Wonderful Indonesia
PEKANBARU
Beras Diduga Plastik Diuji Lab
Senin, 19 Juni 2017 - 11:36 WIB > Dibaca 758 kali Print | Komentar
Beras Diduga Plastik Diuji Lab
diduga plastik: Salah seorang warga Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan memperlihatkan beras yang terapung saat direndam ke dalam air, Jumat (16/6/2017).
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru baru-baru ini mendatangi sebuah toko kelontong yang diduga menjual beras bercampur plastik pada Jumat (16/6) lalu. Saat itu, tim yang diutus Disperindag langsung mengamankan sebanyak 100 karung beras dengan kemasan 10 kg. Sampel pun diambil untuk di periksa ke laboratorium milik Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru.

Namun sampai saat ini hasilnya belum keluar. Dikarenakan pihak Disperindag baru akan menyurati BPOM pada Senin (19/6) hari ini. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru Mas Irba Sulaiman saat dikonfirmasi Riau Pos, Ahad (18/6). Ia menjelaskan, pihaknya baru bisa memeriksakan beras tersebut ke laboratorium BPOM pada hari ini karena akhir pekan lalu merupakan hari libur.

“Kami mana bisa langsung bawa ke laboratorium BPOM. Harus ada surat resmi ke sana. Baru bisa. Karena pas kami turun kemaren kan sifatnya insidentil, jadi BPOM gak ada waktu itu,” ujar Irba. Selain itu pihaknya juga berencana akan memanggil pihak pemilik warung kelontong untuk diperiksa guna mengetahui dari mana asal beras tersebut didapatinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Disperindag Pekanbaru mendapati laporan dari warga soal adanya indikasi beras bercampur plastik. Dimana, Suci (28) salah seorang warga Jalan Suka Karya mendapati beras yang ia beli terapung saat direndam ke air. Setelah mendapat laporan, Disperindag langsung turun ke lokasi. Benar saja ada 2 jenis beras yang dicurigai Disperindag yang diduga bercampur beras plastik.

Yakni beras merek Belida dan merek Topi Koki. Setelah dicek secara fisik pihak Disperindag menyatakan bahwa ada indikasi awal beras yang ditemukan bercampur beras plastik. Karena selain warna beras yang tidak biasa (putih mengkilat) saat direndamkan ke air beberapa butir beras mengambang ke atas. Ciri-ciri fisik tersebut mirip dengan beras plastik.

Namun pihak Disperindag tidak bisa mengeluarkan statement pasti apakah beras tersebut benar bercampur plastik atau tidak. Dengan alasan, kebenaran tersebut hanya bisa dipastikan lewat pengujian laboratorium.(ade)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERUNGKAP DALAM DAKWAAN JPU KPK
Novanto Libatkan Anak dan Istri dalam Proyek e-KTP, Begini Skenarionya
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:20 wib
TERIMA KABAR DARI AJUDAN
Mengkhawatirkan, Begini Kondisi AM Fatwa Sebelum Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:10 wib
JADI SAHABAT BERTUKAR PIKIRAN
Sering Dikritik AM Fatwa, SBY Ucapkan Belasungkawa
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:00 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Dibuat Stres oleh Kiper Ini
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:55 wib
DITAHAN DI RUTAN PONDOK BAMBU
Kasasi Ditolak MA, Publik Penasaran Kondisi Terkini Jessica
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Resmi! Hakim Gugurkan Permohonan Praperadilan Setya Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:30 wib
GANTIKAN SETYA NOVANTO
Airlangga Jabat Ketum Golkar, Ini Reaksi Aziz Syamsuddin
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:20 wib
PAMITAN DENGAN DOKTER
Sebelum Wafat, AM Fatwa Sampaikan Pesan Ini kepada Ketua DPD
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:10 wib
DIANGKAT SESUAI AD/ART
Simak! Profil Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar Pengganti Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Melihat Pengelolaan Sampah dari Jalanan Singapura (3-Habis)
Jangan Dibiarkan Terlalu Lama

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:59 WIB

Segera Gelar Operasi Pasar

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:53 WIB

Gas 3 Kg Menghilang

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:50 WIB

Tas Cantik dari Plastik Minyak Kemasan

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:46 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us