Wonderful Indonesia
PERLINDUNGAN KONSUMEN
Mengaku Kecolongan, BPOM Tarik Mi Mengandung Babi
Senin, 19 Juni 2017 - 00:54 WIB > Dibaca 2481 kali Print | Komentar
Mengaku Kecolongan, BPOM Tarik Mi Mengandung Babi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Lagi-lagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kecolongan. Makanan tak sesuai ketentuan beredar di pasaran. Bahkan parahnya, makanan jenis mi instan itu sudah memperoleh nomor izin edar.

Ahad (18/6), BPOM Pusat mengeluarkan surat peringatan soal penarikan empat produk mi instan asal Korea Selatan. Mi instan yang diimpor PT Koin Bumi itu dinyatakan mengandung babi.

Adapun keempat produk tersebut, yakni Shin Ramyun Black (BPOM RI ML 231509052014), Mi Instan U-Dong (BPOM RI ML 231509497014), Mi Instan Rasa Kimchi (BPOM RI ML 231509448014), dan Mi Instan Yeul Ramen (BPOM RI ML 231509284014).

Kepala BPOM Penny Lukito membenarkan penarikan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel dan pengujian terhadap parameter DNA spesifik babi. Hasilnya, ada beberapa produk yang menunjukkan positif mengandung DNA babi. Merespons hasil tersebut, Penny telah meminta importer untuk menarik produk tersebut.

Dia juga menginstruksikan pada seluruh Balai Besar POM Indonesia untuk ikut memonitor. Bila masih menemukan barang tersebut, maka wajib ditarik.

 ”Badan POM melakukan pengawasan postmarket setelah produk di pasar ternyata menunjukkan kandungan babi. Jadi kita cabut izin edar,” ujarnya kemarin (18/6).

Pangan tersebut sejatinya tak masalah diedarkan. Namun, harus dengan mencantumkan tanda khusus berupa tulisan “mengandung babi” dan gambar babi berwana merah dalam kotak berwarna merah dengan dasar putih. Sehingga, konsumen paham terhadap kandungan pangan yang akan dikonsumsinya. Seperti yang diatur dalam peraturan Kepala BPOM No 12/2016.

”Pada saat pangan mendaftarkan untuk mendapat izin edar, mereka harus mengajukan data secara jelas apakah mengandung babi atau tidak,” katanya.

Jika mengandung babi, harus disertai gambar babi. “Sehingga, nomor izin edar kami keluarkan sebagai produk mengandung babi dengan label informasi dan gambar babi,” sambungnya.

Dalam kasus ini, importer mendaftarkan beberapa jenis. Ada yang mengandung babi dan tidak. Sehingga, BPOM pun memberi izin edar seusai dokumen tersebut. Tapi nyatanya, ada produk dengan fragmen babi yang beredar tanpa label “mengandung babi”.  Penny menegaskan, pihaknya tidak akan main-main atas hal ini. Pihak importer pun bakal disanksi lebih berat bila memang ada unsur kesengajaan.

Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LP POM MUI) Lukmanul Hakim menyesalkan produk mi yang mengandung babi tanpa disertai penanda khusus. Apalagi diketahui produk tersebut sudah mendapatkan label makanan luar negeri (ML) dari BOPM.

 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERUNGKAP DALAM DAKWAAN JPU KPK
Novanto Libatkan Anak dan Istri dalam Proyek e-KTP, Begini Skenarionya
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:20 wib
TERIMA KABAR DARI AJUDAN
Mengkhawatirkan, Begini Kondisi AM Fatwa Sebelum Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:10 wib
JADI SAHABAT BERTUKAR PIKIRAN
Sering Dikritik AM Fatwa, SBY Ucapkan Belasungkawa
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:00 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Dibuat Stres oleh Kiper Ini
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:55 wib
DITAHAN DI RUTAN PONDOK BAMBU
Kasasi Ditolak MA, Publik Penasaran Kondisi Terkini Jessica
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Resmi! Hakim Gugurkan Permohonan Praperadilan Setya Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:30 wib
GANTIKAN SETYA NOVANTO
Airlangga Jabat Ketum Golkar, Ini Reaksi Aziz Syamsuddin
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:20 wib
PAMITAN DENGAN DOKTER
Sebelum Wafat, AM Fatwa Sampaikan Pesan Ini kepada Ketua DPD
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:10 wib
DIANGKAT SESUAI AD/ART
Simak! Profil Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar Pengganti Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mengkhawatirkan, Begini Kondisi AM Fatwa Sebelum Meninggal Dunia
Sering Dikritik AM Fatwa, SBY Ucapkan Belasungkawa

Kamis, 14 Desember 2017 - 17:00 WIB

Sebelum Wafat, AM Fatwa Sampaikan Pesan Ini kepada Ketua DPD
Usulkan 250 Ribu Kuota CPNS Baru

Kamis, 14 Desember 2017 - 13:48 WIB

Persekusi Ulama, Anggota DPD Bisa Diberhentikan

Kamis, 14 Desember 2017 - 13:42 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us