Wonderful Indonesia
WASPADA KARHUTLA
Tiga Helikopter Tambahan Antisipasi Karhutla
Senin, 29 Mei 2017 - 01:49 WIB > Dibaca 2092 kali Print | Komentar
Tiga Helikopter Tambahan Antisipasi Karhutla
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Cuaca di Riau saat ini sama seperti 2015. Panasnya cukup terik, kendati sesekali masih ada turun hujan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan semua kemungkinan buruk bisa terjadi. Seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini harus diantisipasi dengan baik. Karena mengingat lahan di Riau banyak gambut dan mudah terbakar.

"Iklim Riau saat ini seperti 2015. Ini harus diwaspadai. Sebab, angin dari selatan ke utara dan berbelok ke tenggara. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumatera Selatan dan Jambi untuk sama-sama siaga,’’ kata Edwar kepada Riau Pos, usai menerima bantuan tiga heli dari pusat di Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, Ahad (28/5).

Untuk kesiapsiagaan ini, ditegaskannya, kalau hanya Riau saja yang siaga, sementara provinsi tetangga tidak, maka akan bisa akan kacau juga. Makanya, menurut dia harus sama-sama, dan saling koordinasi untuk semua lini.

‘’Intinya target kami di 2017 ini Riau tanpa asap, dan ini harus menjadi harapan bersama,’’ paparnya.

Terkait dengan bantuan tiga unit helikopter dari pusat melalaui BNPB, masing-masing adalah 1 helikopter tipe Mi-171, 1 helikopter tipe Mi-8 dan 1 heli tipe S-61 Sykorsky, ketiganya sudah berada dan stand by di Lanud Roesmin Nurjadin. Dan untuk diketahui, sebelumnya juga di Lanud RSN sudah ada dua helikopter, yaitu tipe Mi-172.

Edwar yang didampingi Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud RSN Kolonel Pnb Firman Dwi Cahyono MA, beserta staf BPBD dan Lanud RSN mengatakan, Pemprov Riau kembali mendapatkan tiga unit lagi bantuan helikopter.

"Jadi sekarang ada lima heli," kata Edwar.

 Untuk spesifikasi daya angkut water bombing (WB) dari tiga helikopter ini disebutkan sama dengan dua heli sebelumnya. Bisa mengangkut air untuk water bombing mencapai 5.000 liter atau 5 ton dalam satu bucket untuk sekali angkut. Dan waktu terbang maksimal 3 jam di udara.

Disebutkannya juga, untuk heli yang ada saat ini, akan diposisikan di tiga titik kuat yang bisa menjangkau dengan mudah karhutla. Yakni Pekanbaru, Dumai untuk membantu daerah pesisir, dan Japura Rengat Inhu, jika diperlukan. Ini untuk daerah selatan semua tergantung keperluan. Mengenai SOP kerjanya, disebutkannya, segera akan dirapatkan dan di koordinasikan.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUKUNGAN UNTUK EKOSISTEM DIGITAL YANG POSITIF
Family Protect, Layanan Internet Aman dari Telkomsel
Selasa, 16 Oktober 2017 - 17:45 wib

Menghadirkan Busana Muslimah Berfashion
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:48 wib
PEKANBARU CLEAN
Desain Indah, Agar Warga Cintai Lingkungan
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:32 wib

Mesin Sensor Internet Rp194 M
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:30 wib

Dinilai Tidak Akan Efektif
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:07 wib

Urban View + Yoga = Positive Vibes
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:30 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Bupati Apresiasi Peran Mahasiswa
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:21 wib

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:12 wib
Pekanbaru, riau
MAN 2 Pekanbaru Juara Olimpiade Science
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:10 wib
Pekanbaru, riau
BEI Riau Ajak Menabung Saham
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:08 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Tanam Suweg, Tumbuh Bunga Bangkai

Kamis, 12 Oktober 2017 - 09:01 WIB

SAA Ajak Warga Cegah Banjir

Rabu, 11 Oktober 2017 - 10:02 WIB

TPA di Selatpanjang Tak Layak

Rabu, 11 Oktober 2017 - 09:37 WIB

Sampah Rajawali Makin Parah

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 10:49 WIB

Gunakan Medsos Pasarkan Tas dari Limbah

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 10:40 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini