Wonderful Indonesia
sudah paling tepat untuk si bayi.
Mencampur ASI dengan Susu Formula Berisiko pada Ginjal Bayi
Senin, 19 Juni 2017 - 13:47 WIB > Dibaca 936 kali Print | Komentar
Mencampur ASI dengan Susu  Formula Berisiko pada Ginjal Bayi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Apakah Anda sedang berencana untuk menambahkan susu formula pada ASI? Bila iya, sebaiknya jangan Anda teruskan rencana tersebut. Mungkin, maksud Anda melakukan hal tersebut agar kualitas dan gizi susu untuk si bayi akan semakin tinggi. Faktanya tidak!

Air susu ibu (ASI) sudah paling tepat untuk si bayi. Kandungan gizi yang dikandung ASI sudah didisain sedemikian rupa, sehingga ASI bisa dipastikan sebagai makanan bayi sampai 6 bulan pertama kelahirannya. Kekhawatiran mengenai kurangnya gizi bila hanya memberikan ASI, tidak beralasan sama sekali.

Yang cukup membahayakan lainnya adalah bila Anda tetap nekad mencampur ASI dengan susu formula. Dilansir dari Baby Center, Konsultan Laktasi Jan Barger menjelaskan, dengan mencampurkan dua jenis susu itu dapat mengubah komposisi ASI.

Tak hanya itu, kandungan mikronutrien yang terkandung di dalam susu formula bisa membahayakan si bayi. Sebab, pada beberapa bayi yang ginjalnya belum kuat akan sangat berbahaya.

Dia juga menjelaskan untuk jangan pernah sekali-sekali mencampurkan apapun pada susu formula, kecuali air panas. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ASI merupakan makanan bayi yang paling tepat. Pemberian susu formula sebaiknya dimulai pada bayi berusia tujuh bulan, seiring dengan sudah diperbolehkannya bayi mendapatkan makanan pendamping ASI.

Tetapi, pada kasus bayi yang tidak bisa mengonsumsi ASI, penentuan susu fomula yang paling cocok untuk si bayi menjadi hal yang cukup penting. Sebab, bila Anda salah memilih susu formula, maka kesehatan bayi menjadi taruhannya.(int/eca)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIRILIS PASCA-KECELAKAAN
Serunya Game Tiang Listrik, Sesulit KPK Tangkap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 21:00 wib
PEMENANG HADIAH CENDERUNG MENOLAK
Uang Sayembara Tangkap Setnov Akhirnya Disumbangkan
Sabtu, 18 November 2017 - 20:45 wib
KKB DIPUKUL MUNDUR
TNI-Polri Banjir Pujian usai Berhasil Bebaskan Sandera di Papua
Sabtu, 18 November 2017 - 20:30 wib
SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KPK
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 20:00 wib
PASCA-KECELAKAAN
Penuh Sindiran, Ini Komentar si Pengirim Karangan Bunga untuk Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 19:30 wib
DUKUNGAN KE JOKOWI TERANCAM BATAL
Kata Pengamat, JK Berpotensi Capres jika Jadi Ketum Golkar
Sabtu, 18 November 2017 - 18:30 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sabtu, 18 November 2017 - 18:00 wib
BERSIKAP KOOPERATIF DALAM PEMERIKSAAN
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...
Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 wib
MINTA KPK TAK BERIKAN IZIN
Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Sabtu, 18 November 2017 - 17:40 wib
PEREBUTAN DUA POROS PENGURUS BERPOTENSI TERJADI
Golkar Belum Pasti Dukung Jokowi kalau Setnov Ditahan?
Sabtu, 18 November 2017 - 17:30 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Tahun Politik, Setya Novanto Diramalkan Kena Penyakit Berat Ini
Penanggulangan AIDS Terancam Gagal Dukungan Global Fund Berakhir Desember 2017
Puncak HKN Ke-53 di Rohul Berlangsung Meriah Launching Germas Tingkat Kabupaten
Tidur Mendengkur Berisiko Penyakit Jantung

Minggu, 12 November 2017 - 10:32 WIB

Tb dan HIV Bisa Cek di 12 Puskesmas

Sabtu, 11 November 2017 - 09:31 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us