Wonderful Indonesia
Kabupaten Indragiri Hilir
Bijak Gunakan Media Sosial
Selasa, 06 Juni 2017 - 10:52 WIB > Dibaca 253 kali Print | Komentar
Bijak Gunakan Media Sosial
RAWAN BENCANA: Bupati Inhil HM Wardan melihat beberapa titik daerah rawan bencana longsor di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra).
Advertorial Indragiri Hilir
(RIAUPOS.CO) - BUPATI Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meminta, masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) seperti Facebook (FB) dan sebagainya dalam berinteraksi social di dunia maya.

Sarana itu bukan tempat untuk menghujat, menghina, melecehkan apalagi sampai menabur kebencian yang bisa berujung terganggunya kondusivitas suatu daerah. Termasuk pencemaran nama baik seseorang.

“Gunakanlah, media sosial untuk hal-hal positif. Jangan sampai menggunakan untuk menjelek-jelekkan orang. Itu tidak bagus,” pesan Bupati Inhil HM Wardan, Senin (5/6).

Menanggapi akun FB atas nama Egal Rmbc yang memposting kata-kata yang tidak pantas, yang ditujukan kepada Wardan dan Jokowi menurut Bupati, itu merupakan kalimat yang tidak seharusnya di posting.

“Ya mau bagaimana lagi. Mungkin si pemilik akun belum paham kalau ada undang-undang yang mengatur tentang transaksi elektronik dan sejenisnya,” kata Wardan.

Pada akun Egal Rmbc yang di posting 3 Juni 2017, berbunyi kalimat yang sangat tidak pantas. Entah apa latar belakang dan tujuan pemilik akun sampai berani memposting kalimat tercela yang tidak pantas.    “Saya juga tidak tahu apa maksudnya. Padahal saya tidak kenal sama dia. Mungkin saja yang bersangkutan khilaf. Mudah-mudahan ke depan dia tak mengulanginya,” kata Bupati.

Saat ditanya apakah Wardan, secara pribadi akan membawa kasus tersebut ke hukum. Atau membuat laporan polisi agar pelaku dapat dikenakan sangsi sesuai ketentuan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau secara pribadi saya tidak ada masalah. Namun sebagai pejabat negara, ada pula aturan yang mengatur tentang pencemaran nama baik. Kita tunggulah apakah itu yang bersangkutan mau meminta maaf dan menyadari kesalahannya,” imbuh Bupati.

Adapun kalimat yang tercantum dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah. Setiap orang  yang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  mendistribusikan dan/atau  mentransmisikan dan/atau  membuat  dapat diaksesnya  informasi  elektronik  dan/atau  dokumen  elektronik  yang memiliki muatan  penghinaan dan/atau pencemaran nama  baik sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 27  ayat  (3)  dipidana  dengan  pidana  penjara  paling lama 4 (empat)  tahun  dan/atau denda paling banyak  Rp750  juta.(adv)




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PENYERANGAN MAPOLDA SUMUT
Teroris Itu Tikam Leher dan Dada Aiptu Martua
Senin, 26 Juni 2017 - 08:09 wib
DARI TEMUAN DOKUMEN DI KEDIAMAN PELAKU
Penyerang Mapolda Sumut Diduga Pro-ISIS
Senin, 26 Juni 2017 - 07:52 wib

Mudik ke Jogja? Nikmati Keindahan 10 Pantai Ini
Senin, 26 Juni 2017 - 02:49 wib
IDUL FITRI 1438 H
Kapolda Salat Ied Bersama Gubri di Masjid Annur
Senin, 25 Juni 2017 - 20:56 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Keberadaan Anak Yatim-Piatu Didata

Jumat, 23 Juni 2017 - 09:08 WIB

Komit Tegakkan Perda Selama Ramadan

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:35 WIB

Laporan Pelanggaran Perda Ditindaklanjuti

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:32 WIB

Pemprov Prioritaskan Mudik Aman Lancar

Jumat, 23 Juni 2017 - 06:15 WIB

Tambah Libur, ASN Disanksi

Jumat, 23 Juni 2017 - 04:28 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us