Wonderful Indonesia
MENDIKBUD HARUS KAJI ULANG
Kebijakan Full Day School Dinilai Rugikan Madrasah
Sabtu, 17 Juni 2017 - 16:29 WIB > Dibaca 763 kali Print | Komentar
Kebijakan Full Day School Dinilai Rugikan Madrasah
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penerapa 5 hari sekolah dan 8 jam belajar atau full day school dinilai telah diberlakukan sepihak oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Itu karena banyak yang menentang kebijakan tersebut. Pemerhati pendidikan Jejen Musfah mengatakan, Muhadjir perlu melakukan pengkajian ulang terhadap Peraturan Menteri (Permen) Nomor 23/2017 tentang Hari Sekolah yang mengatur full day school.

Sebab, sekolah madrasah sangat dirugikan jam pelajaran agamannya harus 10 persen saja. "Jadi, sangat bijak kalau melihat kesiapan masdrasah dulu, dan jangan dipaksakan," katanya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Karena itu, dia meminta Mendikbud melakukan evaluasi terhadap Permen tersebut. Pasalnya apabila ada kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat banyak, maka akan menimbulkan suatu kegaduhan. "Jadi, memang apabila tidak bisa dilakukan full day school maka dilakukan revisi," tuntasnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy sebelumnya melihat bahwa perlu penerapan kebijakan baru di tahun pelajaran baru pada Juli 2017 nanti, yakni full day school. Muhadjir berpandangan di sekolah negeri khusunya memang hanya belajar dari Senin hingga Jumat. Namun, siswa masih terbebani dengan kegiatan ekstrakulikuler pada Sabtu atau Ahad

Dengan adanya kebijakan full day school itu, siswa tidak perlu lagi berkegiatan di hari Sabtu ataupun Ahad. Dua hari itu nantinya benar-benar menjadi hari libur bagi para siswa.(cr2)

Sumber:JPG
Editor: Boy Riza Utama

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
UIN Suska Miliki Ahli Fiqih Zakat

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:09 WIB

UR Fasilitasi Revitalisasi Pembinaan Petani Sawit Swadaya
Siswa SMA Education 21 Kulim Raih Beasiswa Singapura

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:27 WIB

Dr Erlin MKom Nakhodai STMIK Amik Riau

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:22 WIB

Kasek Belum Paham Buat RKS

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us