Wonderful Indonesia
SEKOLAH TAK PUNYA FASLITISAS MEMADAI
KPAI: Kasus Bullying Malah Bertambah dengan Full Day School
Sabtu, 17 Juni 2017 - 16:46 WIB > Dibaca 865 kali Print | Komentar
KPAI: Kasus Bullying Malah Bertambah dengan Full Day School
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus bullying di sekolah tidak serta-merta hilang dengan penerapan full day school. Menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang terjadi malah sebaliknya. Ketua KPAI Asrorun Ni’am Sholeh menilai, saat ini banyak sekolah-sekolah tidak memiliki fasilitas memadai. Seperti adanya lapangan.

Karena itu, para siswa kemungkinan akan terganggu psikologisnya. Sebab, mereka tidak bisa menyalurkan kegiatan bermainnya yang kemudian menyasar ke siswa lain dengan melakukan bullying. "Nah dengan memperpanjangkan waktu ini mempunyai potensi kekerasan lebih tinggi," katanya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Asrorun menyatakan, adanya bullying itu mayoritas terjadi di sekolah yang dilakukan siswa. Karena itu, dia pesimistis adanya full day school itu bisa mengurangi bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, kasus bullying dan kekerasan di sekolah menduduki posisi ketiga setelah kasus anak berhadapan dengan hukum.

Terlebih, setelah 2014 hingga saat ini kekerasan atau bullying terus meningkat. "Jadi , adanya peningkatan tren dari kekerasan di sekolah ini," tuturnya.

Di samping itu, perlu adanya pembangunan karakter kepada guru apabila nantinya full day school diterapkan. Sebab, jika tidak akan pembangunan karekter guru bisa melakukan tindakan kekerasan karena mereka terganggu psikologisnya, seperti jenuh atau bosan akibat program full day school. "Jadi, penambahan jam sekolah tanpa disertai penguatan karakter guru akan berpeluang besar terjadinya peningkatan ‚Äékekerasan anak," tandasnya. (cr2)

Sumber:JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
UIN Suska Miliki Ahli Fiqih Zakat

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:09 WIB

UR Fasilitasi Revitalisasi Pembinaan Petani Sawit Swadaya
Siswa SMA Education 21 Kulim Raih Beasiswa Singapura

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:27 WIB

Dr Erlin MKom Nakhodai STMIK Amik Riau

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:22 WIB

Kasek Belum Paham Buat RKS

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us