Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KORUPSI KONDENSAT
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
Senin, 19 Juni 2017 - 02:01 WIB > Dibaca 53153 kali Print | Komentar
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
HONGGO WENDRATMO.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan korupsi kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang telah ditangani Bareskrim selama dua tahun seperti bakal lebih lama. Pasalnya, salah seorang tersangka Honggo Wendratmo yang berada di Singapura diduga ikut dalam proses tax amnesty.

Informasi yang diterima JPG, Honggo mengikuti tax amnesty dengan nilai harta sekitar USD 599 juta. Namun, status Honggo sudah ditetapkan menjadi tersangka untuk kasus dugaan korupsi dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai USD 1,8 miliar atau setara dengan Rp25 triliun.

Kondisi tersebut memunculkan potensi kemungkinan penanganan kasus dugaan korupsi yang mencuat sejak Bareskrim dipimpin Komjen Budi Waseso akan lebih molor. Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto menuturkan, pihaknya belum mengetahui bila salah satu tersangka kasus kondensat PT TPPI dan SKK Migas mengikuti tax amnesty.

”Kami dalami lagi soal itu,” paparnya.

Soal kelanjutan kasus tersebut, Bareskrim memastikan telah melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Sudah proses pelimpahan kasus tahap pertama untuk berkas tersangka mantan petinggi SKK Migas berinisial RP dan DH.

 ”Baru dilimpahkan,” terangnya.

Namun, perlu proses untuk menuntaskan berkas perkara tersebut. Hingga saat ini masih bolak-balik dari Kejagung ke Bareskrim.

 ”Ada yang perlu disesuaikan,” terang mantan Wakabareskrim tersebut.

Perhitungan kerugian negara atas kasus tersebut sebelumnya mencapai Rp25 triliun. Namun, ternyata perlu perhitungan kembali soal kerugian negara tersebut.

 ”Kemungkinan tidak sampai segitu, temuannya berapa belum ada informasi,” paparnya.

Dia mengakui bahwa hingga saat ini Honggo masih berada di Singapura. Saat awal kasus tersebut mencuat, Honggo dipastikan sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di negeri singa putih tersebut. ”karena berada di luar negeri sedang dicek kemungkinan menerbitkan red notice,” jelasnya.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
INTERNATIONAL CHAMPIONS CUP 2017
Tumbangkan Madrid, Guardiola Belum Puas?
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:57 wib
DINILAI SANGAT TIDAK EFEKTIF
YLKI Kritik Larangan OJK soal Travel Umrah Promo
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:49 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Alasan Emre Can Disarankan Tak Gabung Juventus
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:43 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Berpeluang Gabung Barcelona, Ini Kata Dybala
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:39 wib
MESKI DIRESTUI DPR
Penambahan Subsidi Listrik Tak Direstui Kemenkeu, Ini Alasannya
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:36 wib
BERDASARKAN BEBERAPA FAKTOR
Keuangan Indonesia Dipastikan Normal, Ini Penjelasan Menkeu
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:26 wib
AKSI TOLAK PERPPU ORMAS
Polisi Langsung Tindak HTI jika Ikut Aksi 287
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:08 wib
BANGUN PEREKONOMIAN
Dua Pejabat Keuangan Baru Dilantik Sri Mulyani
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:04 wib
GELAR PERTEMUAN DI CIKEAS
Disuguhi Nasi Goreng, Prabowo Puji Intel SBY
Jumat, 28 Juli 2017 - 16:58 wib
MEET UP SOSIALISASI THE NEXTDEV 2017
Telkomsel Beri Penajaman Pengetahuan para Start Up
Jumat, 28 Juli 2017 - 16:52 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ini Pengakuan Chairuman usai Diperiksa KPK

Jumat, 28 Juli 2017 - 17:32 WIB

Polisi Langsung Tindak HTI jika Ikut Aksi 287

Jumat, 28 Juli 2017 - 17:08 WIB

Kawal Aksi 287, Polisi Kerahkan Delapan Ribu Personel
Kasus e-KTP, Chairuman Harahap Dipanggil KPK

Jumat, 28 Juli 2017 - 16:40 WIB

Kasus Narkoba, Mantan Personel Peterpan Divonis 8 Bulan Penjara
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us