Wonderful Indonesia
ANCAMAN KARHUTLA
Grup APRIL Umumkan
Jumat, 23 Juni 2017 - 00:14 WIB > Dibaca 2872 kali Print | Komentar
Grup APRIL Umumkan
Tim Fire Emergency Response Team (FERT) PT RAPP sedang melakukan latihan persiapan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Grup APRIL mengumumkan "Periode Bahaya Api" di seluruh area konsesinya di Provinsi Riau mulai 1 Juli hingga 30 September 2017.(RAPP FOR RIAUPOS.CO)
PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) – Bulan Januari, Presiden Joko Widodo mengadakan sebuah pertemuan koordinasi dengan kementerian terkait dan pihak penegak hukum untuk memastikan pendeteksian dini, kewaspadaan, dan penegakan hukum yang ketat untuk para pelaku pembakaran di kawasan yang rawan terhadap kebakaran di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Papua.

Grup APRIL hari ini mengumumkan "Periode Bahaya Api" di seluruh area konsesinya di Provinsi Riau, Indonesia mulai 1 Juli hingga 30 September 2017. Pengumuman ini merupakan bagian dari pendekatan lanskap Asia Pacific Resources International Holdings Ltd (APRIL) yang terintegrasi untuk pengelolaan kebakaran hutan, dan sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan upaya kolaboratif dalam bekerja sama dengan pemerintah, para pemilik konsesi lainnya dan masyarakat untuk melarang penggunaan api selama musim kemarau.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan kesadaran dan mencegah adanya api. Kami menganggap strategi ini lebih efektif dibanding memadamkan api di saat
terjadinya kebakaran,” ujar Presiden APRIL Praveen Singhavi.

"Periode Bahaya Api" ini akan dijadikan sebagai peringatan bagi para karyawan dan mitra APRIL serta masyarakat lokal di Provinsi Riau untuk tetap dan selalu waspada terhadap bahaya kebakaran di sekitar mereka dikarenakan oleh cuaca panas dan kering di sepanjang musim kemarau.

Ini juga merupakan pemberitahuan kepada masyarakat lokal bahwa pelarangan penggunaan api diberlakukan di seluruh area hutan yang dikelola oleh APRIL, dan berarti bahwa mereka tidak bisa menyalakan api ketika berada di lingkungan terbuka. Papan pengumuman, rapat desa dan alat komunikasi lainnya akan digunakan untuk memberitahukan kepada masyarakat mengenai Periode Bahaya Api.

Manajer Perlindungan Hutan dan Kebakaran Strategis APRIL Craig Tribolet mengatakan perusahaan menjalin kerja sama secara erat dengan masyarakat sekitar untuk memastikan bahwa mereka paham mengenai risiko kebakaran lahan dan hutan. Pencegahan kebakaran merupakan sebuah fokus utama dari pengelolaan kebakaran lanskap terintegrasi APRIL.
Pencegahan merupakan bagian yang penting dalam siklus pengelolaan kebakaran.

“Upaya ini fokus pada pencegahan kebakaran,” ujarnya.

Untuk alasan ini, APRIL menginisiasi program yang berbasis masyarakat "Desa Bebas Api", Lanskap "Bebas Api" untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketahanan masyarakat tentang pengelolaan kebakaran.

Melalui Program ini, masyarakat lokal diberikan alat dan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pengelolaan kebakaran dan akses terhadap sistem pertanian keberlanjutan alternatif  yang mana kedua komponen tersebut merupakan hal yang penting dalam pengambilan keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan penggunaan lahan untuk mencapai lanskap bebas api.

Untuk memastikan kesiapan dan kemampuan pemadaman tingkat tinggi dari kebakaran yang terjadi di dalam dan sekitar area konsesi, APRIL akan meningkatkan patroli darat dan udara oleh kru kebakaran dan bekerja secara aktif dengan masyarakat lokal dalam hal pencegahan kebakaran selama Periode Bahaya Api ini. Sampai saat ini, APRIL telah menginvestasikan lebih dari USD 6 juta khusus untuk tim kebakaran dan peralatan pemadaman, serta pelatihan bagi 600 kru pemadaman.

APRIL juga memiliki Saluran Siaga Kebakaran 24 jam (+62 811 707 2121) untuk masyarakat yang hendak melaporkan kebakaran yang terjadi di dalam dan sekitar area konsesinya. (*/hbk)




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Satpol PP Enggan Turunkan APK
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:22 wib

LSPP-LKN Riau Lakukan Sertifikasi
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:21 wib

Pesan Damai di Zebra Cross
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:16 wib

Doktor Sofia Achnes Lulusan PPs UR
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:14 wib
PT Agung Toyota Automall Berikan Paket Hoki

PT Agung Toyota Automall Berikan Paket Hoki
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:10 wib

Asnidar Raih Mobil dari Telkomsel
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:03 wib

Dinas Admindukcapil Bisa Perekaman KTP di Tempat
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:01 wib
Kontrak Pengelolaan Migas
Pengaruhi Perekonomi Masyarakat
Kontrak Pengelolaan Migas
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 wib

Warga Binaan Rutan Rengat Cat Tugu Ikan Patin
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 wib

KNPI Pertanyakan Proses Penilaian Amdal Perusahaan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Bekerjasama dengan Berbagai Pihak, PWI Riau Akan Hijaukan Stadion Utama
Hot Spot Muncul, Opsi Status Siaga Mencuat

Minggu, 04 Februari 2018 - 10:30 WIB

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 WIB

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 WIB

Lagi, 40 Ton Sampah TPS Ilegal Dibersihkan

Selasa, 09 Januari 2018 - 11:25 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us