Wonderful Indonesia
Kabupaten Indragiri Hilir
Bijak Gunakan Media Sosial
Selasa, 06 Juni 2017 - 10:52 WIB > Dibaca 470 kali Print | Komentar
Bijak Gunakan Media Sosial
RAWAN BENCANA: Bupati Inhil HM Wardan melihat beberapa titik daerah rawan bencana longsor di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra).
Advertorial Indragiri Hilir
(RIAUPOS.CO) - BUPATI Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meminta, masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) seperti Facebook (FB) dan sebagainya dalam berinteraksi social di dunia maya.

Sarana itu bukan tempat untuk menghujat, menghina, melecehkan apalagi sampai menabur kebencian yang bisa berujung terganggunya kondusivitas suatu daerah. Termasuk pencemaran nama baik seseorang.

“Gunakanlah, media sosial untuk hal-hal positif. Jangan sampai menggunakan untuk menjelek-jelekkan orang. Itu tidak bagus,” pesan Bupati Inhil HM Wardan, Senin (5/6).

Menanggapi akun FB atas nama Egal Rmbc yang memposting kata-kata yang tidak pantas, yang ditujukan kepada Wardan dan Jokowi menurut Bupati, itu merupakan kalimat yang tidak seharusnya di posting.

“Ya mau bagaimana lagi. Mungkin si pemilik akun belum paham kalau ada undang-undang yang mengatur tentang transaksi elektronik dan sejenisnya,” kata Wardan.

Pada akun Egal Rmbc yang di posting 3 Juni 2017, berbunyi kalimat yang sangat tidak pantas. Entah apa latar belakang dan tujuan pemilik akun sampai berani memposting kalimat tercela yang tidak pantas.    “Saya juga tidak tahu apa maksudnya. Padahal saya tidak kenal sama dia. Mungkin saja yang bersangkutan khilaf. Mudah-mudahan ke depan dia tak mengulanginya,” kata Bupati.

Saat ditanya apakah Wardan, secara pribadi akan membawa kasus tersebut ke hukum. Atau membuat laporan polisi agar pelaku dapat dikenakan sangsi sesuai ketentuan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau secara pribadi saya tidak ada masalah. Namun sebagai pejabat negara, ada pula aturan yang mengatur tentang pencemaran nama baik. Kita tunggulah apakah itu yang bersangkutan mau meminta maaf dan menyadari kesalahannya,” imbuh Bupati.

Adapun kalimat yang tercantum dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah. Setiap orang  yang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak  mendistribusikan dan/atau  mentransmisikan dan/atau  membuat  dapat diaksesnya  informasi  elektronik  dan/atau  dokumen  elektronik  yang memiliki muatan  penghinaan dan/atau pencemaran nama  baik sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 27  ayat  (3)  dipidana  dengan  pidana  penjara  paling lama 4 (empat)  tahun  dan/atau denda paling banyak  Rp750  juta.(adv)




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Pjs Bupati Pimpin Rakor Bersama OPD
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:45 wib

Pelayanan Tidak Boleh Terhenti
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:40 wib

Camat Reteh Apresiasi Keberadaan BUMDes Tanjung Raya
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:33 wib

Mayat Karyawan PT THIP
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:31 wib

Kembangkan Kelapa Pandan Wangi
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:28 wib

Bhabinkamtibmas dan Masyarakat Perbaiki Jembatan Rusak
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:22 wib
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
Jajak Pendapat soal Wapres, Anies Baswedan di Bawah Ahok
Mentan : Sekarang ini Pertanian Zaman Now

Kamis, 15 Februari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us