Wonderful Indonesia
PEKANBARU
Pengurusan Izin Rumah Makan Non Muslim Gratis
Sabtu, 03 Juni 2017 - 09:59 WIB > Dibaca 769 kali Print | Komentar
Pengurusan Izin Rumah Makan Non Muslim Gratis
SPANDUK: Seorang warga melintas di depan rumah makan di kawasan Jalan Ahmad Yani yang terpasang spanduk imbauan dari Pemerintah Kota Pekanbaru khusus untuk rumah makan non-muslim yang boleh buka siang hari pada bulan Ramadan, Jumat (2/6/2017).
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan imbauan mengenai aturan buka rumah makan (RM) pada siang hari. Di mana, Pemerintah mewajibkan kepada rumah makan atau restoran yang boleh buka hanya rumah makan non muslim yang telah terlebih dahulu diurus izinnya kepada Dinas Penanaman Modal Terpadu Pelayanan Satu Pintu (DPM PTSP). Hal tersebut tertuang ke dalam Imbauan Walikota Pekanbaru  No.478 tertanggal 15 Mei 2017.

Dimana pemilik usaha bisa mengurus izin buka rumah makan setelah mendapatkan rekomendasi dari DPM PTSP. Setelah mendapatkan rekomendasi, rumah makan wajib memasang spanduk berukuran 1x4 meter dengan tulisan “kusus rumah makan non muslim”. Namun pada kenyataannya, pada siang hari masih banyak rumah makan yang buka tanpa izin rekomendasi dari dinas terkait. Serta tidak memasang spanduk seperti yang telah ditentukan.

Melihat kondisi tersebut, Kepala DPM PTSP Pekanbaru M Jamil menuturkan bahwa pengurusan izin rumah makan non muslim bisa di urus secara gratis alias tidak dipungut biaya. Caranya, pemilik usaha mendatangi kantor DPM PTSP yang terdapat di Komplek Perkantoran Walikota. Selanjutnya melakukan pendftaran usaha. Setelah itu barulah pemilik usaha bisa mencetak spanduk yang telah ditentukan spesifikasinya oleh DPMPTSP.

“Pengurusan izin ga dipungut biaya alias gratis,”ujar M Jamil kepada Riau Pos, Jumat (2/6).

Maka dari itu ia meminta kepada pemilik usaha rumah makan non muslim agar segera mengurus izin rekomendasi. Jika tidak, petugas Satpol PP selaku penegak perda akan mendatangi rumah makan yang melanggar dan melakukan penutupan paksa. Hal tersebut, kata Jamil sudah beberapa kali terjadi sejak awal Ramadan lalu.

“Kalau penindakan memang bukan ranah kami. Tapi saya lihat memang sudah sering warung makan yang ditutup paksa oleh Satpol PP karena tidak mematuhi imbauan yang dikeluarkan oleh Walikota Pekanbaru,”ujarnya.(nda)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Pjs Bupati Pimpin Rakor Bersama OPD
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:45 wib

Pelayanan Tidak Boleh Terhenti
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:40 wib

Camat Reteh Apresiasi Keberadaan BUMDes Tanjung Raya
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:33 wib

Mayat Karyawan PT THIP
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:31 wib

Kembangkan Kelapa Pandan Wangi
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:28 wib

Bhabinkamtibmas dan Masyarakat Perbaiki Jembatan Rusak
Selasa, 20 Februari 2018 - 13:22 wib
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 WIB

Organda Protes Pajak Pertalite

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 WIB

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 WIB

4.172 Orang Ikut Seleksi PSB UPT-LK

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:13 WIB

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us