Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Perca >>
CATATAN SEPAKBOLA FINAL LIGA CHAMPIONS
Pertahanan Terbaik atau Ketajaman Mencetak Gol?
Minggu, 04 Juni 2017 - 01:11 WIB > Dibaca 2347 kali Print | Komentar
 Pertahanan Terbaik atau Ketajaman Mencetak Gol?
FINAL Liga Champions kali ini akan menjadi sebuah sejarah, baik bagi juara bertahan Real Madrid atau Juventus. Ini bukan hanya pertarungan antara tim dengan pertahanan terbaik sepanjang musim, dan tim dengan daya serang paling tajam dalam menciptakan gol.  Juventus dengan hanya kebobolan 3 gol dalam 12 laga, menjadi tim yang paling sulit dijebol gawangnya. Ini bukan karena kepiawaian seorang kiper veteran Gianluigi Buffon, tetapi merupakan kerja kolektif, kerja sebuah sistem pertahanan yang dibangun dengan rapi oleh sang allenatore, Massimo Allegri.

Begitu juga dengan kolektivitas yang dibangun Zinedine Zidane di lini tengah dan serang Madrid yang mampu mencetak 32 gol dalam 12 pertandingan atau rata-rata 2,67 gol per laga.  Meski Karim Benzema dijadikan sebagai penyerang utama, namun gol bisa dicetak oleh siapapun. Cristiano Ronaldo adalah protagonista utama, dan bek sekelas Sergio Ramos sering menjadi pemain yang sulit dideteksi ketika masuk ke kotak penalti lawan, terutama saat terjadi tendangan sudut, dengan gol-golnya.

Maka, partai final dinihari nanti menjadi partandingan yang sangat sulit diprediksi. Zidane akan membawa sebuah ambisi besar Madrid yang selama ini telah mengampanyekan dirinya sebagai klub terbaik dan terbesar di dunia. Dengan 11 gelar Liga Champions yang dimiliki sebelum partai final, memang perlu waktu lama bagi AC Milan, Liverpool, Barcelona, atau Bayern Muenchen untuk menyamai pencapaian itu. Dan, dengan gelar ke-12 yang kini di depan mata, Zidane pasti akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam meracik sistem permainannya untuk menangkal pertahanan grendel yang selama ini menjadi kekuatan Juventus.

Juventus juga demikian. Dengan 17 gol yang bersarang di jala Keylor Navas hingga semifinal, menjadi catatan tersendiri bagi Allegri untuk mengatur formulasi serangan agar teror yang ditimbulkan di area kotak penalti yang dijaga Ramos, Rapahel Varane, Marcelo Vieira, Dani Carvajal atau Danilo yang menggantikannya, benar-benar terjadi. Allegri berhasil melakukannya di dua pertemuan saat semifinal melawan AS Monaco di semifinal. Dengan Gonzalo Higuain sebagai target utama, Paulo Dybala sebagai koki dan penyelesai alternatif termasuk peran triquesta, Juan Cuadrado atau Mario Mandzukic di sisi kanan, dan Miralem Pjanic di kiri, Juventus memiliki kapasitas yang sangat  potensial untuk menekan Madrid dari menit akhir.

Ini ditambah dengan kemampuan menyerang yang sangat tinggi dari seorang Dani Alves. Harus diakui, setelah cukup sulit beradaptasi dengan pendekatan Allegri di awal musim bergabung, plus cedera yang merudungnya, kini Alves menjadi salah satu pemain paling berbahaya bagi lawan yang dimiliki Juventus. Yang menarik, seperti yang sering dilakoninya saat di Barcelona, Alves akan berhadapan dengan  Marcelo, kompatriotnya di timnas Brazil. Keduanya punya tipe sama, yakni sering asyik membantu serangan dan mengirimkan umpan langsung ke kotak penalti, atau kadang menjadi finisher di saat yang tepat. Jika Madrid yang akan mengendalikan serangan, maka Alves akan kerepotan menjaga Marcelo. Sebaliknya, jika Juventus yang menyerang, maka Marcelo harus waspada karena di semifinal lawan Monaco, Alves sudah menjelaskan bagaimana tajamnya dia dan matangnya umpan yang dikirimkannya.

Pertarungan menarik akan terjadi di lini tengah. Dengan double pivot Sami Kedhira dan Claudio Marchisio,  yang berada di depan tiga bek (Leonardo Bonucci, Andrea Brazagli, dan Giorgio Chiellini), Juventus memang sangat kuat di pertahanan. Seperti peran yang dilakoninya semasa di VfL Stuttgart maupun saat di Madrid, Khedira adalah gelandang yang sangat kuat, baik dalam menyerang maupun bertahan.  Hal yang sama juga ada pada diri Marchisio. Setelah lama berkutat dengan cedera, Marchisio adalah gelandang ideal yang bisa menjaga kedalaman saat bertahan dan memiliki kemampuan baik ketika masuk ke kotak penalti lawan dan mencetak gol.




    

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ajukan Pengaspalan melalui Camat
Rabu, 20 September 2017 - 14:00 wib

Rabu, 20 September 2017 - 13:59 wib

Koruptor Makin Canggih
Rabu, 20 September 2017 - 13:53 wib
POLITIK
Kader Demokrat Banyak Mumpuni
Rabu, 20 September 2017 - 13:42 wib

Indonesia di Ambang Krisis Petani
Rabu, 20 September 2017 - 13:31 wib

Pemko Dukung Program Dakwah
Rabu, 20 September 2017 - 13:20 wib

Arisan Buat Seru-seruan
Rabu, 20 September 2017 - 12:59 wib

Lagi, Puluhan Bunga Bangkai Ditemukan
Rabu, 20 September 2017 - 12:50 wib

Uangnya buat Keperluan
Rabu, 20 September 2017 - 12:38 wib
Cari Berita
Perca Terbaru
Beratnya Perjuangan Sepakbola di SEA Games

Kamis, 17 Agustus 2017 - 00:12 WIB

"Legends of the Fall": Tentang Cinta dan Kesetiaan tanpa Batas
Antara Sri Bintang Pamungkas dan Amien Rais

Kamis, 08 Juni 2017 - 17:10 WIB

Keberuntungan atau Kecerdasan Zidane?

Kamis, 20 April 2017 - 03:04 WIB

Diapresiasi Mampu Jaga Kemajemukan

Senin, 10 April 2017 - 09:05 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us