Wonderful Indonesia
KEBAKARAN HUTAN
62 Orang Tewas Terpanggang, Portugal Berkabung Nasional
Senin, 19 Juni 2017 - 16:59 WIB > Dibaca 2048 kali Print | Komentar
62 Orang Tewas Terpanggang, Portugal Berkabung Nasional
Beberapa bangkai mobil yang terbakar habis ketika kebakaran besar melanda hutan di Pedrogao Grande, Portugal. Kebanyakan mereka terjebak di dalam mobil ketika menerobos jalan raya yang hutan di kanan dan kirinya terbakar. (AP PHOTO/JPG)
PORTO (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan hebat melanda Portugal, yang membuat negeri itu berduka. Perdana Menteri (PM) Antonio Costa mendeklarasikan tiga hari berkabung nasional pasca kebakaran hutan di Pedrogao Grande yang merenggut 62 nyawa tersebut.

Hingga tadi malam WIB (18/6), api masih berkobar di area yang masuk wilayah tengah Portugal tersebut.

”Sepertinya, ini adalah tragedi kebakaran terbesar di negeri ini,” kata Costa dalam jumpa pers kemarin.

Sampai Selasa besok (20/6), bendera kebangsaan Portugal masih berkibar setengah tiang. Dari hutan Pedrogao Grande di Distrik Leiria, api menjalar dengan sangat cepat ke Figueiro do Vinhos dan Castanheira de Pera. Hanya dalam 24 jam bukit pinus dan eucalyptus di sana berubah menjadi lautan api.

Asap membubung ke angkasa dan menyelimuti area yang sangat luas di sisi kanan dan kiri jalan raya nasional. Sampai radius 20 kilometer, asap masih menutupi pandangan mata. Padahal, pemerintah sudah mengerahkan 900 personel pemadam kebakaran dan 300 unit mobil.

”Empat petugas pemadam kebakaran harus dilarikan ke rumah sakit dan kini kritis,” ujar Menteri Dalam Negeri Jorge Gomes.

Dari 62 korban tewas, sebagian adalah para pengguna jalan. Mereka sedang melintas di jalan raya ketika hutan di sisi kanan dan kiri terbakar hebat. Sebagian besar tewas terpanggang di dalam mobil yang hangus terbakar.

”Saya tidak bisa mengatakan apakah mereka menjadi korban saat hendak melarikan diri dari api atau justru terjebak saat melintas,” terangnya.

Selain menewaskan 62 orang, kebakaran itu mengakibatkan sedikitnya 50 orang terluka. Lima di antaranya sedang kritis.

 ”Jumlah korban tewas masih sangat mungkin bertambah. Fokus kami saat ini adalah mengevakuasi mereka yang masih bisa diselamatkan,” ungkap Costa.

Wali Kota Valdemar Alves menyampaikan bahwa api membesar dengan sangat cepat.

”Tiba-tiba saja seluruh area itu terkepung api. Kami kekurangan petugas pemadam kebakaran. Saya shock mengetahui banyaknya korban jiwa,” ucapnya dalam wawancara dengan TVI.

Kemarin beberapa negara menawarkan bantuan untuk membantu Portugal memadamkan api di hutan tersebut. Prancis dan Spanyol telah mengirimkan beberapa pesawat pemadam kebakaran. Sementara itu, Inggris menerbitkan travel warning untuk seluruh warganya yang berada di Portugal agar menjauh dari lokasi kebakaran. (afp/reuters/bbc/cnn/hep/any/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MUI PERTANYAKAN KE POLISI
Apa Iya Penyerang para Ulama adalah Orang Gila?
Kamis, 22 Februari 2018 - 01:16 wib
POLISI PATROLI DI DUNIA MAYA
Hati-hati Bermedia Sosial, Belasan Tersangka sudah Ditangkap
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:25 wib

Gitaris Slank Proses Cerai, Mediasi Gagal
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:02 wib
MASIH BERADA DI SAUDI
Terkuak! Ini Alasan Habib Rizieq Batal Pulang Hari Ini
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:55 wib
SEDANG DIINCAR POLISI
Maudy Koesnaedi Bantah Dirinya Artis Inisial MK Terkait Kasus Narkoba
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:45 wib
GELAR BAKTI SOSIAL DONOR DARAH
HUT Ke-61, Astra Tetap Tumbuh dan Gesit
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:36 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:30 wib
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Timbunan Sampah Tewaskan 17 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:18 WIB

Rencanakan Aksi Massa Nasional

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:09 WIB

Tinja Buktikan Kejahatan

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:06 WIB

Tangkal Radikalisme, Kesejahteraan Warga Diperhatikan
KFC Kehabisan Bahan Baku

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:59 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us