Wonderful Indonesia
PERLINDUNGAN KONSUMEN
Mengaku Kecolongan, BPOM Tarik Mi Mengandung Babi
Senin, 19 Juni 2017 - 00:54 WIB > Dibaca 2024 kali Print | Komentar
Mengaku Kecolongan, BPOM Tarik Mi Mengandung Babi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Lagi-lagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kecolongan. Makanan tak sesuai ketentuan beredar di pasaran. Bahkan parahnya, makanan jenis mi instan itu sudah memperoleh nomor izin edar.

Ahad (18/6), BPOM Pusat mengeluarkan surat peringatan soal penarikan empat produk mi instan asal Korea Selatan. Mi instan yang diimpor PT Koin Bumi itu dinyatakan mengandung babi.

Adapun keempat produk tersebut, yakni Shin Ramyun Black (BPOM RI ML 231509052014), Mi Instan U-Dong (BPOM RI ML 231509497014), Mi Instan Rasa Kimchi (BPOM RI ML 231509448014), dan Mi Instan Yeul Ramen (BPOM RI ML 231509284014).

Kepala BPOM Penny Lukito membenarkan penarikan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel dan pengujian terhadap parameter DNA spesifik babi. Hasilnya, ada beberapa produk yang menunjukkan positif mengandung DNA babi. Merespons hasil tersebut, Penny telah meminta importer untuk menarik produk tersebut.

Dia juga menginstruksikan pada seluruh Balai Besar POM Indonesia untuk ikut memonitor. Bila masih menemukan barang tersebut, maka wajib ditarik.

 ”Badan POM melakukan pengawasan postmarket setelah produk di pasar ternyata menunjukkan kandungan babi. Jadi kita cabut izin edar,” ujarnya kemarin (18/6).

Pangan tersebut sejatinya tak masalah diedarkan. Namun, harus dengan mencantumkan tanda khusus berupa tulisan “mengandung babi” dan gambar babi berwana merah dalam kotak berwarna merah dengan dasar putih. Sehingga, konsumen paham terhadap kandungan pangan yang akan dikonsumsinya. Seperti yang diatur dalam peraturan Kepala BPOM No 12/2016.

”Pada saat pangan mendaftarkan untuk mendapat izin edar, mereka harus mengajukan data secara jelas apakah mengandung babi atau tidak,” katanya.

Jika mengandung babi, harus disertai gambar babi. “Sehingga, nomor izin edar kami keluarkan sebagai produk mengandung babi dengan label informasi dan gambar babi,” sambungnya.

Dalam kasus ini, importer mendaftarkan beberapa jenis. Ada yang mengandung babi dan tidak. Sehingga, BPOM pun memberi izin edar seusai dokumen tersebut. Tapi nyatanya, ada produk dengan fragmen babi yang beredar tanpa label “mengandung babi”.  Penny menegaskan, pihaknya tidak akan main-main atas hal ini. Pihak importer pun bakal disanksi lebih berat bila memang ada unsur kesengajaan.

Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LP POM MUI) Lukmanul Hakim menyesalkan produk mi yang mengandung babi tanpa disertai penanda khusus. Apalagi diketahui produk tersebut sudah mendapatkan label makanan luar negeri (ML) dari BOPM.

 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
INTERNATIONAL CHAMPIONS CUP 2017
Tumbangkan Madrid, Guardiola Belum Puas?
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:57 wib
DINILAI SANGAT TIDAK EFEKTIF
YLKI Kritik Larangan OJK soal Travel Umrah Promo
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:49 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Alasan Emre Can Disarankan Tak Gabung Juventus
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:43 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Berpeluang Gabung Barcelona, Ini Kata Dybala
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:39 wib
MESKI DIRESTUI DPR
Penambahan Subsidi Listrik Tak Direstui Kemenkeu, Ini Alasannya
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:36 wib
BERDASARKAN BEBERAPA FAKTOR
Keuangan Indonesia Dipastikan Normal, Ini Penjelasan Menkeu
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:26 wib
AKSI TOLAK PERPPU ORMAS
Polisi Langsung Tindak HTI jika Ikut Aksi 287
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:08 wib
BANGUN PEREKONOMIAN
Dua Pejabat Keuangan Baru Dilantik Sri Mulyani
Jumat, 28 Juli 2017 - 17:04 wib
GELAR PERTEMUAN DI CIKEAS
Disuguhi Nasi Goreng, Prabowo Puji Intel SBY
Jumat, 28 Juli 2017 - 16:58 wib
MEET UP SOSIALISASI THE NEXTDEV 2017
Telkomsel Beri Penajaman Pengetahuan para Start Up
Jumat, 28 Juli 2017 - 16:52 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ricko Tewas, Ridwan Kamil: Kalau Nonton Bola...

Jumat, 28 Juli 2017 - 16:30 WIB

Bukti Baru dari Kasus PT IBU, Beras Maknyuss dan Cap Ayam Jago Ternyata...
DPR Diminta Tunda Reses demi Bahas Regulasi Pemilu
Beberapa Program Jokowi yang Berhasil Menurut PDI P
Garam untuk Rumah Tangga Langka, Ini Tanggapan Presiden
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us