Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILIHAT DARI BERBAGAI MOMEN PEMBENTUKAN
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Kamis, 06 Juli 2017 - 20:09 WIB > Dibaca 454 kali Print | Komentar
Pansus Angket Dianggap Lemahkan KPK, Ini Buktinya
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Langkah DPR menggulirkan Pansus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menurut para Guru Besar Antikorupsi, merupakan upaya pelemahan. Juru bicara Guru Besar Antikorupsi Asep Saefudin mengatakan, poin utama pelemahan itu bisa dilihat dari momentum pembentukan Pansus Angket oleh para wakil rakyat.

"Sekarang ini kan KPK sedang melakukan suatu pemberantasan (korupsi). Salah satunya e-KTP. Juga kasus-kasus besar yang lain. Kelemahannya, mereka melakukan hak angket berarti ada pembelokan isu," katanya di kompleks Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Guru Besar IPB itu mengatakan, dengan menggulirkan Hak Angket, DPR ingin membuncah konsentrasi Agus Raharjo dan jajarannya.

"Supaya KPK menjadi lelah dengan tambahan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu. Jadi, itu melemahkan, baik dari segi substansi maupun prosedur," bebernya.

Karena itu, para Guur Besar yang jumlahnya mendekati 400 orang, akan terus melanjutkan penggalangan dukungan terhadap KPK dalam menghadapi Pansus Angket di DPR. Tak hanya itu saja, dia pun memandang seharusnya DPR berkawan dengan KPK yang gencar memberantas perilaku korup.

Apalagi, imbuhnya, negara membutuhkan legislatif yang bersih.

"DPR itu wakil rakyat, bukan wakil koruptor. Semestinya dia kawan bagi lembaga-lembaga yang jelas-jelas akan menyetop perilaku korup," tuntasnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Kabupaten Indragiri Hilir
Laporkan Jika Terdeteksi Penderita Gizi Buruk
Senin, 20 November 2017 - 12:08 wib
Dokter Nyatakan Tak Perlu Rawat Inap
Setya Novanto Dipindah ke Rutan KPK
Senin, 20 November 2017 - 12:04 wib
Diduga Mencari Pertolongan Agar Tidak Ditangkap KPK
Sempat Ingin Menghadap Presiden
Senin, 20 November 2017 - 11:59 wib
Orang-orang di Balik Gaya Rambut Presiden-presiden Indonesia (2)
SBY Minta Ubah Model, Agus Langsung Menolak
Senin, 20 November 2017 - 11:55 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
BPBD Siaga Banjir di Kecamatan Batang
Senin, 20 November 2017 - 11:52 wib
Presiden Suku Laut Diundang ke Istana
Jokowi Heran Ada Presiden Lain
Senin, 20 November 2017 - 11:45 wib

Gawai Bukan “Obat Penenang” Kids Zaman Now
Senin, 20 November 2017 - 11:43 wib

Dampak Penggunaan Gawai Berlebihan pada anak
Senin, 20 November 2017 - 11:39 wib

Jika Pindah, Urus Surat Domisili‎
Senin, 20 November 2017 - 11:36 wib

Naiknya Tarif Parkir Sudah Sesuai Perda
Senin, 20 November 2017 - 11:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setya Novanto Dipindah ke Rutan KPK

Senin, 20 November 2017 - 12:04 WIB

Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...

Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 WIB

Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us