Wonderful Indonesia
Seminar Sehari Saber Pungli
Bentuk Karakter Bersih
Jumat, 19 Mei 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 323 kali Print | Komentar
Bentuk Karakter Bersih
Enda Mora
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) terus disuarakan. Dukungan pun terus  mengalir dari berbagai pihak.

Termasuk dari organisasi profesi kesehatan di Provinsi Riau. Sebuah seminar sehari membahas tema Saber Pungli akan digelar Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung Daerah. Seminar ini memberikan pemahaman yang sama tentang pungli dan sebagai upaya membentuk karakter bersih dan bebas pungli.

Salah satu organisasi yang tergabung dalam seminar ini adalah Ikatan Apoteker Pengurus IAI Wilayah Riau Enda Mora M Farm Apt kepada Riau Pos mengungkapkan, bahwa sejak awal ide pelaksanaan seminar Saber Pungli oleh organisasi kesehatan tercetus, pihaknya sangat memberikan apresiasi penuh. "Pada dasarnya kami dari pertama sangat mendukung. Karena ini salah satu upaya untuk membentuk karakter masyarakat. Jadi pembentukan karakter itu harus dengan bersih, akuntabel dan tidak ada pungli. Pelayanan masyarakat akan lebih bagus," katanya, Kamis (18/5).

Menurutnya, dengan bertambahnya kesadaran serta pemahaman akan bahayanya pungli bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kembali. Khususnya kepada birokrasi yang selama ini mendapat penilaian negatif. Maka dari itu penting digalakan secara bersama bahwa perbuatan pungli sangat merugikan masyarakat. Gerakan yang datang dari organisasi profesi kesehatan ini, lanjut dia, merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk menolak budaya pungli yang selama ini dinilai sudah mengakar.

“Untuk apoteker, memang tidak ada keterkaitan langsung. Karena dalam aturannya apoteker menerima permintaan obat berdasarkan resep. Sehingga kami langsung menjual sesuai dengan order yang diminta. Cuma di presepsi masyarakat, manajemen perusahaan apotek atau katakanlah rumah sakit kadang-kadang melakukan praktek pungli. Untuk itu dengan telah dipahaminya secara bersama para apoteker dapat saling mengingatkan,” sebutnya.

Di Riau sendiri saat ini terdapat sekitar 1.200 apoteker yang berada dibawah naungan IAI. Dengan jumlah anggota yang sebanyak itu diharapkan dapat memberi pesan 1 orang minimal 2 orang. Sehingga pemahaman bahaya pungli bisa berkali-kali lipat. Jika pesan disampaikan secara berantai maka akan bisa menimbulkan efek positif yang teramat besar di tengah-tengah masyarakat.(nda)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NASIONAL
Ingin Segera Kembali ke KPK
Sabtu, 22 Juli 2017 - 14:37 wib
Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Seksual
Implementasi Belum Sesuai Harapan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 13:40 wib
PASIRPENGARAIAN
Korban Luka Ledakan TNT Mulai Membaik
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:34 wib
POLITIK
Aturan Verifikasi Parpol Rawan Digugat
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:33 wib
POLITIK
DPW PPP Riau Rekomendasi Rusli Effendi Maju di Pilgubri
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:21 wib
Pasangan di Luar Nikah Digelandang ke Kantor Satpol PP
9 Orang Positif Narkoba
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:12 wib
HAJI 2017
15 JCH Belum Periksa Kesehatan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:06 wib
Ipda Dodi Vivino SH MH (Hukum Pidana UIR, 2002)
Jaga Amanah dan Profesionalisme
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:04 wib
M Fachrimsyah, SP MM (Agronomi Fakultas Petanian UIR, 1989)
Gali Potensi Perikanan Daerah
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:01 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Implementasi Belum Sesuai Harapan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 13:40 WIB

HOREE....Sipadu Sudah Bisa Layani 12 Item Surat-Menyurat
15 JCH Belum Periksa Kesehatan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:06 WIB

Evaluasi Prosedur Perizinan Tower

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:58 WIB

Lingkungan Stadion Utama Minim Perawatan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:57 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us