Wonderful Indonesia
KISAH CINTA DUA INSAN LINTAS BENUA, KENAL VIA FACEBOOK
Bule Cantik Italia Ini pun Dinikahi Pemuda Desa
Jumat, 12 Mei 2017 - 11:05 WIB > Dibaca 11504 kali Print | Komentar
 Bule Cantik Italia Ini pun Dinikahi Pemuda Desa
Dzulfikar seusai akad nikah. Ilaria Montebianco (foto kanan) mengenakan baju pengantin muslim berhias melati. Sebelumnya dia jadi mualaf. (DOK. KELUARGA DZULFIKAR)
Kenalan via media sosial Facebook, gadis dari benua biru  Eropa ini rela meninggalkan negaranya, Italia, untuk datang ke Indonesia, ke pulau Jawa, menemui pemuda desa yang diakrabinya lewat dunia maya itu. Ia pun jadi mualaf dan kemarin keduanya menikah.

PERJALANAN cinta bule Italia Ilaria Montebianco dan Dzulfikar, pemuda Desa Tragung Kandeman, Batang, memasuki babak baru yang indah. Mereka resmi menikah kemarin (11/5). Sejak pagi, rumah sederhana Dzulfikar di depan SDN 01 Tragung dikerumuni tamu yang ingin menjadi saksi pernikahan insan lintas benua yang dipertemukan lewat facebook tersebut.

Para bocah di dekat rumah pun tak ingin ketinggalan momen itu. Membawa ponsel pintar milik orang tua, mereka berharap bisa mencuri-curi foto paras bule cantik asal Kota Bari yang menabung sampai dua tahun agar bisa terbang ke Indonesia itu.

Sekitar pukul 09.00, akad nikah dimulai dengan dipimpin KH Nakhrowi dari Pekalongan. Prosesi dilakukan tertutup lantaran pihak keluarga ingin menjaga privasi. Dengan mantap, Fikar –sapaan Dzulfikar– mengucapkan ijab kabul.  

Tamu undangan pun dengan sigap mengeluarkan ponsel dan mengabadikan sosok Ilaria. Meski sempat dilarang, mereka tetap nekat mengabadikan momen langka tersebut. Apalagi, Ilaria yang menjadi mualaf sejak 1 Mei lalu tampil anggun dengan balutan gamis putih dengan hijab beruntai melati.

Setelah prosesi akad dan penyematan cincin di dua jari mempelai, Fikar yang didampingi ibunya, Ismoyowati, dan pakdenya, Zaenal Arifin, menemui awak media. Seperti sebelumnya, Ilaria belum bisa turut serta menemui para pemburu berita.

’Today is full of God grace
(Hari ini penuh dengan rahmat Tuhan, red),’ ujar Fikar mencurahkan perasaannya setelah akad nikah. Fikar yang mengenakan kemeja putih, jas hitam, sarung batik, serta peci hitam berhias mawar merah merasa lega setelah sah secara agama menghalalkan pujaan hatinya.

Kendati tak tampak satu pun anggota keluarga Ilaria, Fikar dan keluarga mengaku sudah mengantongi izin dari keluarga mempelai perempuan. Baik untuk menikah maupun untuk pindah agama. Ilaria mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Tragung KH Zainul Iroki Lc.

’’Yang jelas, kami bahagia sudah bisa meresmikan hubungan kami. Kami belum memikirkan soal keturunan ataupun bulan madu,’’ imbuhnya.

Ke depan, pihak keluarga berfokus mengurus pernikahan itu sesuai dengan perundang-undangan, baik di Indonesia maupun Italia. Setelah itu, keluarga mempertimbangkan masalah pindah kewarganegaraan Ilaria.

Keluarga Fikar membenarkan bahwa pernikahan tersebut terkesan tergesa-gesa. Hal itu dilakukan demi menghindari anggapan-anggapan negatif dari sekitar. Terlebih, sudah hampir dua bulan Ilaria menetap di Tragung.

Ismoyowati menyatakan senang Ilaria sudah resmi menjadi menantunya. ’’Terharu sekali, semua sudah terwujud. Dia sudah saya anggap anak saya sendiri. Dia tidak pilih-pilih kalau makan. Oseng-oseng tempe, opor ayam, sayur bayam, semua suka. Sedikit-sedikit sudah bisa bahasa sini, nopo Bu?, dalem Bu?, ora popo. Alhamdulillah.”
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Marquez Tandai Hari Ultah dengan Waktu Tercepat
Minggu, 18 Februari 2018 - 13:15 wib
Zetizen
Berekspresi Lewat Musikalisasi Puisi
Minggu, 18 Februari 2018 - 13:13 wib
TOMMY SERAN
Mantan Juara Dunia WBO Naik Ring Lagi
Minggu, 18 Februari 2018 - 13:12 wib

Simbol Warisan Leluhur
Minggu, 18 Februari 2018 - 13:08 wib

Baju Koko Black Panther
Minggu, 18 Februari 2018 - 13:06 wib

Mane Mengamuk ke Gawang Porto
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:53 wib
CRISTIANO RONALDO
Ditawarkan ke Tiga Klub Elite Inggris
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:42 wib
Puluhan Lembaga Kampanyekan One Billion Rising

Puluhan Lembaga Kampanyekan One Billion Rising
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:40 wib
Tapal Batas Tak Tuntas
Warga Bingung, Pelalawan atau Inhu
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:36 wib

Peralatan Perang Air Dirakit Sendiri
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:33 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Membuang Asam, Menjaga Payau

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:25 WIB

Bangunan Rusak dan Rumput Semakin Meninggi

Selasa, 06 Februari 2018 - 10:18 WIB

Negeri yang Tak Pernah Disentuh Ban Mobil

Minggu, 04 Februari 2018 - 12:16 WIB

KTP-el Dibuatkan, Lahan Diperjuangkan

Sabtu, 03 Februari 2018 - 11:51 WIB

Relokasi 5.000 Jiwa atau Lepaskan Status Lahan

Jumat, 02 Februari 2018 - 15:57 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us