Wonderful Indonesia
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:29 WIB > Dibaca 573 kali Print | Komentar
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rakornas II Pariwisata 2017 bertema Homestay Desa Wisata Indonesia Incorporated: 20.000 homestay untuk 2017 benar-benar menjadi panggung pencerahan. Ahli bedah bisnis sekaliber Rhenald Kasali  secara khusus membedah Digital Disruption yang menjadi tema CEO Message #27 Menpar Arief Yahya, di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/5).

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Komisaris Utama PT Angkasa Pura 2 itu memang ahlinya. Rhenald merupakan penulis buku-buku best seller di bidang manajemen, bisnis dan pemasaran. Nah, di Rakornas II Pariwisata 2017, Prof Rhenald diminta menularkan knowledgenya soal disruption yang juga bakal menggoyang kemapanan industri pariwisata itu.

Semua perubahan itu terkait digital lifestyle itu   diikupas secara tuntas. Skemanya digambarkan detil lewat kacamata Digital Disruption.

Yang jadi pertanyaan, apa sih Digital Disruption itu? Mengapa juga Kemenpar sampai harus repot-repot mengundang pria yang memiliki gelar Ph. D. dari University of Illinois at Urbana, Champaign, Amerika Serikat itu?

Kalau ditranslate mentah-mentah, “Disruption” berarti penggangu, pengacau, atau biang kerok. Kalau dikonekkan dengan kata digital, artinya adalah sesuatu yang datang setelah era digital dan mengganggu kestabilan bisnis yang tidak menggunakan internet dan teknologi digital sebagai nilai tambahnya.

Istilah Digital Disruption selanjutnya bisa dimaknai sebagai perubahan yang timbul karena Teknologi Digital dan Model Bisnis Digital yang berimbas kepada naik-turunnya nilai bisnis dari sebuah jasa atau barang yang telah ada sebelumnya. Dan inilah yang terjadi saat ini.

“Zaman sekarang sudah berubah. Tahun 2010 kita bicara soal transformasi, tahun 2015 kita omongin disruption, ada perubahan yang lebih dhasyat lagi. Tanpa disadari saat ini, banyak orang sudah kehilangan pekerjaannya, seperti teller di bank,” kata Rhenald.

Pertanyaannya kenapa bisa begitu? “Old game is over. Pertempurannya sekarang sudah bergeser ke model bisnisnya,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Warung Remang-Remang SM Amin Meresahkan
Sabtu, 23 September 2017 - 07:14 wib

Data RTRW Ada di KPK Jalankan Sesuai Mekanisme
Sabtu, 23 September 2017 - 07:10 wib

Tak Ada Air, Ribuan Pelanggan PDAM Kota Duri Menjerit
Sabtu, 23 September 2017 - 06:50 wib

Sipadu Permudah Layanan warga
Sabtu, 23 September 2017 - 05:32 wib
DUMAI
Prostitusi di Dumai Semakin Subur
Sabtu, 23 September 2017 - 04:46 wib
duri
Isi Premium di Pertamini, Sepeda Motor Terbakar
Sabtu, 23 September 2017 - 04:44 wib
Hadirkan Ustaz Syafiq Riza Basalamah MA
Galang Bantuan untuk Rohingya
Sabtu, 23 September 2017 - 04:26 wib
Melihat Kondisi Pasar Kelakap Tujuh Kota Dumai
Fasilitas Banyak Rusak dan Tak Berpenghuni
Sabtu, 23 September 2017 - 03:48 wib

Milad ke-55, UR Incar Akreditasi A sebagai Kado
Sabtu, 23 September 2017 - 03:40 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Banyuwangi Sapa Dunia Lewat Ijen Summer Jazz

Jumat, 22 September 2017 - 09:57 WIB

Riau Jaring Duta Pariwisata untuk Jadi Ikon Promosi Daerah
JTE 2017 Buka Peluang Air Connectivity dari JAL untuk Meraup Wisman Jepang
Festival Pesona Gunung Kawi Sukses Padukan Wisata Alam dan Religi
4 MoU Sambut Festival Tanjung Lesung 2017

Jumat, 22 September 2017 - 09:31 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us