Wonderful Indonesia
TEROR LONDON
Teror Tabrak Pejalan Kaki, yang Diincar Warga Muslim
Selasa, 20 Juni 2017 - 00:46 WIB > Dibaca 2676 kali Print | Komentar
Teror Tabrak Pejalan Kaki, yang Diincar Warga Muslim
Kerumunan massa di Masjid Finsbury Park usai sebuah vab menabrak jemaah yang baru selesai menunaikan ibadah salat Tarawih, Senin (19/6/2017). (DAILY MAIL)
LONDON (RIAUPOS.CO) - Delapan menit setelah membawa pria 48 tahun yang menabrakkan van ke sekelompok warga muslim ke markas, Kepolisian Metro London (The Met) menyebut insiden di dekat Masjid Finsbury Park itu sebagai aksi teror. Senin  (19/6), Perdana Menteri (PM) Theresa May meninjau masjid di sisi utara ibu kota tersebut.

”Pagi ini kita semua dibangunkan dengan berita tentang serangan teroris lagi di jalanan ibu kota. Ini aksi kedua yang terjadi bulan ini dan sama menjijikkannya dengan serangan-serangan sebelumnya,” kata pemimpin 60 tahun itu sebelum meninggalkan Downing Street 10 untuk menuju Masjid Finsbury Park. Akibat insiden yang terjadi selepas tengah malam itu, satu orang tewas dan sepuluh lainnya terluka.

Sekelompok pria dan perempuan yang menjadi sasaran pelaku baru saja menunaikan salat Tarawih di Masjid Finsbury Park dan Muslim Welfare House yang letaknya berdekatan. Konon, beberapa di antaranya sedang mengerumuni seorang pria yang mendadak jatuh dan tak sadarkan diri. Tiba-tiba, sebuah van putih yang melaju kencang dari arah Seven Sisters Road naik ke trotoar dan menabrak mereka.

Pria yang tak sadarkan diri itu kemudian dilaporkan tewas. Namun, polisi masih menyelidiki apakah kematian pria tersebut berkaitan dengan teror van putih itu atau tidak.

”Sepuluh orang terluka dalam insiden tersebut. Delapan orang dilarikan ke rumah sakit. Kini kondisi dua orang yang dirawat di rumah sakit itu kritis,” terang salah seorang personel The Met kepada media.

Abdulrahman Aidroos, salah seorang saksi mata, mengaku mendengar pelaku meneriakkan kalimat antimuslim.

 ”Dia berkata, ’Saya mau membunuh lebih banyak orang. Saya mau membunuh lebih banyak muslim’,” ujarnya kepada BBC TV.

Bersama beberapa rekannya, pria keturunan Afrika itu ikut mengamankan pelaku setelah van yang dikendarainya berhenti karena menabrak.

Saat Aidroos dan beberapa pria lain membekuk pelaku, Mohammed Mahmoud, imam Muslim Welfare House, datang. Dia lantas mengimbau massa tetap tenang.

 ”Imam melarang kami main hakim sendiri dan mengamankan pelaku sampai polisi datang,” katanya.

Karena itu, pelaku yang diketahui berusia 48 tahun tersebut tidak sampai terluka parah saat dihajar massa.

”Saya sangat berterima kasih kepada imam kami, Mohammed Mahmoud, yang membantu menenangkan situasi,” kata Chief Executive Muslim Welfare House Toufik Kacimi.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

KTB Kampanye Sosial #FusoKontribusi
Senin, 22 Januari 2018 - 11:12 wib
Pilgubri 2018
Baliho Kampanye Jangan Asal Pasang
Senin, 22 Januari 2018 - 10:55 wib

Dukung Pengembangan Industri di Riau
Senin, 22 Januari 2018 - 10:52 wib
Bawaslu Panggil Tiga ASN
Berkas Syarat Calon Diteliti Sepekan
Senin, 22 Januari 2018 - 10:47 wib
Fun Walk HUT Ke-4 RS Awal Bros Panam
Terus Berinovasi dan Lebih Dekat dengan Masyarakat
Senin, 22 Januari 2018 - 10:45 wib

Dewan Minta Siak IV Selesai Tepat Waktu
Senin, 22 Januari 2018 - 10:40 wib

Masih Banyak Warga Belum Terdata
Senin, 22 Januari 2018 - 10:39 wib
POLITIK
Gagal Balon, Syamsurizal ke Firdaus-Rusli
Senin, 22 Januari 2018 - 10:38 wib

DPRD Minta BLH Tindak Perusahaan Nakal
Senin, 22 Januari 2018 - 10:37 wib
POLITIK
Kerukunan Masyarakat Jawa Riau Siap Menangkan Pasangan AYO
Senin, 22 Januari 2018 - 10:28 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Saudi Suntikkan  Dana 2 Miliar Dolar AS ke Yaman

Jumat, 19 Januari 2018 - 13:47 WIB

Pro Kemerdekaan Kuasai Parlemen Catalunya

Jumat, 19 Januari 2018 - 12:50 WIB

Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem

Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 WIB

Penumpang Berbaju 10 Lapis

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:54 WIB

Iran Tuding Arab Saudi Pengkhianat Umat Islam

Kamis, 18 Januari 2018 - 00:34 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us