Wonderful Indonesia
PEKANBARU
Beras Diduga Plastik Diuji Lab
Senin, 19 Juni 2017 - 11:36 WIB > Dibaca 324 kali Print | Komentar
Beras Diduga Plastik Diuji Lab
diduga plastik: Salah seorang warga Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan memperlihatkan beras yang terapung saat direndam ke dalam air, Jumat (16/6/2017).
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru baru-baru ini mendatangi sebuah toko kelontong yang diduga menjual beras bercampur plastik pada Jumat (16/6) lalu. Saat itu, tim yang diutus Disperindag langsung mengamankan sebanyak 100 karung beras dengan kemasan 10 kg. Sampel pun diambil untuk di periksa ke laboratorium milik Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru.

Namun sampai saat ini hasilnya belum keluar. Dikarenakan pihak Disperindag baru akan menyurati BPOM pada Senin (19/6) hari ini. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru Mas Irba Sulaiman saat dikonfirmasi Riau Pos, Ahad (18/6). Ia menjelaskan, pihaknya baru bisa memeriksakan beras tersebut ke laboratorium BPOM pada hari ini karena akhir pekan lalu merupakan hari libur.

“Kami mana bisa langsung bawa ke laboratorium BPOM. Harus ada surat resmi ke sana. Baru bisa. Karena pas kami turun kemaren kan sifatnya insidentil, jadi BPOM gak ada waktu itu,” ujar Irba. Selain itu pihaknya juga berencana akan memanggil pihak pemilik warung kelontong untuk diperiksa guna mengetahui dari mana asal beras tersebut didapatinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Disperindag Pekanbaru mendapati laporan dari warga soal adanya indikasi beras bercampur plastik. Dimana, Suci (28) salah seorang warga Jalan Suka Karya mendapati beras yang ia beli terapung saat direndam ke air. Setelah mendapat laporan, Disperindag langsung turun ke lokasi. Benar saja ada 2 jenis beras yang dicurigai Disperindag yang diduga bercampur beras plastik.

Yakni beras merek Belida dan merek Topi Koki. Setelah dicek secara fisik pihak Disperindag menyatakan bahwa ada indikasi awal beras yang ditemukan bercampur beras plastik. Karena selain warna beras yang tidak biasa (putih mengkilat) saat direndamkan ke air beberapa butir beras mengambang ke atas. Ciri-ciri fisik tersebut mirip dengan beras plastik.

Namun pihak Disperindag tidak bisa mengeluarkan statement pasti apakah beras tersebut benar bercampur plastik atau tidak. Dengan alasan, kebenaran tersebut hanya bisa dipastikan lewat pengujian laboratorium.(ade)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Polresta Pekanbaru Kembali Suguhkan Opor Sahur
Jalin Kemitraan dengan Masyarakat
Jumat, 23 Juni 2017 - 13:33 wib
Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Pasar Ramayan
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Jumat, 23 Juni 2017 - 12:47 wib
TEMBILAHAN
Keberadaan Anak Yatim-Piatu Didata
Jumat, 23 Juni 2017 - 09:08 wib
Takbir Akbar Idul Fitri 1438 H
300 Mobil Hias Meriahkan Pawai
Jumat, 23 Juni 2017 - 07:41 wib
Wan Abubakar Ketua PW Muhammadiyah Riau
Jalan Menuju Takwa
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:44 wib

Posko THR Terima 24 Aduan
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:37 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
300 Mobil Hias Meriahkan Pawai

Jumat, 23 Juni 2017 - 07:41 WIB

Posko THR Terima 24 Aduan

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:37 WIB

71 Masjid Dibersihkan Dalam Waktu Bersamaan

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:30 WIB

Idul Fitri, Stok Daging Aman

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:28 WIB

Dilarang Mudik Gunakan Mobil Dinas

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:26 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us