Wonderful Indonesia
PROGRAM PENGUATAN KARAKTER
Begini Penjelasan Kemendikbud soal Full Day School
Sabtu, 17 Juni 2017 - 16:36 WIB > Dibaca 856 kali Print | Komentar
Begini Penjelasan Kemendikbud soal Full Day School
Mendikbud Muhadjir Effendy. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang akan melakukan penerapan full day school di Juli 2017 mendatang, atau di tahun ajaran baru menuai reaksi pro dan kontra. Menurut Kepala Biro Komunukasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ari Santoso, adanya full day school itu bukan berarti para siswa harus berada di sekolah selama 8 jam.

Dia menyebut, dari 8 jam itu akan dibagi dengan kegiatan belajar di luar sekolah. "Jadi, memang enggak 8 jam itu diselesaikan di sekolah, kan ada kegiatan di luar (misalnya ekstra kulikuler) dan belajar kelompok," ujarnya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Diterangkannya, 8 jam itu juga tidak diisi dengan materi pelajaran‎ secara terus menerus sehingga ada penguatan karakter lewat kegiatan ekstra kulikuler. Karena itu, dia menilai publik belum paham sepenuhnya mengenai mekanisme full day school tersebut. "Jadi, niat pemerintah bukan menambah kegiatan intrakulikuler tapi menambah waktu bermain anak lewat ekstrakulikuler," tegasnya.

Karena itu, dia menolak apabila program full day school dinilai menyandera para siswa dan siswi di sekolah. Dia menilai, pemerintah menambah 8 jam belajar itu semata-mata untuk memberkuat pendidikan karakter. Seperti adanya jam khusus siswa melakukan kegiatan ekstrakulikuler. "Padahal full day school ini asalah memperkuat pendidikan karakter," sebutnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy sebelumnya telah menetapkan Permen Nomor 23/2017 tentang Hari Sekolah yang mengatur sekolah 8 jam sehari dan selama 5 hari atau full day school. Kebijakan itu juga berlaku pada tahun ajaran baru yang jautuh pada Juli 2017. Kehadiran Permen itu merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 19/2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74/2008 tantang Guru. Muhadjir menilai, selama ini di sekolah negeri khusunya memang hanya belajar dari Senin hingga Jumat.

Namun, siswa masih terbebani dengan kegiatan ekstrakulikuler pada Sabtu atau Ahad. Dengan adanya aturan itu, siswa tidak perlu lagi berkegiatan di hari Sabtu ataupun Ahad. Dua hari itu nantinya benar-benar menjadi hari libur bagi para siswa.(cr2)

Sumber:JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
UIN Suska Miliki Ahli Fiqih Zakat

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:09 WIB

UR Fasilitasi Revitalisasi Pembinaan Petani Sawit Swadaya
Siswa SMA Education 21 Kulim Raih Beasiswa Singapura

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:27 WIB

Dr Erlin MKom Nakhodai STMIK Amik Riau

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:22 WIB

Kasek Belum Paham Buat RKS

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us