Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PENCEMARAN NAMA BAIK
Dibilang Tersangka, HT Laporkan Jaksa Agung
Selasa, 20 Juni 2017 - 00:06 WIB > Dibaca 4278 kali Print | Komentar
Dibilang Tersangka, HT Laporkan Jaksa Agung
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Hary Tanoesoedibjo (HT) sebagai tersangka berbuntut panjang. Kemarin (19/6), HT melalui kuasa hukumnya Adidharma Wicaksono melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Prasetyo ke Bareskrim.

Kendati akan memunculkan conflict of interest karena kasus tersebut pasti harus melalui lembaga yang dipimpin Prasetyo, Adidharma menuturkan bahwa upaya untuk mencari keadilan tidak akan sia-sia. Walau, kasus tersebut sudah pasti muaranya ke jaksa yang dipimpin Prasetyo.

”Tapi, dia yang diduga melanggar pidana kok. Kami percaya masih ada keadilan dan semua ini tidak akan percuma,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan Jaksa Agung dengan menyebut HT menjadi tersangka dan ternyata tidak benar itu merupakan sesuatu yang berbahaya. Sebab, Jaksa Agung nantinya yang akan menangani kasus apapun yang ditangani Polri. Sehingga, Jaksa Agung sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada HT.

”Apalagi, penetapan tersangka pidana umum itu bukan merupakan kewenangan dari jaksa, melainkan penyidik Polri. Dia sewenang-wenang,” tuturnya.

Bahkan, dengan pernyataannya yang melampaui penyidik itu, bisa jadi merupakan upaya Jaksa Agung untuk mempengaruhi kinerja penyidik.

”Bisa dibilang kalau nanti tersangka ya karena tekanan Jaksa Agung,” tuturnya ditemui di depan gedung Bareskrim Kementerian Kelautan dan Perikanan kemarin.

Pernyataan dari Jaksa Agung tersebut sebenarnya bermuatan politis. Pasalnya, ada kemungkinan hubungannya dengan partai Perindo dan Nasdem.

”Kalau bukan Ketua Umum Perindo tidak akan seperti ini. Perindo saat ini sedang meroket, Jaksa Agung ini berafiliasi dengan Nasdem,” jelasnya.

Dia mengatakan, apa yang dilakukan Jaksa Agung tidak hanya diduga pidana, namun juga pelanggaran kode etik. Karena itu, kuasa hukum juga akan melaporkannya ke Komisi Kejaksaan (Komjak) sekaligus Komisi III DPR.

”Kami minta keadilan pada semuanya,” ujarnya.

Dalam laporan bernomor LP/643/VI/2017/Bareskrim tertanggal 19 Juni 2017 tersebut juga dilampirkan sejumlah barang bukti. Diantaranya, video pernyataan Jaksa Agung, rekaman suara dan berita online.

”Dalam video itu bahkan wartawan bertanya dua kali soal status tersangka. Tetap saja disebut tersangka. Padahal ada upaya untuk memastikan kebenarannya. Namun, belakangan ternyata Polri melalui Kabareskrim dan Kadivhumas menampik status tersangka itu,” jelasnya.

Dia mengatakan, ke depan bila kasus tersebut tidak berjalan semestinya, maka ada langkah lain yang akan ditempuh HT. Namun, langkah tersebut belum bisa diungkapkan. ”Kami siapkan sesuatu, belum bisa sekarang,” tuturnya.

Sementara Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung M Rum saat dihubungi sama sekali tidak merespon kendati terdengar nada dering. Pesan singkat juga tidak dibalas.(idr/jpg)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Selasa, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
MURNI PIDANA
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:30 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Konstitusional, Begini Penjelasan Muhammadiyah soal UU Penodaan Agama
Dokter Cantik Sonia Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU Bupati Rita
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us