Wonderful Indonesia
SAJAK
Sajak-Sajak Muchid Albintani
Minggu, 02 Juli 2017 - 00:25 WIB > Dibaca 1269 kali Print | Komentar
Perhiasan Wajah Imitasi

Perhiasan yang ku punya tak lagi
berharga, semenjak gemerlap intan
berpaling wajah dari berlian,
emas, mutiara menjadi
imitasi wajah asli
penghuni negeri ini

Sebab tak ada lagi kekayaan
milik kita yang tersisa
terhisap rentenir kebijakan
dari negeri seberang
yang menyerlah menyajikan
gemintang membuat liur
petinggi kami menyembur
bagai tekak kering
ingin menggadai negeri ini

Perhiasan mereka mengharu merah
kerut kening para makelar perunding
ingin secepatnya menukar emas hitam
pasir, bauksit, timah, kwarsa dan
segala yang kami punya dengan
secarik kertas berlabel investasi

Tak ada ada lagi perhiasan negeri kami
para perunding telah menukarnya
menjadi bunga deposito di bank-bank
antar negara semua atas nama mereka

Begitulah sekelumit kerunyaman
tentang kekayaan negeri kami
yang sedikit demi sedikit dicuri
para bandit perhiasan
yang berwajah imitasi.



Para Pemuja Api

Gunung-gunung pun menyala
menyambut kemenangan
para pemuja api

Mereka datang dengan lupa
mengeruk kemaruk semua
hasilnya

Para pemuja api
tak santun lagi
di negeri kami
kebijakan  mereka beli
melalui pemimpin kami
pencinta materi seperti karun

Para memuja api
lupa diri tak mengerti
gunung tak pernah mati
akan hidup menggemuruh
di kebanyakan negeri

Para pemuja api
tak pernah peduli
terus saja merayu
batupun diberi sesaji
karena tak mempan disogok lagi

Begitulah para pemuja api
tak pernah mengerti
tidak semua petinggi dapat dibeli
karena doa-doa istiqomah
dari mereka yang tak goyah
iming-iming kuasa dan dollar

Para pemuja api
mengapa tak kenal diri
umurmu tak lama lagi
sebelum terbuka topengmu
simpanlah dollar mu
yang tak akan laku
di tanah leluhur kami.



Menjual Logika

Ada yang ambigu
seperti tak makan aqal
hanya karena ambisi materi
kami menjual logika
dari negeri miskin yang
pengelolanya mewah raya

Ada yang paradok
seperti tak gadai aqal
dari negeri lautan susu
kayu yang menjadi umbi
bumi pun tak berpasak

Ada yang kontradiksi
umbi tak lagi penyebab kenyang
bebatu penenang perut
kelaparan berdendang ria

Apa yang terjadi
terjadi di luar segala
yang tak dihendaki
tatkala cacing menelan naga

Apa yang terjadi
tak ada lagi sejak ayam
menjadi hansip banyak
penyelingkuh yang tertangkap

Apa yang terjadi
pikir telah mengjungkir
mulut menghembus angin
pantat pun bercakap-cakap

Apa yang terjadi
pikir tak ada lagi
tersisa satu logika
itupun sudah terjual.


Kisah Pemburu Rente


Secercah kisah tiada harap
dikala tak lagi beda
antara penguasa
pemburu
dan rente hasil sisa gadai negeri
dalam remuk mimik wajah
eksploitasi harga diri
menukar kami dengan
semua fee tanah air beta
pusaka tak abadi
nan tak jaya

Apa yang diharap
pada kisah para pemburu
dari sahabat rentenir
nageri pembuat boneka
dengan hasil rekayasa
yang memunculkan
kisah-kisah senjakala
di ruang kami bermain
bersenda gurau telah binasa

Tak tentu lagi
ketika kami saksikan
para penguasa dan pemburu
bertikai tentang kalkulasi
berapa yang harus dibagi

Tak tahu lagi
rupanya mereka saling melapor
ketika rente berubah tampil
bersorban tanpa jubah
yang tak mau dibagi-bagi

Tak berkuasa untuk
berburu lagi
membuat mereka gagu
ketika rente memanggil
izrail menyebut namanya
satu persatu.




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Pertunjukan Budaya Meriahkan Pelantikan Pengurus Pamor Riau
Gubri Dijadwalkan Hadiri Haul 100 Tahun Ma’rifat Mardjani
Istri Pangkostrad Kagumi  Oleh-oleh Khas Riau

Rabu, 11 Oktober 2017 - 10:26 WIB

Ratusan Seniman Gelar Aksi untuk Rohingya

Jumat, 06 Oktober 2017 - 10:01 WIB

Kerajinan Khas Daerah Terus Dipopulerkan

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us