Wonderful Indonesia
Dilarang Main Layang-layang di Wilayah Bandar Udara
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:10 WIB > Dibaca 278 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Permainan layang-layang memang menyenangkan, tetapi apabila dimainkan di tempat yang tidak sesuai tentu dapat membawa potensi bahaya atau kerugian. Salah satunya adalah apabila dimainkan di wilayah sekitar Bandara SSK II.

Berdasarkan laporan dari pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 12 yang sedang melaksanakan latihan, yang disampaikan Kapentak Lanud Roesmin Nurjadin, Mayor Sus Rizwar, terlihat adanya layang-layang yang diterbangkan baik dari arah sekitar runway 18 maupun runway 36 Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II , kira-kira pukul 10.30 dan 13.45 WIB, Selasa (16/5).

Laporan ini pun segera diteruskan ke pihak bandara, dan ditindaklanjuti dengan melaksanakan patroli bersama personel Lanud Rsn dan Avsec Bandara SSK II ke area yang diperkirakan menjadi tempat layang-layang tersebut diterbangkan.

Namun setelah dilaksanakan patroli dan dikonfirmasi kembali ke tower bandara, layang-layang tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Ditegaskan Rizwar, adanya layang-layang yang diterbangkan tentu saja dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, karena apabila benang ataupun layangan tersebut tersangkut pada mesin ataupun baling-baling pesawat akan dapat menimbulkan bahaya, baik bagi pesawat tempur ataupun pesawat sipil yang beraktivitas di bandara.

Dasar larangan ini disampaikannya, sesuai dengan UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, dalam Pasal 210 disebutkan, setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandara, membuat halangan, dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.(gus)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AUDIENSI DENGAN DPR
Soal Pembubaran Seminar di LBH, Ini Aspirasi dari Perwakilan Ormas
Selasa, 25 September 2017 - 21:00 wib
HADAPI DUA KUBU
Jika Peta Politik Tak Berubah Drastis, Jokowi Diprediksi Kembali Menang Pilpres
Selasa, 25 September 2017 - 20:45 wib
BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Ini Klarifikasi MUI soal Pesan Berantai 70 Ustaz yang Perlu Diwaspadai
Selasa, 25 September 2017 - 20:30 wib
ANALISIS PENGAMAT POLITIK
Penayangan Film G30S/PKI Terancam Batal jika Simpatisan PKI Bergerak
Selasa, 25 September 2017 - 20:20 wib
BERASAL DARI SEJUMLAH ORMAS
Tolak Pencabutan TAP MPRS soal PKI, 50.000 Massa Siapkan Aksi 299
Selasa, 25 September 2017 - 20:15 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Mangkir dari Panggilan Polisi, Jonru Minta Pemeriksaan Diundur
Selasa, 25 September 2017 - 19:45 wib
KEMBALI DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI
Bantah Sebut Nama Aris Budiman, Miryam: Tak Ada Aliran Dana 2 Miliar
Selasa, 25 September 2017 - 19:30 wib
DALAM PEMBICARAAN INTERNAL
Soal Pengadaan 5.000 Senjata, Pernyataan Panglima TNI Disadap?
Selasa, 25 September 2017 - 19:15 wib
PEMILIK SUDAH DIAMANKAN
Terkait Mahar Koin Nikahsirri.com, Ini Penjelasan Polisi
Selasa, 25 September 2017 - 19:00 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Ratusan Dokumen yang Dibawa KPK Tak Pengaruhi Tim Kuasa Hukum Novanto
Selasa, 25 September 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Judi di Gelper Terbukti Tiga Orang Ditangkap

Senin, 25 September 2017 - 10:29 WIB

Kloter 16 Tiba, Kloter 18 Menyusul

Senin, 25 September 2017 - 10:28 WIB

Pakai Gas Subsidi, Usaha Bisa Ditutup

Senin, 25 September 2017 - 10:26 WIB

Kewalahan Tangani Sampah di Perbatasan

Senin, 25 September 2017 - 10:19 WIB

Pertamini Langgar UU Minyak dan Gas

Senin, 25 September 2017 - 10:14 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini