Wonderful Indonesia
SAJAK
Sajak-sajak Mabulmaddin Shaiddin
Minggu, 07 Mei 2017 - 01:21 WIB > Dibaca 1605 kali Print | Komentar
PERIBADI

Ada sejenis peribadi
muncul pada setiap musim
saat kau kehilangan perahu.

Ia tak kelihatan manis
seperti buah ranum, tetapi juga tak kelat
penaka akar rumput.

Ia tetap bersahaja ketika bercerita
tentang luka, dan menokok tambahnya
namun ia menolak sekeras-kerasnya
jika engkau ingin melihat darahnya.

Sebaliknya dengan berjenaka
ia memperlihatkan hatinya yang buta.

Aku tak tahu untuk bercakap apa
jika engkau jatuh cinta juga kepadanya!

Kota Belud, Sabah
10 Apr 2017



GERIMIS BERURAI


Kutunggu gerimis yang pernah berurai
kelmarin petang, setelah ia puas
singgahlah ia bertanya tentang makna
keseorangan, kepada seseorang.

Ia tak pernah memperoleh jawapan
yang diinginkan, sebab itu
ia pun menyeberang, menyudahi dirinya
yang dirasanya tak berguna.

Dengan apa dia menyudahi dirinya?

bukan dengan pisau, atau seutas tali
tetapi hanya dengan nyanyian palsu
yang mematahkan rahangnya.

Semuanya tertawa-tawa
sambil mencecap manisan
yang mereka dapatkan
daripada titis-titis kesedihannya.

Kota Belud, Sabah
10 Apr 2017



MENANTI HUJAN TEDUH


Menanti hujan teduh
maka engkau pun bersendiri
memandang ke luar diri.

Pohon-pohon rasanya kedinginan
kecuali bangau yang melangkah pelan
mengintai anak-anak ikan.

Telah lama air bergenang
tapi tidak kelihatan -
eh, adakah kau mendengar
sebuah puisi tua?

yang dilontarkan
dan diharap agar dapat dilupakan?

Aku pun membiarkan
semuanya berlalu, seperti puisi ini
yang kuharap tak begitu bererti
dalam kehidupanmu.

Kota Belud, Sabah
3 Apr 2017



SESUDAH SENTUHAN ANGIN

Dedaun lebih bertuah atas sentuhan angin
dapatlah ia melepaskan diri
daripada belenggu ranting.
Rerumput pun lebih beruntung
kerana dipijak dek sepatumu
dapatlah ia menegaskan
bahawa ia ada.

Aku cuba membandingkan diriku
dengan sesuatu di dalam timbunan sampah
nampaknya sesuatu itu lebih bermanfaat
daripada diriku

kerana ia sekurang-kurangnya
menjadi santapan cacing
atau setidak-tidaknya dijadikan abu
sesudah bercinta dengan apimu.

Kota Belud, Sabah
20 Feb 2017




Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"

Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 WIB

 Berita Hoaks dan Kesantunan Berbahasa Menjadi Perhatian
55 Situs Budaya Diusulkan Jadi WBTB

Selasa, 20 Februari 2018 - 10:51 WIB

Lelaki Tua dan Boneka

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:15 WIB

Metonimia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:08 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini