Wonderful Indonesia
TIDAK BOLEH TERJADI DI ERA REFORMASI
Wartawan Diintimidasi, Fahri: Suruh Kembali ke Masa Lalu
Senin, 19 Juni 2017 - 19:29 WIB > Dibaca 430 kali Print | Komentar
Wartawan Diintimidasi, Fahri: Suruh Kembali ke Masa Lalu
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wartawan kembali menjadi sasaran tindakan kekerasa. Itu setelah jurnalis Kantor Berita Antara, Ricky Prayoga, mendapat intimidasi dari anggota Brimob berinisial A. Hal itu sontak mengundang kritik pedas dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri menilai, kekerasan seperti itu tidak boleh terjadi di era reformasi saat ini. "Kalau ada pejabat, aparat yang masih sebel sama wartawan suruh dia kembali ke masa lalu saja, 20 dan 25 tahun dari sekarang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Wartawan, imbuhnya, saat ini harus menjadi mitra semua pejabat. Itu karena mereka harus bicara dan menyampaikan hal-hal yang positif tentang jalannya pemerintahan. "Jadi, dia (pejabat) harus menunjukan sikap ramah, kooperatif, positif. Kalau ada yang masih risih dengan wartawan, itu bahaya sekali. Mentalitasnya nggak bener itu," cetusnya.

Dia menuturkan, guna memberikan pelajaran terhadap oknum Brimob yang diduga melakukan kekerasan, anggota dari kesatuan Brimob itu harus dievaluasi dan dilaporkan ke Propam. "Apalagi sentuhan fisik seperti itu," tegasnya.

Fahri menambahkan, wartawan merupakan elemen dari konsep demokrasi modern yang haknya dilindungi oleh undang-undang. Begitu pula dengan kebebasan pers dan tugas-tugas jurnalistk. "Dia elemen yang tidak boleh disentuh, oleh intimidasi dan oleh siapapun," tuntasnya.

Ricky Prayoga, wartawan Kantor Berita Antara sebelumnya diketahui telah diintimidasi oleh oknum aparat berinisial A saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017, di Jakarta Convention Centre (JCC), Ahad (18/6/2017). Dia diseret secara paksa oleh oknum Brimob tersebut, ketika akan mengantre di sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di lokasi pada pukul 15.00 WIB. Dalam keterangannya, Ricky mengatakan bahwa saat dirinya akan mengantre untuk melakukan transaksi di sebuah ATM, dia berdiri di belakang pramuniaga yang juga mengantre.

Kemudian ada oknum Brimob yang sedang duduk-duduk di dekat lokasi itu. "Tadinya mau antre tapi tidak jadi. Terus ada anggota yang duduk melihat ke arah SPG kemudian melihat saya. Saya diam saja, namun anggota itu mendekat dan menanyai saya. Sempat sampai ngatain saya dengan kata-kata yang saya tak tahu apa artinya, tapi menurut teman itu kasar," ujarnya.

Selanjutnya, oknum Brimob berinisial A bersama tiga temannya mencoba menggiring dia ke pos layaknya pelaku kriminal. Oknum itu berusaha untuk melakukan kekerasan kepada Ricky dengan mencekik menggunakan lengan hingga mencoba membanting tubuhnya. "Kondisi fisik saya baik-baik, tapi adalah beberapa nyeri mungkin karena ada yang tertarik atau mengenai sesuatu dari pakaian mereka," akunya.

Keadaan menjadi kondusif setelah itu setelah seorang anggota Brimob senior hadir untuk mendamaikan antar kedua belah pihak. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Polresta Pekanbaru Kembali Suguhkan Opor Sahur
Jalin Kemitraan dengan Masyarakat
Jumat, 23 Juni 2017 - 13:33 wib
Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Pasar Ramayan
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Jumat, 23 Juni 2017 - 12:47 wib
TEMBILAHAN
Keberadaan Anak Yatim-Piatu Didata
Jumat, 23 Juni 2017 - 09:08 wib
Takbir Akbar Idul Fitri 1438 H
300 Mobil Hias Meriahkan Pawai
Jumat, 23 Juni 2017 - 07:41 wib
Wan Abubakar Ketua PW Muhammadiyah Riau
Jalan Menuju Takwa
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:44 wib

Posko THR Terima 24 Aduan
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:37 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Anggaran Polri dan KPK Akan Diboikot, Ini Tanggapan Kader PDI P
DPR: KPK Tak Perlu Khawatir dengan Kehadiran Miryam
DPRD Harus Tingkatkan Kinerja

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:03 WIB

Mahfud MD: DPR Tak Akan Bekukan Anggaran KPK-Polri
Mendagri: Butuh Waktu untuk Revolusi Mental

Rabu, 21 Juni 2017 - 19:13 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us