Wonderful Indonesia
BATAM
Pengusaha Dukung KEK
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:44 WIB > Dibaca 1757 kali Print | Komentar
Pengusaha Dukung KEK
Pengusaha Dukung KEK.
BATAM (RIAUPOS.CO) - Bos Panbil Group, Johannes Kennedy merespon positif kunjungan tim teknis Dewan Kawasan yang ingin mencari masukan mengenai usulan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

‘’Kami menyambut baik kunjungan Sesmenko sekaligus Ketua Tim Teknis DK, Lukita Dinarsyah Tuwo karena kami diajak untuk menyumbang saran tentang Batam,’’ katanya saat diwawancarai di Hotel Best Western Premiere, Kamis (18/5).

Ia mendukung langkah tim teknis DK yang ingin mempercepat realisasi KEK. ‘’Badan pengelolanya tidak perlu besar, yang penting bisa selesaikan perizinan barang masuk dan penangannnya lebih simpel,’’ ujarnya.

Namun, secara tidak lang­sung Kennedy juga menyukai ide KEK pariwisata di Batam, tentu harus ditentukan zonasinya terlebih dahulu.’’KEK bisa macam-macam, ada KEK industri, ada KEK pariwisata, tinggal lihat zonasinya saja,’’ jelasnya.

Ide perluasan KEK ke wilayah Relang yang saat ini masih dalam status quo juga patut dipertimbangkan tim teknis DK. ‘’Harus ada daerah baru yang dikelola seperti Relang. Kalau bisa di Relang tidak perlu pungut UWTO. Banyak perusahaan habis dananya untuk UWTO, padahal baru mulai investasi sehingga terbebani,’’ ujarnya.

Wacana BP Batam yang ingin menerapkan konsep pengalokasian lahan secara lelang online juga secara tidak langsung didukung oleh pengusaha ternama ini.

‘’Ada terobosan baru, ba­gaimana kalau proses pengalokasian lahan baru diberikan kepada perusahaann yang punya kapabilitas, modal dan kepastian dalam investasi. Supaya nanti bisa tumbuh sehat sehingga bayar pajaknya pun lancar,’’ ungkapnya.

Kemudian pria berkacamata ini juga menyinggung tentang kelesuan ekonomi yang juga melanda dunia pariwisata di Batam. ‘’Kunjungan tim teknis ini juga bagus untuk mencari solusi buat dunia turisme yang tengah lesu,’’ ungkapnya.

Kennedy mengungkapkan restoran dan hotel banyak yang mengeluh karena ekonomi lesu. ‘’Batam itu kalau mau bagus pariwisatanya perlu 3 juta turis yang berkunjung,’’ ucapnya.

Sehingga ia memberikan saran agar Bandara Hang Nadim dikelola badan swasta, sama seperti bandara di Bali yang dikelola oleh Angkasa Pura yang bekerja sama dengan India. ‘’Supaya ada penerbangan langsung dari luar negeri ke Batam, sehingga turis pun meningkat,’’ katanya lagi. (leo/rpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Di Jepang Ada Hutan Tempat Favorit Bunuh Diri
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:09 wib
TURUT DITANGGAPI PEMERINTAHAN PRESIDEN TURKI
Foto yang Sangat Menyentuh Hati Ini Jadi Viral di Media Sosial
Selasa, 23 Januari 2018 - 00:02 wib
TURUT BERDUKA
Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Selasa, 22 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT DUKUNGAN FRAKSI DI DPR
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:45 wib
MENAG TANGGAPI KETUA MPR
Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:30 wib
RAPAT MENAG DENGAN DPR
Resmi! Ongkos Naik Haji Naik 2,58 Persen dari Tahun Lalu, Totalnya...
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:20 wib
KEPENGURUSAN BARU
Selalu Update Soal Golkar, Novanto Sambut Baik Pengganti Idrus
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:15 wib
TAK GUBRIS UNDANGAN BAWASLU
Terancam Distop, Begini Perkembangan Kasus Mahar Politik La Nyalla
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:10 wib
MASIH MENJADI POLEMIK
LGBT Termasuk Hak Asasi? Ini Komentar Komnas HAM
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:05 wib
JADI SOROTAN DI MEDSOS
Warganet Nyiyir Pasha Tampil Beda, PAN: Dia kan Seniman
Selasa, 22 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Tiga RS Berhenti Layani Pasien BPJS

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:27 WIB

1.200 Pasangan di Medan Menikah di Bawah Umur

Rabu, 17 Januari 2018 - 14:43 WIB

"Saya Titip Anak Saya, karena Saya Tak Beri Dia Makan"

Senin, 15 Januari 2018 - 17:09 WIB

Keracunan Ikan Bakar, Satu Meninggal

Senin, 15 Januari 2018 - 14:07 WIB

Industri Pariwisata Kepri Hasilkan Rp4,8 Triliun

Senin, 15 Januari 2018 - 13:38 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us