Wonderful Indonesia
Seminar Sehari Saber Pungli
Bentuk Karakter Bersih
Jumat, 19 Mei 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 531 kali Print | Komentar
Bentuk Karakter Bersih
Enda Mora
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) terus disuarakan. Dukungan pun terus  mengalir dari berbagai pihak.

Termasuk dari organisasi profesi kesehatan di Provinsi Riau. Sebuah seminar sehari membahas tema Saber Pungli akan digelar Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung Daerah. Seminar ini memberikan pemahaman yang sama tentang pungli dan sebagai upaya membentuk karakter bersih dan bebas pungli.

Salah satu organisasi yang tergabung dalam seminar ini adalah Ikatan Apoteker Pengurus IAI Wilayah Riau Enda Mora M Farm Apt kepada Riau Pos mengungkapkan, bahwa sejak awal ide pelaksanaan seminar Saber Pungli oleh organisasi kesehatan tercetus, pihaknya sangat memberikan apresiasi penuh. "Pada dasarnya kami dari pertama sangat mendukung. Karena ini salah satu upaya untuk membentuk karakter masyarakat. Jadi pembentukan karakter itu harus dengan bersih, akuntabel dan tidak ada pungli. Pelayanan masyarakat akan lebih bagus," katanya, Kamis (18/5).

Menurutnya, dengan bertambahnya kesadaran serta pemahaman akan bahayanya pungli bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kembali. Khususnya kepada birokrasi yang selama ini mendapat penilaian negatif. Maka dari itu penting digalakan secara bersama bahwa perbuatan pungli sangat merugikan masyarakat. Gerakan yang datang dari organisasi profesi kesehatan ini, lanjut dia, merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk menolak budaya pungli yang selama ini dinilai sudah mengakar.

“Untuk apoteker, memang tidak ada keterkaitan langsung. Karena dalam aturannya apoteker menerima permintaan obat berdasarkan resep. Sehingga kami langsung menjual sesuai dengan order yang diminta. Cuma di presepsi masyarakat, manajemen perusahaan apotek atau katakanlah rumah sakit kadang-kadang melakukan praktek pungli. Untuk itu dengan telah dipahaminya secara bersama para apoteker dapat saling mengingatkan,” sebutnya.

Di Riau sendiri saat ini terdapat sekitar 1.200 apoteker yang berada dibawah naungan IAI. Dengan jumlah anggota yang sebanyak itu diharapkan dapat memberi pesan 1 orang minimal 2 orang. Sehingga pemahaman bahaya pungli bisa berkali-kali lipat. Jika pesan disampaikan secara berantai maka akan bisa menimbulkan efek positif yang teramat besar di tengah-tengah masyarakat.(nda)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Rabu, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Media Penyambung Lidah Rakyat

Selasa, 23 Januari 2018 - 11:33 WIB

Enam Tak Lulus Administrasi

Selasa, 23 Januari 2018 - 11:25 WIB

Pemko Bersiap Bongkar Aset

Selasa, 23 Januari 2018 - 11:01 WIB

Sekko Tegur DLHK

Selasa, 23 Januari 2018 - 10:38 WIB

SMPN 4 Tunggu Tim Pemeriksa Bangunan

Selasa, 23 Januari 2018 - 10:32 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini