Wonderful Indonesia
SAJAK
Sajak-sajak Mabulmaddin Shaiddin
Minggu, 07 Mei 2017 - 01:21 WIB > Dibaca 1163 kali Print | Komentar
PERIBADI

Ada sejenis peribadi
muncul pada setiap musim
saat kau kehilangan perahu.

Ia tak kelihatan manis
seperti buah ranum, tetapi juga tak kelat
penaka akar rumput.

Ia tetap bersahaja ketika bercerita
tentang luka, dan menokok tambahnya
namun ia menolak sekeras-kerasnya
jika engkau ingin melihat darahnya.

Sebaliknya dengan berjenaka
ia memperlihatkan hatinya yang buta.

Aku tak tahu untuk bercakap apa
jika engkau jatuh cinta juga kepadanya!

Kota Belud, Sabah
10 Apr 2017



GERIMIS BERURAI


Kutunggu gerimis yang pernah berurai
kelmarin petang, setelah ia puas
singgahlah ia bertanya tentang makna
keseorangan, kepada seseorang.

Ia tak pernah memperoleh jawapan
yang diinginkan, sebab itu
ia pun menyeberang, menyudahi dirinya
yang dirasanya tak berguna.

Dengan apa dia menyudahi dirinya?

bukan dengan pisau, atau seutas tali
tetapi hanya dengan nyanyian palsu
yang mematahkan rahangnya.

Semuanya tertawa-tawa
sambil mencecap manisan
yang mereka dapatkan
daripada titis-titis kesedihannya.

Kota Belud, Sabah
10 Apr 2017



MENANTI HUJAN TEDUH


Menanti hujan teduh
maka engkau pun bersendiri
memandang ke luar diri.

Pohon-pohon rasanya kedinginan
kecuali bangau yang melangkah pelan
mengintai anak-anak ikan.

Telah lama air bergenang
tapi tidak kelihatan -
eh, adakah kau mendengar
sebuah puisi tua?

yang dilontarkan
dan diharap agar dapat dilupakan?

Aku pun membiarkan
semuanya berlalu, seperti puisi ini
yang kuharap tak begitu bererti
dalam kehidupanmu.

Kota Belud, Sabah
3 Apr 2017



SESUDAH SENTUHAN ANGIN

Dedaun lebih bertuah atas sentuhan angin
dapatlah ia melepaskan diri
daripada belenggu ranting.
Rerumput pun lebih beruntung
kerana dipijak dek sepatumu
dapatlah ia menegaskan
bahawa ia ada.

Aku cuba membandingkan diriku
dengan sesuatu di dalam timbunan sampah
nampaknya sesuatu itu lebih bermanfaat
daripada diriku

kerana ia sekurang-kurangnya
menjadi santapan cacing
atau setidak-tidaknya dijadikan abu
sesudah bercinta dengan apimu.

Kota Belud, Sabah
20 Feb 2017




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Pesan dalam Liuk Tubuh

Minggu, 20 Agustus 2017 - 13:17 WIB

Perkenalkan Budaya  untuk Jaga Persatuan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:55 WIB

Afrizal, Modernitas dan Kecemasan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:46 WIB

Rasa Merdeka

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:30 WIB

Tradisi Masyarakat  Warnai Pelepasan JCH

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us