Wonderful Indonesia
PEKANBARU
Pengurusan Izin Rumah Makan Non Muslim Gratis
Sabtu, 03 Juni 2017 - 09:59 WIB > Dibaca 598 kali Print | Komentar
Pengurusan Izin Rumah Makan Non Muslim Gratis
SPANDUK: Seorang warga melintas di depan rumah makan di kawasan Jalan Ahmad Yani yang terpasang spanduk imbauan dari Pemerintah Kota Pekanbaru khusus untuk rumah makan non-muslim yang boleh buka siang hari pada bulan Ramadan, Jumat (2/6/2017).
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan imbauan mengenai aturan buka rumah makan (RM) pada siang hari. Di mana, Pemerintah mewajibkan kepada rumah makan atau restoran yang boleh buka hanya rumah makan non muslim yang telah terlebih dahulu diurus izinnya kepada Dinas Penanaman Modal Terpadu Pelayanan Satu Pintu (DPM PTSP). Hal tersebut tertuang ke dalam Imbauan Walikota Pekanbaru  No.478 tertanggal 15 Mei 2017.

Dimana pemilik usaha bisa mengurus izin buka rumah makan setelah mendapatkan rekomendasi dari DPM PTSP. Setelah mendapatkan rekomendasi, rumah makan wajib memasang spanduk berukuran 1x4 meter dengan tulisan “kusus rumah makan non muslim”. Namun pada kenyataannya, pada siang hari masih banyak rumah makan yang buka tanpa izin rekomendasi dari dinas terkait. Serta tidak memasang spanduk seperti yang telah ditentukan.

Melihat kondisi tersebut, Kepala DPM PTSP Pekanbaru M Jamil menuturkan bahwa pengurusan izin rumah makan non muslim bisa di urus secara gratis alias tidak dipungut biaya. Caranya, pemilik usaha mendatangi kantor DPM PTSP yang terdapat di Komplek Perkantoran Walikota. Selanjutnya melakukan pendftaran usaha. Setelah itu barulah pemilik usaha bisa mencetak spanduk yang telah ditentukan spesifikasinya oleh DPMPTSP.

“Pengurusan izin ga dipungut biaya alias gratis,”ujar M Jamil kepada Riau Pos, Jumat (2/6).

Maka dari itu ia meminta kepada pemilik usaha rumah makan non muslim agar segera mengurus izin rekomendasi. Jika tidak, petugas Satpol PP selaku penegak perda akan mendatangi rumah makan yang melanggar dan melakukan penutupan paksa. Hal tersebut, kata Jamil sudah beberapa kali terjadi sejak awal Ramadan lalu.

“Kalau penindakan memang bukan ranah kami. Tapi saya lihat memang sudah sering warung makan yang ditutup paksa oleh Satpol PP karena tidak mematuhi imbauan yang dikeluarkan oleh Walikota Pekanbaru,”ujarnya.(nda)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
212 Mahasiswa IKM STIKes Hang Tuah

Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:36 WIB

RSJ Tampan Tuan Rumah Porkesremen Nasional

Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:41 WIB

Polisi Siap untuk Dikoreksi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 11:57 WIB

Promosi di Pohon

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:41 WIB

Tempat Tisu dari Limbah Koran

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:31 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us