib
Wonderful Indonesia Festival 2017
Kemenpar dan KBRI Manila Tebar Pesona di Makati Filipina
Senin, 23 Juli 2017 - 11:28 wib
27 Juli hingga 2 Agustus 2017
Kunjungi Penenun Ulos, Orkestra Vinculos Bakal Genjot Caldera Toba Geopark
Senin, 23 Juli 2017 - 11:15 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
BPI: Rakyat Tunggu Setya Novanto Pakai Rompi Oranye KPK
Senin, 23 Juli 2017 - 00:54 wib
BURSA TRANSFER
Bonucci Bicara tentang Perceraian dari Pernikahan yang Indah, Ada Apa?
Senin, 23 Juli 2017 - 00:52 wib
MESKI JADI TERSANGKA KASUS E-KTP
Tak Ada Munaslub, Setnov Dipastikan Tetap Pimpin Golkar
Senin, 23 Juli 2017 - 00:47 wib
KOLOM ALINEA
Anak dan Sastra
Senin, 23 Juli 2017 - 00:43 wib
WALK OUT DARI PAPIRUNA
PAN Masih di Koalisi Pemerintah? Hanura: Terserah Presiden Saja
Senin, 23 Juli 2017 - 00:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
BPI: Rakyat Tunggu Setya Novanto Pakai Rompi Oranye KPK
Irjen Idham Disarankan Usut Kasus Novel ketimbang Rizieq
Inilah Pertimbangan Polri Bentuk Detasemen Antikorupsi
Rekan-rekan Pretty Asmara Ternyata Hanya Pengguna Rekreasional
KPK: Kasus Novel Terus Diusut meski Kapolda Berganti
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini