Wonderful Indonesia
TERKAIT PANSUS ANGKET
Muhadjir: Rakyat Bakal Tinggalkan Parpol yang Lemahkan KPK
Selasa, 20 Juni 2017 - 17:57 WIB > Dibaca 502 kali Print | Komentar
Muhadjir: Rakyat Bakal Tinggalkan Parpol yang Lemahkan KPK
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dukungan terhadap keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang dari 153 guru besar bergelar profesor dari seluruh Indonesia. Senin kemarin (19/6/2017), mereka mendeklarasikan dukungan tersebut.

"Ratusan profesor anti korupsi dari berbagai kampus di seluruh Indonesia menyatakan dukungannya terhadap KPK," kata Guru Besar Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. DR. Muhadjir Darwin dalam keterangannya, Selasa (20/6/2017).

Langkah DPR RI untuk menggunakan hak angket terhadap KPK dilakukan setelah beberapa anggota dewan terindikasi terlibat korupsi di skandal proyek e-KTP. Menurutnya, hal itu telah membuat sentimen anti korupsi di masyarakat menguat. Muhadjir menyebut, ada dua hal serius yang membuat dukungan terhadap KPK semakin mengkristal.

Pertama adalah aksi dukungan Amien Rais terhadap penggunaan hak angket oleh DPR setelah namanya disebut dalam tuntutan jaksa di sidang pengadilan dalam perkara Siti Fadilah Supari. Kedua, Amien dengan vulgar juga menuduh KPK sebagai lembaga yang busuk. "Kedua hal itu bukannya membuat rakyat tidak percaya kepada KPK, namun semakin mengkristalkan dukungan masyarakat termasuk para guru besar di seluruh Indonesia kepada KPK," terangnya.

Saat ini, berbagai unsur masyarakat telah secara terbuka mengemukakan dukungannya terhadap KPK. Dukungan rakyat ini tidak bisa dianggap enteng sehingga para anggota dewan perlu benar-benar memperhitungkan hal tersebut. "Sebab jika proses di DPR tetap dilanjutkan, saya menduga, dukungan rakyat terhadap KPK akan semakin meluas, dan hal demikian akan menimbulkan krisis kepercayaan terhadap lembaga tinggi negara tersebut," ucap peneliti senior Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM tersebut.

Lebih jauh, dia memperkirakan bahwa suara rakyat pada Pemilu 2019 mendatang terhadap partai-partai politik akan ditentukan oleh posisi mereka dalam kasus ini. Partai dan para politisinya yang terlibat dalam upaya pelemahan KPK akan kehilangan kepercayaan dari rakyat. "Hal ini harus benar-benar mereka perhitungkan. Kita berada di kesempatan emas untuk menjadikan Indonesia benar-benar bersih dari korupsi. Tidak boleh lagi ada koruptor yang kebal hukum, dan bebas dari jeratan hukum," paparnya.

Dia pun mengingatkan agar DPR bersikap terbuka terhadap program nasional tersebut. Artinya, DPR harus mau merelakan anggotanya yang terindikasi korupsi untuk diseret ke pengadilan. "Biarkan pengadilan yang memutuskan apakah mereka benar bersalah atau tidak," tuntasnya. (wah)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Bill Bailey
Selebritas Kondang Inggris Paling Terkesan Liburan ke Sumatera
Senin, 23 Juli 2017 - 11:50 wib
Wonderful Indonesia Festival 2017
Kemenpar dan KBRI Manila Tebar Pesona di Makati Filipina
Senin, 23 Juli 2017 - 11:28 wib
27 Juli hingga 2 Agustus 2017
Kunjungi Penenun Ulos, Orkestra Vinculos Bakal Genjot Caldera Toba Geopark
Senin, 23 Juli 2017 - 11:15 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
BPI: Rakyat Tunggu Setya Novanto Pakai Rompi Oranye KPK
Senin, 23 Juli 2017 - 00:54 wib
BURSA TRANSFER
Bonucci Bicara tentang Perceraian dari Pernikahan yang Indah, Ada Apa?
Senin, 23 Juli 2017 - 00:52 wib
MESKI JADI TERSANGKA KASUS E-KTP
Tak Ada Munaslub, Setnov Dipastikan Tetap Pimpin Golkar
Senin, 23 Juli 2017 - 00:47 wib
KOLOM ALINEA
Anak dan Sastra
Senin, 23 Juli 2017 - 00:43 wib
WALK OUT DARI PAPIRUNA
PAN Masih di Koalisi Pemerintah? Hanura: Terserah Presiden Saja
Senin, 23 Juli 2017 - 00:41 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tak Ada Munaslub, Setnov Dipastikan Tetap Pimpin Golkar
PAN Masih di Koalisi Pemerintah? Hanura: Terserah Presiden Saja
Golkar Siapkan Strategi Ini jika Setnov Ditahan

Minggu, 23 Juli 2017 - 00:30 WIB

PT 20 Persen Giring Calon Tunggal di Pilpres?

Minggu, 23 Juli 2017 - 00:26 WIB

PT Dinilai Untungkan Jokowi, Gerindra Serukan Boikot Pilpres 2019
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini