Wonderful Indonesia
BATAM
Tahun Ini, Batam Jadi KEK
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:49 WIB > Dibaca 2233 kali Print | Komentar
Tahun Ini, Batam Jadi KEK
Berita Terkait



BATAM (RIAUPOS.CO) - Konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam akan segera direalisasikan tahun ini. Untuk mewujudkannya, Tim Teknis Dewan Kawasan (DK) tengah berada di Batam dan mengumpulkan masukan-masukan dari kalangan pemerintahan dan pengusaha untuk memberikan rekomendasi kepada DK.

‘’Sebagaimana arahan DK, transformasi Free Trade Zone (FTZ) menjadi KEK akan segera dilakukan. Makanya kami ingin mendengar masukan dari pengelola kawasan industri terlebih dahulu,’’ kata Ketua Tim Teknis DK sekaligus Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Lukita Dinarsyah Tuwo, Kamis (18/5) di Hotel Best Western Premier (BWP) Panbil setelah meninjau Kawasan Industri Panbil.

Masukan pertama yang ia peroleh adalah penurunan ekonomi terjadi karena masalah daya saing. ‘’Masalah ini terkait dengan biaya logistik misalnya dari sisi biaya pelabuhan,’’ tegasnya.

Makanya dukungan terhadap sektor logistik di pelabuhan sangat diperlukan. Masalah ini terjadi karena kelemahan dari kebijakan FTZ sendiri. Di mana ketika perusahaan industri mengekspor atau mengimpor barang ke luar negeri diberikan insentif seperti pembebasan pajak. ‘’Sedangkan dari Batam ke domestik malah dikenakan pajak dan bea masuk,’’ tambahnya.

Tentu hal ini sangat mengganggu karena negara tujuan ekspor pun saat ini tengah mengalami dampak dari kelesuan ekonomi global. Sehingga permintaan ekspor menurun, perusahaan kehilangan order dan terpaksa memangkas karyawannya.

‘’Kebijakan terkait hal ini tengah digodok di Kementerian Keuangan untuk industri di Batam. Seharusnya baik itu ke luar maupun ke dalam, nilainya harus sebanding sehingga bisa kompetitif,’’ jelasnya.

KEK tambah Lukita, sangat menjamin hal tersebut. Selain permasalahan insentif yang dikeluhkan pengusaha di kawasan industri, masalah utama penghambat pertumbuhan ekonomi Batam adalah dualisme pemerintahan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Di Jepang Ada Hutan Tempat Favorit Bunuh Diri
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:09 wib
TURUT DITANGGAPI PEMERINTAHAN PRESIDEN TURKI
Foto yang Sangat Menyentuh Hati Ini Jadi Viral di Media Sosial
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:02 wib
TURUT BERDUKA
Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Selasa, 22 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT DUKUNGAN FRAKSI DI DPR
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:45 wib
MENAG TANGGAPI KETUA MPR
Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:30 wib
RAPAT MENAG DENGAN DPR
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:20 wib
KEPENGURUSAN BARU
Selalu Update Soal Golkar, Novanto Sambut Baik Pengganti Idrus
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:15 wib
TAK GUBRIS UNDANGAN BAWASLU
Terancam Distop, Begini Perkembangan Kasus Mahar Politik La Nyalla
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:10 wib
MASIH MENJADI POLEMIK
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:05 wib
JADI SOROTAN DI MEDSOS
Warganet Nyiyir Pasha Tampil Beda, PAN: Dia kan Seniman
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Tiga RS Berhenti Layani Pasien BPJS

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:27 WIB

1.200 Pasangan di Medan Menikah di Bawah Umur

Rabu, 17 Januari 2018 - 14:43 WIB

"Saya Titip Anak Saya, karena Saya Tak Beri Dia Makan"

Senin, 15 Januari 2018 - 17:09 WIB

Keracunan Ikan Bakar, Satu Meninggal

Senin, 15 Januari 2018 - 14:07 WIB

Industri Pariwisata Kepri Hasilkan Rp4,8 Triliun

Senin, 15 Januari 2018 - 13:38 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us