Wonderful Indonesia
BATAM
Pengusaha Dukung KEK
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:44 WIB > Dibaca 1596 kali Print | Komentar
Pengusaha Dukung KEK
Pengusaha Dukung KEK.
BATAM (RIAUPOS.CO) - Bos Panbil Group, Johannes Kennedy merespon positif kunjungan tim teknis Dewan Kawasan yang ingin mencari masukan mengenai usulan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

‘’Kami menyambut baik kunjungan Sesmenko sekaligus Ketua Tim Teknis DK, Lukita Dinarsyah Tuwo karena kami diajak untuk menyumbang saran tentang Batam,’’ katanya saat diwawancarai di Hotel Best Western Premiere, Kamis (18/5).

Ia mendukung langkah tim teknis DK yang ingin mempercepat realisasi KEK. ‘’Badan pengelolanya tidak perlu besar, yang penting bisa selesaikan perizinan barang masuk dan penangannnya lebih simpel,’’ ujarnya.

Namun, secara tidak lang­sung Kennedy juga menyukai ide KEK pariwisata di Batam, tentu harus ditentukan zonasinya terlebih dahulu.’’KEK bisa macam-macam, ada KEK industri, ada KEK pariwisata, tinggal lihat zonasinya saja,’’ jelasnya.

Ide perluasan KEK ke wilayah Relang yang saat ini masih dalam status quo juga patut dipertimbangkan tim teknis DK. ‘’Harus ada daerah baru yang dikelola seperti Relang. Kalau bisa di Relang tidak perlu pungut UWTO. Banyak perusahaan habis dananya untuk UWTO, padahal baru mulai investasi sehingga terbebani,’’ ujarnya.

Wacana BP Batam yang ingin menerapkan konsep pengalokasian lahan secara lelang online juga secara tidak langsung didukung oleh pengusaha ternama ini.

‘’Ada terobosan baru, ba­gaimana kalau proses pengalokasian lahan baru diberikan kepada perusahaann yang punya kapabilitas, modal dan kepastian dalam investasi. Supaya nanti bisa tumbuh sehat sehingga bayar pajaknya pun lancar,’’ ungkapnya.

Kemudian pria berkacamata ini juga menyinggung tentang kelesuan ekonomi yang juga melanda dunia pariwisata di Batam. ‘’Kunjungan tim teknis ini juga bagus untuk mencari solusi buat dunia turisme yang tengah lesu,’’ ungkapnya.

Kennedy mengungkapkan restoran dan hotel banyak yang mengeluh karena ekonomi lesu. ‘’Batam itu kalau mau bagus pariwisatanya perlu 3 juta turis yang berkunjung,’’ ucapnya.

Sehingga ia memberikan saran agar Bandara Hang Nadim dikelola badan swasta, sama seperti bandara di Bali yang dikelola oleh Angkasa Pura yang bekerja sama dengan India. ‘’Supaya ada penerbangan langsung dari luar negeri ke Batam, sehingga turis pun meningkat,’’ katanya lagi. (leo/rpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Syamsuar Ajak Warga Introspeksi Diri
Jumat, 22 September 2017 - 15:47 wib

Tenda Bantuan Berhasil Dibangun
Jumat, 22 September 2017 - 14:54 wib

18 CSO Tinjau Pembangunan Lingkungan Siak
Jumat, 22 September 2017 - 14:44 wib

Auditor BPK Terima Suap
Jumat, 22 September 2017 - 14:41 wib

KPU Ajak Peretas Bantu Jaga Sipol
Jumat, 22 September 2017 - 14:41 wib

Balon Wagubri Khairuddin Bentuk Tim Relawan
Jumat, 22 September 2017 - 14:30 wib

Siak dan Rohil Buka Pendaftaran Panwascam
Jumat, 22 September 2017 - 14:30 wib

Titip Kepedulian untuk Rekan Alumni SMAN 428
Jumat, 22 September 2017 - 13:59 wib

SSBI Muda Empat Balai Bernuansa Islami
Jumat, 22 September 2017 - 13:04 wib
KAB BENGKALIS
Tiga Kecamatan Belum Terdaftar Di Kemendagri sebagai Pemilih
Jumat, 22 September 2017 - 12:55 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Hijrah Memperbaiki Kualitas Diri

Jumat, 22 September 2017 - 11:48 WIB

Terjungkal ke Laut, Diminta Tausiyah di Gereja

Jumat, 22 September 2017 - 11:46 WIB

Korban Galodo Solsel Direlokasi

Rabu, 20 September 2017 - 11:37 WIB

Cina Jajaki Kerja Sama Agrobisnis di Batam

Rabu, 20 September 2017 - 11:35 WIB

12 Napi Lapas Muaro Sijunjung Kabur

Senin, 18 September 2017 - 11:32 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us