Wonderful Indonesia
BATAM
Pengusaha Dukung KEK
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:44 WIB > Dibaca 1025 kali Print | Komentar
Pengusaha Dukung KEK
Pengusaha Dukung KEK.
BATAM (RIAUPOS.CO) - Bos Panbil Group, Johannes Kennedy merespon positif kunjungan tim teknis Dewan Kawasan yang ingin mencari masukan mengenai usulan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

‘’Kami menyambut baik kunjungan Sesmenko sekaligus Ketua Tim Teknis DK, Lukita Dinarsyah Tuwo karena kami diajak untuk menyumbang saran tentang Batam,’’ katanya saat diwawancarai di Hotel Best Western Premiere, Kamis (18/5).

Ia mendukung langkah tim teknis DK yang ingin mempercepat realisasi KEK. ‘’Badan pengelolanya tidak perlu besar, yang penting bisa selesaikan perizinan barang masuk dan penangannnya lebih simpel,’’ ujarnya.

Namun, secara tidak lang­sung Kennedy juga menyukai ide KEK pariwisata di Batam, tentu harus ditentukan zonasinya terlebih dahulu.’’KEK bisa macam-macam, ada KEK industri, ada KEK pariwisata, tinggal lihat zonasinya saja,’’ jelasnya.

Ide perluasan KEK ke wilayah Relang yang saat ini masih dalam status quo juga patut dipertimbangkan tim teknis DK. ‘’Harus ada daerah baru yang dikelola seperti Relang. Kalau bisa di Relang tidak perlu pungut UWTO. Banyak perusahaan habis dananya untuk UWTO, padahal baru mulai investasi sehingga terbebani,’’ ujarnya.

Wacana BP Batam yang ingin menerapkan konsep pengalokasian lahan secara lelang online juga secara tidak langsung didukung oleh pengusaha ternama ini.

‘’Ada terobosan baru, ba­gaimana kalau proses pengalokasian lahan baru diberikan kepada perusahaann yang punya kapabilitas, modal dan kepastian dalam investasi. Supaya nanti bisa tumbuh sehat sehingga bayar pajaknya pun lancar,’’ ungkapnya.

Kemudian pria berkacamata ini juga menyinggung tentang kelesuan ekonomi yang juga melanda dunia pariwisata di Batam. ‘’Kunjungan tim teknis ini juga bagus untuk mencari solusi buat dunia turisme yang tengah lesu,’’ ungkapnya.

Kennedy mengungkapkan restoran dan hotel banyak yang mengeluh karena ekonomi lesu. ‘’Batam itu kalau mau bagus pariwisatanya perlu 3 juta turis yang berkunjung,’’ ucapnya.

Sehingga ia memberikan saran agar Bandara Hang Nadim dikelola badan swasta, sama seperti bandara di Bali yang dikelola oleh Angkasa Pura yang bekerja sama dengan India. ‘’Supaya ada penerbangan langsung dari luar negeri ke Batam, sehingga turis pun meningkat,’’ katanya lagi. (leo/rpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NASIONAL
Ingin Segera Kembali ke KPK
Sabtu, 22 Juli 2017 - 14:37 wib
Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Seksual
Implementasi Belum Sesuai Harapan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 13:40 wib
PASIRPENGARAIAN
Korban Luka Ledakan TNT Mulai Membaik
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:34 wib
POLITIK
Aturan Verifikasi Parpol Rawan Digugat
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:33 wib
POLITIK
DPW PPP Riau Rekomendasi Rusli Effendi Maju di Pilgubri
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:21 wib
Pasangan di Luar Nikah Digelandang ke Kantor Satpol PP
9 Orang Positif Narkoba
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:12 wib
HAJI 2017
15 JCH Belum Periksa Kesehatan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:06 wib
Ipda Dodi Vivino SH MH (Hukum Pidana UIR, 2002)
Jaga Amanah dan Profesionalisme
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:04 wib
M Fachrimsyah, SP MM (Agronomi Fakultas Petanian UIR, 1989)
Gali Potensi Perikanan Daerah
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:01 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Gempa 5,5 SR Guncang Padang Sidempuan, Puluhan Rumah Rusak
Dugaan Kecurangan Seleksi Taruna Akpol Juga Terjadi di Polda Sumut?
  HIV/AIDS Serang Sedikitnya 200 LGBT Kepri

Jumat, 16 Juni 2017 - 16:56 WIB

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3

Jumat, 16 Juni 2017 - 09:55 WIB

Pemerintah Dianggap Tak Proaktif Kembangkan Galangan Kapal
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us