Wonderful Indonesia
WASPADA KARHUTLA
Tiga Helikopter Tambahan Antisipasi Karhutla
Senin, 29 Mei 2017 - 01:49 WIB > Dibaca 2418 kali Print | Komentar
Tiga Helikopter Tambahan Antisipasi Karhutla
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Cuaca di Riau saat ini sama seperti 2015. Panasnya cukup terik, kendati sesekali masih ada turun hujan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan semua kemungkinan buruk bisa terjadi. Seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini harus diantisipasi dengan baik. Karena mengingat lahan di Riau banyak gambut dan mudah terbakar.

"Iklim Riau saat ini seperti 2015. Ini harus diwaspadai. Sebab, angin dari selatan ke utara dan berbelok ke tenggara. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumatera Selatan dan Jambi untuk sama-sama siaga,’’ kata Edwar kepada Riau Pos, usai menerima bantuan tiga heli dari pusat di Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, Ahad (28/5).

Untuk kesiapsiagaan ini, ditegaskannya, kalau hanya Riau saja yang siaga, sementara provinsi tetangga tidak, maka akan bisa akan kacau juga. Makanya, menurut dia harus sama-sama, dan saling koordinasi untuk semua lini.

‘’Intinya target kami di 2017 ini Riau tanpa asap, dan ini harus menjadi harapan bersama,’’ paparnya.

Terkait dengan bantuan tiga unit helikopter dari pusat melalaui BNPB, masing-masing adalah 1 helikopter tipe Mi-171, 1 helikopter tipe Mi-8 dan 1 heli tipe S-61 Sykorsky, ketiganya sudah berada dan stand by di Lanud Roesmin Nurjadin. Dan untuk diketahui, sebelumnya juga di Lanud RSN sudah ada dua helikopter, yaitu tipe Mi-172.

Edwar yang didampingi Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud RSN Kolonel Pnb Firman Dwi Cahyono MA, beserta staf BPBD dan Lanud RSN mengatakan, Pemprov Riau kembali mendapatkan tiga unit lagi bantuan helikopter.

"Jadi sekarang ada lima heli," kata Edwar.

 Untuk spesifikasi daya angkut water bombing (WB) dari tiga helikopter ini disebutkan sama dengan dua heli sebelumnya. Bisa mengangkut air untuk water bombing mencapai 5.000 liter atau 5 ton dalam satu bucket untuk sekali angkut. Dan waktu terbang maksimal 3 jam di udara.

Disebutkannya juga, untuk heli yang ada saat ini, akan diposisikan di tiga titik kuat yang bisa menjangkau dengan mudah karhutla. Yakni Pekanbaru, Dumai untuk membantu daerah pesisir, dan Japura Rengat Inhu, jika diperlukan. Ini untuk daerah selatan semua tergantung keperluan. Mengenai SOP kerjanya, disebutkannya, segera akan dirapatkan dan di koordinasikan.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERUNGKAP DALAM DAKWAAN JPU KPK
Novanto Libatkan Anak dan Istri dalam Proyek e-KTP, Begini Skenarionya
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:20 wib
TERIMA KABAR DARI AJUDAN
Mengkhawatirkan, Begini Kondisi AM Fatwa Sebelum Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:10 wib
JADI SAHABAT BERTUKAR PIKIRAN
Sering Dikritik AM Fatwa, SBY Ucapkan Belasungkawa
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:00 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Dibuat Stres oleh Kiper Ini
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:55 wib
DITAHAN DI RUTAN PONDOK BAMBU
Kasasi Ditolak MA, Publik Penasaran Kondisi Terkini Jessica
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Resmi! Hakim Gugurkan Permohonan Praperadilan Setya Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:30 wib
GANTIKAN SETYA NOVANTO
Airlangga Jabat Ketum Golkar, Ini Reaksi Aziz Syamsuddin
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:20 wib
PAMITAN DENGAN DOKTER
Sebelum Wafat, AM Fatwa Sampaikan Pesan Ini kepada Ketua DPD
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:10 wib
DIANGKAT SESUAI AD/ART
Simak! Profil Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar Pengganti Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 16:00 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Daratan Pulau Topang Berkurang 1.857 Ha

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:31 WIB

Melihat Pengelolaan Sampah dari Jalanan Singapura (2) Tong Sampah Ada di Mana-mana
Februari, Swastanisasi Sampah

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:09 WIB

Penyeludupan Berpotensi Lebih Besar Saat Cuaca Buruk

Rabu, 13 Desember 2017 - 08:51 WIB

Melihat Pengelolaan Sampah dari Jalanan Singapura (1)

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:02 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us