Wonderful Indonesia
Polda Dalami Pelanggaran 8 Gudang
Jangan Ada Lagi Penimbunan Pangan
Jumat, 19 Mei 2017 - 09:43 WIB > Dibaca 430 kali Print | Komentar
Jangan Ada Lagi Penimbunan Pangan
Edwar Sanger
(RIAUPOS.CO) - Informasi adanya dugaan penimbunan bahan pangan di Kompleks Pergudangan Central Bisnis Arengka, Jalan Soekarno Hatta sudah sampai ke telinga Pj Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger. Ia pun menegaskan, pelanggaran yang telah dilakukan oleh pihak pengelola gudang sudah sangat fatal.

Maka dari itu sejak mendapat laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan ia langsung meminta agar dilakukan penyegelan dan pembekuan izin gudang yang sudah mati sejak Oktober 2016 lalu.

“Itu kan salah mereka itu, kenapa mesti menimbun. Kan sejak awal gubernur sudah mengingatkan jangan ada spekulan penimbunan. Ini banyak ini. Janganlah begitu. Mari kita sama-sama. Apalagi mau masuk Ramadan,” sebut Edwar Sanger kepada Riau Pos, Kamis (18/5).

Ia menjelaskan, secara aturan ada banyak pelanggaran yang telah dilakukan pengelola gudang. Dari laporan yang ia terima dari bawahannya, bahwa pihak gudang diduga telah melanggar Undang-Undang Pangan, karena diduga telah melakukan penimbunan serta pelanggaran izin.

Dimana dari 40 gudang yang ada di sana bisa dipastikan pengelola tidak memiliki Tanda Daftar Perizinan (TDP) Gudang.

Maka dari itu ia pun turut mengapresiasi tindakan tegas yang diambil oleh DPP yang langsung menyegel gudang dan menyerahkan kasus tersebut kepada Polda Riau. Ia pun mengingatkan kepada pelaku usaha lainnya agar tidak melakukan perbuatan serupa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Disperindag Pekanbaru bersama Satpol PP melakukan penyegelan terhadap 8 gudang di Kompleks Pergudangan Central Bisnis Arengka. Penyegelan tersebut dilakukan karena pihak pemko menemukan adanya indikasi penimbunan bahan pangan berupa beras, tepung, susu, gula hingga sarden impor ilegal. Saat ini pihak Disperindag sudah menyerahkan kasus tersebut kepada Polda Riau selaku Satgas Pangan.

Polda Dalami  Pelanggaran 8 Gudang

Sementara itu, proses terhadap delapan gudang bahan pokok yang diduga menyalahi izin kini berada di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Pendalaman kini dilakukan untuk mencari tahu dugaan pelanggaran yang terjadi.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NASIONAL
Ingin Segera Kembali ke KPK
Sabtu, 22 Juli 2017 - 14:37 wib
Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Seksual
Implementasi Belum Sesuai Harapan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 13:40 wib
PASIRPENGARAIAN
Korban Luka Ledakan TNT Mulai Membaik
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:34 wib
POLITIK
Aturan Verifikasi Parpol Rawan Digugat
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:33 wib
POLITIK
DPW PPP Riau Rekomendasi Rusli Effendi Maju di Pilgubri
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:21 wib
Pasangan di Luar Nikah Digelandang ke Kantor Satpol PP
9 Orang Positif Narkoba
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:12 wib
HAJI 2017
15 JCH Belum Periksa Kesehatan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:06 wib
Ipda Dodi Vivino SH MH (Hukum Pidana UIR, 2002)
Jaga Amanah dan Profesionalisme
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:04 wib
M Fachrimsyah, SP MM (Agronomi Fakultas Petanian UIR, 1989)
Gali Potensi Perikanan Daerah
Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:01 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Implementasi Belum Sesuai Harapan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 13:40 WIB

HOREE....Sipadu Sudah Bisa Layani 12 Item Surat-Menyurat
15 JCH Belum Periksa Kesehatan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:06 WIB

Evaluasi Prosedur Perizinan Tower

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:58 WIB

Lingkungan Stadion Utama Minim Perawatan

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:57 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us