Wonderful Indonesia
NASIONAL
Potensi Kerawanan Media Sosial Jadi Atensi
Sabtu, 03 Juni 2017 - 08:12 WIB > Dibaca 391 kali Print | Komentar
Potensi Kerawanan Media Sosial Jadi Atensi
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Atensi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terhadap media sosial semakin tinggi. Berkaca pada pilkada tahun ini, mereka berniat membuat aturan guna menindak pelanggaran lewat media sosial.

Itu mau tidak mau harus dilakukan lantaran lembaga pengawas pemilu tersebut melihat potensi kerawanan yang dapat muncul dari media sosial. Jumat (2/6), mereka bertemu Menko Polhukam Wiranto guna melaporkan hal tersebut.

Ketua Bawaslu Abhan Misbah menjelaskan, dalam pertemuan itu dirinya menyampaikan sejumlah poin berkaitan dengan penyelenggaraan pilkada tahun depan dan pemilu 2019. ‘’Kami menyampaikan potensi kerawanan di pilkada,’’ kata dia usai berjumpa dengan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam kemarin. Potensi kerawanan dari media sosial termasuk poin yang dia sampaikan kepada mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu.

Menurut pria yang akrab dipanggil Abhan tersebut, salah satu concern instansinya berkaitan penyelenggaraan pemilu ke depan berada pada media sosial. Itu dia sampaikan berdasar kondisi saat ini. ‘’Itu menjadi atensi kami. Bagaimana hukum bisa melangkah ke sana,’’ jelasnya. Untuk itu, Bawaslu menyusun sejumlah strategi. Khususnya aturan pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilu di media sosial. Sehingga aturan yang ada saat ini semakin lengkap.

Namun demikin, bukan berarti Bawaslu bakal menindak setiap aktivitas berkaitan pemilu di media sosial. Pihaknya tetap melakukan upaya preventif sebelum melangkah ke jalur hukum. ‘’Jika di UU Pemilu tidak menjangkau, Bawaslu gunakan UU umum,’’ kata Abhan. Dia pun menyebutkan bahwa persekusi yang bermula dari aktivitas di media sosial turut menjadi perhatian. Instansinya akan mempertimbangkan itu dalam penyusunan indeks kerawanan pemilu.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI

Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 WIB

DPR Lakukan Ini agar Densus Tipikor Setara KPK

Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

Sembilan Usulan Pahlawan Nasional, Nama Gus Dur Termasuk
Sembilan Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us