Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILIHAT DARI BERBAGAI MOMEN PEMBENTUKAN
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Kamis, 06 Juli 2017 - 20:09 WIB > Dibaca 393 kali Print | Komentar
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Langkah DPR menggulirkan Pansus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menurut para Guru Besar Antikorupsi, merupakan upaya pelemahan. Juru bicara Guru Besar Antikorupsi Asep Saefudin mengatakan, poin utama pelemahan itu bisa dilihat dari momentum pembentukan Pansus Angket oleh para wakil rakyat.

"Sekarang ini kan KPK sedang melakukan suatu pemberantasan (korupsi). Salah satunya e-KTP. Juga kasus-kasus besar yang lain. Kelemahannya, mereka melakukan hak angket berarti ada pembelokan isu," katanya di kompleks Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Guru Besar IPB itu mengatakan, dengan menggulirkan Hak Angket, DPR ingin membuncah konsentrasi Agus Raharjo dan jajarannya.

"Supaya KPK menjadi lelah dengan tambahan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu. Jadi, itu melemahkan, baik dari segi substansi maupun prosedur," bebernya.

Karena itu, para Guur Besar yang jumlahnya mendekati 400 orang, akan terus melanjutkan penggalangan dukungan terhadap KPK dalam menghadapi Pansus Angket di DPR. Tak hanya itu saja, dia pun memandang seharusnya DPR berkawan dengan KPK yang gencar memberantas perilaku korup.

Apalagi, imbuhnya, negara membutuhkan legislatif yang bersih.

"DPR itu wakil rakyat, bukan wakil koruptor. Semestinya dia kawan bagi lembaga-lembaga yang jelas-jelas akan menyetop perilaku korup," tuntasnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERINGATAN HARI TANI NASIONAL
Ribuan Petani Besok Geruduk Jakarta, Ini Pesan Kapolda Metro
Rabu, 26 September 2017 - 21:00 wib
MASIH JALANI PEMERIKSAAN
6 WNI Diduga Terkait ISIS Dideportasi Otoritas Turki
Rabu, 26 September 2017 - 20:45 wib
AKSI ANTI-PKI
Kawal "Aksi 299" di DPR, 20.000 Personel Gabungan Diterjunkan
Rabu, 26 September 2017 - 20:30 wib
PERNYATAAN PANGLIMA TNI
Soal Senjata Ilegal, DPR Segera Panggil Kapolri
Rabu, 26 September 2017 - 20:15 wib
SEBAGAI SALAH SATU SYARAT
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Rabu, 26 September 2017 - 20:00 wib
PARIPURNA PANSUS ANGKET KPK
Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk, Kader Golkar Usulkan Bentuk Pansus Angket
Rabu, 26 September 2017 - 19:30 wib
TERJADI JELANG PRAPERADILAN SETNOV
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Rabu, 26 September 2017 - 19:25 wib
HASIL TEMUAN PANSUS ANGKET
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Rabu, 26 September 2017 - 19:20 wib
PEMILIK SUDAH DIAMANKAN
Klien Nikahsirri.com Tembus 5.300 Orang dalam Empat Hari
Rabu, 26 September 2017 - 19:15 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
Rabu, 26 September 2017 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Tes Keperawanan bagi Mitra Nikahsirri.com, Ini Tanggapan Polisi
Jadi Saksi Ahli, Prof Romli Kritik Dasar Penetapan Tersangka Setnov
Kabiro Hukum KPK Tak Ingin Kasus Pengrusakan Mobilnya Jadi Masalah Serius
Disebut Gagal soal Koordinasi dan Supervisi, Pimpinan KPK Bilang Begini
Tim Kuasa Hukum Setnov Hadirkan Saksi Ahli yang Pernah Kalahkan KPK
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini